Masjid Sheikh Lotf Allah, Isfahan, Iran
sumber : http://earthporm.com
Banyak bangunan bersejarah Islam penuh dengan pola geometris yang rumit, sementara yang menakjubkan untuk dilihat, desain ini mungkin didasarkan pada matematika yang rumit. Menurut penelitian oleh seorang ahli fisika dari Universitas Princeton, Paul Steinhardt, ada bukti dari pola matematika yang dikenal sebagai quasicrystal di sebuah lengkungan di kuil Darb-i Imam, yang berlokasi di Iran.
Ketika beberapa orang pertama kali melihat pola quasicrystal mereka pikir itu adalah desain yang berulang, sementara yang lain berpikir itu acak. Persamaan matematika membuktikan bahwa polanya benar-benar berulang, meskipun tampaknya terlalu rumit bagi banyak orang untuk menggunakan mata mereka sendiri. Namun, beberapa berpendapat jika pengrajin abad pertengahan yang bertanggung jawab atas pola-pola ini benar-benar memahami matematika di balik desain rumit mereka.
Pola rumit yang ditemukan di banyak masjid Iran terus menarik minat para ilmuwan dari seluruh dunia. Tampaknya para pengrajin Islam abad ke-15 mampu menciptakan pola quasicrystalline yang hampir sempurna
Masjid Sheikh Zayed, Abu Dhabi, Uni Emirat Arab
sumber : http://earthporm.com
Dibuka pada 2007, desain arsitekturnya diselesaikan oleh Yusef Abdelki.
Masjid Al Soltan Qalawoon, Kairo, Mesir
sumber : http://earthporm.com
Masjid Wazir Khan, Lahore, Pakistan
sumber : http://earthporm.com
Masjid yang luar biasa ini pertama kali dibuka pada 1642 dan dibangun dengan arsitektur Indo-Islam dan arsitektur Mughal.
Masjid Agung Isfahan, Isfahan, Iran
sumber : http://earthporm.com
Pembangunan masjid ini dimulai pada 1611 dan selesai pada 1629.