Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien Brunei Darussalam

Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien Brunei Darussalam

Salah satu bangunan masjid yang terkenal di Brunei Darusalam ialah Masjid Omar Ali Saifuddien. Bangunan masjid ini dibangun tepat diatas laguna buatan yang ada di tepi sungai Brunei yakni ditengah kampong Ayer (atau kampung air) di kota Bandar seri Begawan. Masjid ini sengaja dibangun berada di atas laguna dikarenakan waktu pembangunan yang sama terhadap pembangunan replika bahtera Sultan Bolkiah abad ke 16. Sedangkan lokasi replika bahtera tersebut juga tepat ada di tengah laguna dan berada didepan masjid yang telah dihubungkan oleh jembatan batu pualam.

Masjid ini juga telah dilengkapi oleh taman cukup indah dan luas. Taman tersebut berada di tanah bekas padang atau tanah lapang yang ada di sekitar bangunan masjid kajang. Pada komplek area masjid ini juga sudah dilengkapi oleh menara pualam dan kubah besar yang dilapisi oleh emas murni.

Terdapat 2 jembatan sebagai penghubung masjid dan untuk melintasi laguna. Jembatan yang satu untuk jalan ke kampung ayer sementara jematan satunya lagi untuk jalan ke Bahtera yang ada di tengah laguna.

Sebenanrnya penduduk Brunei khsusnya di kampung ayer ini jauh diatas garis kemiskinan apalagi Negara ini termasuk salah satu Negara islam dengan status makmur dan kaya disandangnya. Sehingga penduduknya bukan Cuma sebagai penonton kekayaan negaranya saja melainkan juga sebagai penikmat kekayaan dari negaranya tersebut.

Masjid ini juga sangat mencolok karena dibangun pada ketinggian 52 meter. Sehingga bisa dilihat dari sudut sisi manapun dari kota Bandar Seri Begawan. Sementara untuk menara tunggalnya juga sudah dilengkapi oleh fasilitas elevator. Hal ini memungkinkan bagi para pengunjung untuk bisa naik pada puncak menara dan melihat indahnya pemandangan di sekitar kota.

Masjid ini hanya difungsikan sebagai tempat ibadah saja. Ada jendela masjid yang dibuat dari bahan stained glass/ kaca patri dengan warna yang bermacam macam. Sementara untuk lengkungan, pilar pilar dan semi kubahnya dibuat dari bahan batu pualam. Bahan bahan material yang digunakan untuk membangun masjid ini kebanyakan dari brunei sendiri. Namun untuk batu pualamnya sengaja didatangkan langsung dari Negara Italia. Selanjutnya untuk bahan material batu granit juga didatangkan langsung dari Shanghai (China). Indahnya lampu gantung yang dipasang di masjid ini juga didatangkan dari Inggris dengan keindahan karpet dalam masjid dari Negara Belgia dan juga Saudi Arabia.

Masjid ini juga menjadi salah satu masjid yang menjadi symbol jika islam merupakan agama resmi serta menjadi nafas kehidupan dari Negara ini. Indahnya masjid ini juga baru selesai dibangun pada tahun 1958.

Kubah yang berlapis emas ini mampu menjadikan masjid ini sebagai salah satu masjid yang paling indah di Negara ini. Apalagi pemandangan yang disuguhkan di sekitar masjid yang menjadikan masjid terlihat lebih jelas. Selain kubah induk, masjid ini juga memiliki kubah kecil disekeliling kubah induknya. Warna kubah kecil juga sama dengan kubah besarnya yakni berwarna emas. Kebanyakan di Negara Brunei memang membangun masjid dengan kubah berwarna emas.

Jika di Negara Indonesia hanya beberapa masjid yang memiliki kubah emas. Kebanyakan kubah yang digunakan di Indonesia dari bahan beton maupun dari panel enamel. Kubah dari bahan beton ini nantinya akan dicat sesuai dengan bangunan masjid dibawahnya. Sementara jika ingin kubah dengan perpaduan warna mencolok dan lebih dari 2 warna, di sini memilih kubah panel enamel yang sudah banyak di gunakan oleh masjid masjid modern.

Masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah Brunei

Masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah Brunei

Negara Brunei memang salah satu Negara islam dengan berbagai wisata yang menarik perhatian para wisatawan. Negara ini juga sangat konsisten terhadap penerapan hukum islam dalam masyarakatnya. Negara tersebut menerapkan hokum islam dengan menyeluruh.

Sebagai Negara islam, tentunya banyak objek wisata religi yang dimiliki oleh Negara islam satu ini. Negara ini juga mengandalkan wisata religi berupa masjid masjid yang indah dan megah. Sehingga tidak lengkap rasanya jika anda tidak meluangkan waktu singgah ke masjid jika berkunjung ke Brunei. Dengan salah satu masjid yang paling besar disini yang diberi nama Masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah.

Salah satu masjid terbesar di Brunei ialah masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah. Masjid ini didirikan pada tahun 1988 serta resmi dibuka oleh umum di tahun 1994. Masjid ini juga dikenal sebagai masjid Kiarong.

Pada masjid ini, telah dibangun 29 kubah emas yang semakin menambah indah masjid ini. Terdapat 2 buah besar yang berwarna emas dengan 27 kubah lainnya berukuran kecil sebagai penutup menara yang mengelilingi bangunan masjid utamanya. Banyaknya kubah dua Sembilan ini berarti jika Sultan Hassanal Bolkiah merupakan Sultan Brunei ke-29.

Hiasan untuk ruang utama masjid ini berisi tulisan kaligrafi yang sangat indah. Sementara untuk daya tampung pada ruangan utama masjid ialah 3.500 jamaah. Didalam masjid juga dipasang lampu gantung dari Kristal yang sangat indah dengan lapisan emas diluarnya. Lampu gantung tersebut sengaja didatangkan dari Negara Austria. Dibagian sisi timur masjid ini juga ada ruang ibadah dengan kapasitas jamaah sekitar 1000 orang.

Masjid ini berada di kampong Kiarong berjarak sekitar 4 kilometer dari wilayah jantung kota di Brunei yakni Bandar Seri Begawan. Inilah masjid yang paling indah dan megah yang ada di Brunei. Dengan ukuran yang sangat besar tersebut, maka masjid ini bisa di pantau dari pusat kota Gadong. Bahkan juga bisa anda lihat dari lintasan jalan raya menuju ke Bandar Seri Begawan.

Desain masjid ini juga mengacu pada masjid masjid yang ada di Turki. Hal ini bisa anda lihat dari ke 4 menara masjidnya yang menghadap pada kubah emas besarnya. Disini juga di buat sebuah taman yang ditumbuhi bunga dan berbagai tanaman. Dan juga ada air mancur maupun kolam untuk mempercantik taman masjid ini.

Apalagi lapisan emas kubahnya menjadikan kubah ini berkilauan ketika malam hari. Interior masjid ini juga sangat menakjubkan karena di hiasi oleh karpet tenun yang dipasang pada ruangan shalat pria. Kubah emas yang ada disini hampir sama dengan kubah emas yang dimiliki oleh masjid kubah emas yang ada di Indonesia.

Di Negara Indonesia memang mempunyai masjid yang kubahnya sama dengan kubah yang dimiliki oleh masjid Jame’Asr Hassanil Bolkiah. Ada alternative untuk membuat kubah yang sama dengan kubah emas ini. Yakni dengan memasang kubah betook dengan dicat warna emas. Kubah beton sangat kuat ketahanannya. Sehingga banyak yang menggunakan kubah ini untuk bangunan masjid yang letaknya di dataran tinggi maupun sekitar pesisir pantai.

Kubah beton memang dirancang secara khusus untuk bisa bertahan ketika menghadapi guncangan yang sangat besar akibat bencana ataupun akibat hantaman ombak di pantai. Oleh karena itu banyak masjid masjid dipesisir pantai dengan kubah betonnya yang sangat kokoh namun tetap memberikan kesan modern didalamnya.

Menengok Kemegahan Masjid Terbesar Ketiga di Dunia, Masjid Agung Sheikh Zayed

Menengok Kemegahan Masjid Terbesar Ketiga di Dunia, Masjid Agung Sheikh Zayed

Sebagai salah satu negara terkaya di kawasan Asia Tengah, Uni Emirat Arab memiliki berbagai daya tarik bagi pelancong mancanegara, salah satunya dari sebuah masjid yang berada di Abu Dhabi, masjid agung Sheikh Zayed. Masjid yang terletak di di kota termahal keempat dunia ini tak pernah sepi dari jamaah yang ingin beribadah ataupun mengunjungi keindahan dan kemegahan dari masjid tersebut.

masjid sheikh zayed

Latar Belakang Pembangunan

Masjid yang menempati urutan ketiga terbesar setelah dua masjid terbesar di Mekah dan Madinah ini dibangun atas inisiatif dan mandat dari presiden pertama Uni Emirat Arab yang bernama Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Sepeninggal presiden pertama tersebut pada tahun 2004, masjid ini kemudian dinamai seperti nama beliau.

Pembangunan masjid agung sheikh Zayed ini sendiri dimulai pada tahun 1966 dengan gelontoran dana sekitar 2,5 triliun dirham pada waktu itu. Masjid yang dibangun pada ketinggian 11 meter di ataas laut dan 9,5 meter di atas tanah ini memiliki view yang begitu jelas jika dilihat dari arah manapun karena berlokasi di tempat yang strategis, yakni antara Jembatan Musaffah dan Jembatan Maqta.

Untuk lahannya sendiri, masjid ini dibangun di atas tanah seluas 22.412 meter persegi  dengan panjang bangunan 420 meter dan lebar dengan jarak 290 meter. Dengan luas yang dimiliki, tak heran jika masjid terluas di Abu Dhabi ini mampu mengakomodasi angka jamaah yang lumayan fantastis yakni sekitar 40.000 jamaah, dimana ruangan utamanya memiliki daya tampung 7.126 jamaah.

Proyek besar yang melibatkan 38 perusahaan kontraktor dalam pembangunannya tersebut berhasil dirampungkan dengan rentang waktu konstruksi selama 12 tahun. Masjid megah ini secara resmi dibuka untuk umum pada tanggal 20 Desember 2007 silam.

Arsitektur Bangunan Masjid

 

interior masjid syaikh zayed

Desain dan pembangunan dari masjid besar di Abu Dhabi ini mengkombinasikan berbagai macam bahan yang diproduksi oleh pengrajin dari berbagai negara mulai dari beberapa negara Eropa seperti Italia, Jerman, Turki, Inggris, New Zealand, Yunani, hingga beberapa pengrajin dari kawasan Asia seperti India, Malaysia, Iran, Cina, UEA, dan terakhir Maroko dari Afrika. Bahan yang dipilih sengaja menggunkan bahan yang memiliki durabilitas tinggi seperti emas, batu semi mulia, batu marmer, keramik, hingga kristal.

Struktur beton digunakan dalam pembangunan masjid ini dengan marmer putih Italia dan Yunani. Sementara untuk bagian arsiterktur, masjid ini mengadopsi gaya Persia, Mughal, dan juga keindahan masjid Moor, Masjid Badashi, dan Masjid Hassan II.

Masjid ini memiliki 82 buah kubah dengan 7 variasi ukuran. Di bagian utama, terdapat sebuah kubah terbesar di dunia berdiameter 32,2 meter dan memiliki tinggi 85 meter. Kubah utama dan terbesar ini ditempatkan pada bagian tengah masjid tepat di atas ruangan utama untuk sholat. Kubah ini makin menampakkan kemegahannya dengan balutan marmer putih yang melapisinya.

Tak cukup sampai disitu saja kemegahan kubah ini, hiasan mahkota berwarna emas mengerucut ke bagian atas yang dilengkapi dengan hiasan bulan sabit berbahan kaca. Untuk menyediakan pencahayaan yang baik dan kenyamanan ruangan, di bagian bawah kubah terdapat jendela dengan bentuk memanjang dan melengkung pada bagian atas yang berjajar mengelilingi kubah.

Pada bagian serambi, masjid ini dikelilingi oleh tiang penyangga sebanyak 1.048 buah yang begitu indah berbahan marmer putih dihiasi oranamen bunga warna-warni. Tepat di bagian atas terdapat atap yang disokong tak kalah indah dengan ukiran bunga indah. Ukiran ayat-ayat Al Quran juga nampak jelas pada bagian sekeliling kuah.

Empat menara yang dimiliki oleh masjid ini semuanya memiliki ketinggian 107 meter, yang didominasi warna puih dari lapisan marmer. Sama halnya dengan kubah, menara juga mendapat sentuhan hiasan berwarna emas dengan bulan sabit.

Arsitektural Masjid Jami Ul Alfar Colombo Srilanka

Arsitektural Masjid Jami Ul Alfar Colombo Srilanka

Banyak sekali masjid di dunia yang menawarkan berbagai keunikan arsitektur bangunan masjidnya. Salah satunya ialah masjid yang ada di Srilanka yakni masjid jami Ul Alfar yang berada di kota Colombo. Masjid ini sangat unik karena dicat warna merah putih sangat mencolok dan tentunya membuat siapa saja akan betah berlama di dalamnya. Dengan warna belang tersebut, masjid ini tentu beda dengan lainnya. Hiasan ini sengaja di buat untuk eksterior masjid jami Ul Alfar. Maskipun begitu, kesan religius dari masjid ini tetap ada.

Dengan warna mencolok tersebut, banyak wisatawan penasaran dan banyak yang berdatangan kesini. Kurang lebih ada ribuan lebih wisatawan yang berkunjung ke masjid ini. Sehingga masjid ini termasuk salah satu wisata religi yang ada di Colombo yang saying jika dilewatkan.

Masjid unik ini memiliki menara masjid sebanyak 14 buah. 12 Menara berukuran lebih kecil sedangkan yang 2 buah memiliki ukuran sedang. Sementara untuk interior masjid sendiri dihiasi dengan tiang tiang yang bertuliskan kaligrafi yang sangat indah. Dengan lokasi bangunan masjid yang ada di area masyarakat muslim, hal ini menjadikan masjid ini dilengkapi dengan pengeras suara pada setiap sudutnya. Pengeras tersebut di gunakan untuk mengumandangkan azan sebagai tanda waktu shalat telah masuk.

Warna dinding masjid pada interiornya telah didominasi dengan warna hijau toska. Arsitektur masjid ini juga mengedepankan adanya pola lengkungan dibagian atapnya. Pola tersebut juga di hadirkan hampir setiap pintu masuk sebagai penghubung ruangan dalam masjid lantai dasar dengan halaman masjid.

Bangunan masjid ini pertama kali dibangun sekitar tahun 1908 yang menyediakan tempat untuk 1500 jamaah. Akan tetapi, semakin bertambahnya jumlah jamaah yang berkunjung, maka masjid ini juga mengalami beberapa perluasan. Pada tahap pertama perluasan di lakukan ketika tahun 1975 yang membuat masjid ini bisa menampung sampai 5000 jamaah yang hadir.

Adanya pengaruh arsitektur india memang sangat terlihat pada bangunan masjid ini. Konsep bangunan masjid dari bangsa Mughal india yang dipadukan dengan konsep bangunan kastil bangsa Inggris sangat terlihat pada masjid ini. Walaupun masjid ini memiliki cirri khas bangunan masjid berwarna merah yang sangat beda dengan bangunan masjid lainnya.

Ternyata masjid ini juga sangat mirip dengan konsep bangunan masjid jami kuala lumpur Malaysia. Masjid tersebut juga selesai dibangun pada tahun yang sama dengan masjid jami Ul Alfar ini. Namun dalam waktu bersamaan pula kedua Negara tersebut berada di bawah jajahan bangsa Inggris. Mungkin inilah salah satu penyebab kenapa bangunan masjid yang dibangun kedua Negara tersebut hampir sama.

Pada setiap menara juga seperti terlihat adanya kubah kecil diatasnya. Namun kubah tersebut tidak berbentuk setangah lingkaran atau seperti kubah lainnya. Bangunan yang mirip dengan kubah ini juga diberi warna yang sama dengan warna masjidnya yakni warna merah yang dipadukan dengan warna putih. Biasanya kubah dengan perpaduan dua warna mencolok tersebut di Indonesia menggunakan kubah dari bahan flannel enamel.

Kubah jenis ini sangat cocok karena bisa menghasilkan lebih dari 2 perpaduan warna yang sangat cerah dan mencolok. Sehingga bisa disesuaikan dengan bangunan masjid yang ada dibawahnya. Jenis kubah satu ini juga populer sekarang ini sehingga banyak masjid yang direnovasi bangunan kubahnya dan beralih pada kubah masjid flannel enamel ini. Selain itu, tampilan modern yang dihasilkan oleh kubah ini juga mampu menarik para jamaah untuk lebih bersemangat dalam beribadah di masjid tersebut.

Indahnya Masjid Hasan II Maroko

Indahnya Masjid Hasan II Maroko

Sebagai salah satu Negara dengan mayoritas penduduk beragama islam, tentu memiliki banyak tempat ibadah atau masjid dibangun disini. Mulai dari masjid dengan bentuk yang kecil sampai yang terbesar sekalipun. Salah satu masjid yang terbesar disini ialah masjid sultan Hasan II yang berada di Casablanca.

Masjid ini sangat indah sehingga bisa terkenal sampai ke seluruh dunia. Apalagi masjid ini juga disebut sebut sebagai salah satu masjid yang terbesar sekaligus terindah yang ada di maroko. Bahkan disebut sebagai masjid terbesar ketiga setelah masjidil haram dan masjid nabawi.

Dalam masjid ini juga dipasang teknologi tinggi dengan memanfaatkan cahaya laser sebagai pencahayaan masjid ketika malam hari. Selain itu, masjid ini juga menggunakan teknologi pemanas lantai sebagai pengontrol suhu dalam masjid saat suhunya dingin. Memakai pintu elektrik, dan juga desain atap yang dapat dibuka tutup menggunakan teknologi terbaru.

Ada juga beberapa lantai masjid yang dibuat dari kaca tebal yang membuat para jamaah bisa melihat indahnya samudra atlantik telah menyapu batuan yang ada di bawah masjid hasan II ini. Lantai utama masjid ini mempunyai kapasitas tampung jamaah sampai 25.000 jamaah. Sedangkan untuk halaman masjidnya bisa menampung sampai 80.000 jama’ah.

Pada proses pembangunan masjid ini bahan material dan juga pekerjanya sebagian besar dari wilayah sendiri. Sementara untuk sebagian tiang granit putih dengan lampu Kristal yang menghiasi masjid ini didatangkan secara langsung dari Negara Italia. Walaupun menggunakan material local, namun material tersebut mampu dibuat menjadi sangat artistic dari 6000 pengrajin tradisional di Maroko. Dengan kecanggihan para pengrajin tersebut, maka disulaplah material lokal tersebut menjadi mozaik yang begitu indah. Yakni lantai marmer dengan corak yang unik, relief serta plafon cukup indah yang membuat para pengunjungnya kagum.

Ukiran kaligrafi juga di tulis indah di dinding masjid baik bagian interior masjid maupun eksterior masjid ini. Bahkan ada juga gambar gambar indah sebagai isyarat kekuasaan Allah SWT.

Sama halnya dengan masjid lainnya, pada masjid Hasan II ini juga dibangun menara. Letak menara masjid ini berada di pojok kompleks yang merupakan menara tertinggi didunia. Karena tinggi menara tersebut mencapai 210 m2. Sedangkan cahaya laser yang dijadikan sebagai pencahayaan ketika malam hari berada di puncak menara. Laser tersebut mengarah ke masjidil haram sebagai kiblat seluruh umat islam didunia. Keindahan masjid ini bukan Cuma berada di bagian arsitektur masjidnya namun juga bagian halaman masjid ini. Karena disini dilengkapi juga taman yang sangat rapi ditambah adanya air mancur yang dibawahnya ada kolamnya.

Meskipun masjid ini tidak dibangun kubah induk, namun dipuncak menara terdapat kubah kecil yang cukup indah dilihat. Masjid ini juga dirancang tahan gempa karena letaknya memang berada di pesisir pantai. Untuk kubah yang cocok dengan masjid yang letaknya dipesisir pantai seperti masjid Hasan II ini ialah masjid beton dan juga kubah flannel enamel.

Kedua kubah ini sangat tahan terhadap gempa dan ketahanannya mampu mencapai puluhan tahun. Sehingga banyak masjid yang berada di wilayah dataran tinggi dan wilayah sekitar pantai menggunakan kubah beton atau kubah flannel enamel tersebut. Namun jika ingin menggunakan kubah dengan perpaduan warna yang cerah bisa memilih kubah flannel enamel. Karena ada banyak warna indah yang tersedia untuk menyesuaikan masjid yang ada dibawahnya. Kubah ini juga tahan terhadap gempa sehingga tidak perlu khawatir jika dibangun untuk masjid yang ada di dekat pantai.

Masjid Agung Sheikh Zayed terindah di dubai

Masjid Agung Sheikh Zayed terindah di dubai

Dubai memang terkenal dengan bangunan yang indah termasuk bangunan masjidnya. Salah satu masjid yang indah di dubai ialah Masjid Sheikh Zayed Abu Dhabi. Bangunan masjid ini juga termasuk masjid terbesar yang ketiga didunia sesudah masjid di mekkah & madinah. Luas bangunan masjid ini mencapai 22.412 meter persegi, dan mampu menampung hingga 40.000 jamaah.

Letak masjid ini tepat dikota Abu dabi dan dibangun oleh seorang presiden pertama di Uni Emirat Arab. Presiden tersebut bernama Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Desain maupun pembangunan masjid indah ini juga memanfaatkan material dan juga pengrajin dari berbagai Negri. Seperti dari India, Italia, Jerman, Pakistan, Maroko, Turki, Iran, Malaysia, Cina, Yunani, Inggris, Selandia Baru, serta UAE sendiri. Pilihan bahan yang digunakan pun sangat tahan lama dan kokoh misalnya batu marmer, Kristal, emas, keramik dan batu semi mulia.

Struktur bangunan masjid ini berbahan dasar beton yang selanjutnya didekorasi dengan bahan marmer putih murni yang berasal dari italia & yunani. Jenis marmer putih ini juga termasuk termurni di dunia. Sedangkan arsitektur masjid ini juga terinspirasi dari Negara Persia, Mughal, Masjid Badshahi (Lahore), masjid hasan II (casablanka) Maroko, dan Pakistan.

Masjid ini mempunyai cirri cirri lantai berbahan marmer putih dengan kubah yang berjumlah 82 buah yang ukurannya berbeda. Ditambah lagi adanya pencahayaan saat malam hari yang akan menjadikan masjid ini seperti sebuah bangunan di negri dongeng.

Menara yang di miliki oleh masjid ini mempunyai ketinggian mencapai 107 meter dengan lapisan marmer putih bersih. Dibagian bawah menara berbentuk persegi dua tingkat ada pintunya juga serta balkon yang dicat warna emas. Sedangkan dibagian atas menara ada 3 desain yang tidak sama ada balkon berkeliling pagar dominan warna emas. Di pucuk menara ada mahkota emas berbentuk seperti bawang mengecil keatas yang dilengkapi oleh hiasan berbentuk bulan sabit.

Ada 82 kubah yang berjumlah 7 ukuran tidak sama. Ditambah lagi kubah utamanya adalah kubah terbesar didunia yang mempunyai tinggi 85 meter yang berdiameter 32.2 meter. Letak kubah utamanya tepat ditengah masjid dengan lapisan material marmer putih.

Sama halnya dengan menara masjid, pada kubah puncak juga ada mahkota warna emas berbentuk seperti bawang berjumlah 3 buah yang mengecil keatas. Ditambah dengan ornament bulan sabit dari bahan kaca emas. Pada bagian bawah kubahnya ada jendela yang mengitasi kubah yang menjadi jalan masuknya udara dan cahaya matahari kedalam masjid.

14 kubahnya berkaca hijau yang diletakkan pada atap tempat berwudhu dibawah tanah bagi laki laki dan perempuan. Dari lantai dasar anda bisa melihat kubah tersebut sebagai bagian dari taman masjid.

Sementara untuk kubah seperti pada masjid ini juga ada di Indonesia. Dengan bahan dasar kubah dari beton biasanya diberi warna putih bersih untuk bangunan masjid yang warnanya senada. Di Indonesia banyak yang menggunakan kubah dari bahan beton untuk bangunan masjidnya. Karena kekokohan bangunan kubah dari beton, maka semakin banyak pula yang memilih bahan ini.

Terutama untuk bangunan masjid yang dibangun didataran tinggi maupun disekitar pegunungan dan pesisir pantai. Mengingat dilokasi tersebut sering terjadi bencana alam dan gempa yang bisa merusak bangunan apapun. Namun hal ini bisa dihindari karena bahan beton mampu bertahan meskipun ada guncangan yang dahsyat karena gempa sekalipun.

Masjid Qolsharif Rusia

Masjid Qolsharif Rusia

Masjid Qolsharif Rusia adalah salah satu masjid unik yang ada di Rusia. Bangunan masjid ini bisa anda lihat dari luar seperti 2 bangunan masjid dengan letak yang terpisah. Keindahan masjid ini bisa anda lihat dari kubahnya yang berbentuk seperti tenda yang diberi warna biru. Dengan warna biru yang diberikan untuk kubahnya juga mirip dengan sebuah istana yang indah. Dengan 2 rancangan yang tidak sama, menjadikan masjid ini terlihat sangat unik dan beda dengan bangunan masjid lainnya.

Masjid ini memang berusia sangat tua. Karena dibangun di abad 16 silam. Sementara pada tahun 1552 telah ada serangan diwilayah Kazan sehingga menjadikan masjid Qolsarif hancur. Namun selanjutnya diperbarui dan menjadi museum islam yang ada di Rusia.

Masjid yang dulu berdiri dilokasi ini awalnya memiliki 2 menara. Dengan bentuk menara pertama seperti kupola sedangkan menara yang kedua berbentuk seperti tenda. Dengan bentuk keseluruhan bangunan ini telah mengadopsi bangunan tradisional yang ada di Volga Bulgaria.

Daerah Volga Bulgaria merupakan sebuah negara Bulgar dan pernah populer ketika abad 7 sampai pada abad 13 yang terdapat di sekeliling Sungai Volga serta Kama yang ada di Rusia. Walaupun telah mengadopsi bangunan tradisional pada wilayah Volga Bulgaria, tetapi beberapa bagian masjid ini telah menggunakan bentuk aristektur Renaisans awal serta arsitektur Ottoman. Sehingga pada tahun 1552, dalam masa penyerangan di Kazan masjid tersebut telah dihancurkan pasukan kekaisaran Negara Rusia.

Masjid ini dibangun menjadi 2 lantai. Pada lantai atas dijadikan sebagai ruangan shalat. Sedangkan dilantai bawah difungsikan sebagai ruangan pendidikan, museum, dan juga administrasi. Sedangkan untuk halamannya, juga ada dua ruangan yang terdiri atas pavilium besar dengan kolam yang memiliki ornament seperti di Timur tengah.

Masjid ini juga mempertahankan sejumlah arsitektur bangunan lama sehingga masjid ini dianggap sebagai bangunan terpenting dari Kazan. Bukan Cuma bangunan masjid utama saja yang ada disini melainkan juga ada ruangan perpustakaan, ruangan publikasi dan juga ruangan khusus untuk para imam.

Masjid ini bukan Cuma terkenal dengan kemegahannya saja melainkan juga ada keunikan lain yang ada pada bangunan masjid ini. Salah satunya ialah masjid ini terletak berdampingan dengan katedral. Bangunan masjid sekarang ini juga banyak digunakan dalam kepentingan seluruh umat muslim di Rusia. Masjid ini juga digunakan untuk memperingati hari raya dan juga hari besar lain untuk umat islam.

Di Kazan memang suasananya sangat harmoni. Hal ini terbukti dengan dibangunnya masjid alqosharif diseberang sebuah gereja katedral ortodoks di kazan. Sehingga dengan lokasi yang berdekatan ini menjadikan umat muslim mudah bercengkrama dengan para jemaat umat Kristen ortodoks yang mau beraktivitas maupun yang sedang berjalan jalan.

Saat ini masjid alqosharif dibangun dengan 1 kubah induk dan 5 menara yang mendampinginya. Warna biru pada kubah dan menara juga sangat serasi dan menjadikan masjid ini lebih terlihat adem. Bentuk masjid ini juga dibangun menjadi lebih modern. Perpaduan antara warna putih pada dinding dan biru muda pada kubah masjid ini telah membuat masjid ini semakin indah terlihat.

Kubah seperti pada bangunan masjid alqosharif ini juga terdapat di Indonesia. jenis kubah panel enamel yang yang dibangun pada masjid masjid di Indonesia memang hampir menyerupai indahnya kubah utama masjid ini yang dikelilingi dengan 5 menara. Kubah ini biasanya juga memiliki 2 warna atau lebih yang warnanya sangat mencolok dan sangat cerah. Maka tak heran jika jenis kubah satu ini banyak dijumpai di masjid masjid modern di Indonesia.

Masjid Taman Surga Hamidiye Kırşehir Turki

Masjid Taman Surga Hamidiye Kırşehir Turki

Banyak sekali masjid yang ada di Turki yang menarik perhatian dunia. Salah satunya ialah masjid Taman Surga Hamidiye Kırşehir Turki. Keunikan interior masjid ini memang tidak ada duanya. Pasalnya masjid ini memiliki interior yang menyerupai sebuah taman. Suasana didalam masjid ini seperti pada alam terbuka yang didalamnya ada pepohonan sangat tinggi serta hamparan rumput hijau. Ditambah lagi dengan hiasan langit biru yang sangat indah disertai awan putih. Suasana tersebut sangat mirip dengan aslinya.

Pada mulanya masjid ini berukuran sangat kecil. Sehingga tidak bisa menampung lebih banyak jamaah yang datang. Namun sekarang, masjid ini berubah sangat megah dan besar. Sehingga berapapun jamaah yang akan hadir didalam masjid ini, pasti akan mampu memuat seluruh jamaah didalamnya.

Bahkan didalam masjid ini telah didesain dengan bebagai pepohonan tinggi serta air terjun yang akan senantiasa menghiasi interior masjid ini. Hiasan hiasan ini telah terinpirasi dari potongan Ayat 22 Surah Al Baqarah.

Masjid Hamidiye Camii, bisa anda tempuh selama 2 jam dari Ankara dengan menggunakan mobil. Masjid ini sekarang juga populer karena keunikan konsep interior yang didalamnya berupa keindahan alam.

Meskipun bangunan masjid ini sangat baru, namun ternyata masjid ini termasuk masjid bersejarah yang merupakan peninggalan masa kekhalifahan Utsmani. Yang dibangun dengan perintah sang Sultan Abdulhamid II bertepatan pada tahun 1905.

Pada saat itu bangunan masjid ini sangat kecil sehingga kurang bisa menampung jamaah yang hadir. Namun seiring berkembangnya jaman, masjid ini akhirnya dipugar dan dibangun menjadi masjid yang sangat megah.

Pada eksterior masjid ini juga terdapat hiasan kaligrafi nama Allah yang sangat besar terpasang pada bagian dinding luarnya. Sedangkan bagian dalam masjid ini juga diberi sentuhan artistic seorang pelukis Azerbaijan sehingga membawa para jamaahnya berada di padang rumput yang sangat luas dengan hiasan lain yang sangat menakjubkan.

Pada setiap dinding masjid bagian dalam ada lukisan pohon 3 dimensi yang latar belakangnya berupa lukisan awan sangat indah. Sementara untuk lukisan air terjunnya bisa anda jumpai pada tempat imamnya atau dibagian mihrab masjid ini. Sementara untuk hiasan lampu gantung yang ada di bawah kubah masjid yang pada umumnya menggunakan bahan Kristal, berbeda dengan masjid ini. Karena hiasan Kristal telah diganti oleh rancangan konsep yang lebih alami yakni dengan hiasan dedaunan kering.

Terdapat dua pilar masjid yang diletakkan didepan bagian kanan sebagai mimbar. Untuk bangunannya seperti pondok kayu menempel pada sebatang pohon besar. Sementara untuk pilar masjid bagian kiri telah dibangun sebuah tempat yang sama, akan tetapi dengan ukuran yang lebih kecil untuk muazin yang sedang mengumandangkan azan maupun iqomah.

Pada lantai masjid ini telah dilapisi oleh karpet yang bentuknya menyerupai hamparan rumput yang sesungguhnya, ini juga menyerupai sebuah rumput sintetis sangat lembut. Dinding bagian dalam masjid juga telah dilukis pemandangan indah bentang alam serta pepohonan tinggi menjulang. Bagian ruangannya telah dikelilingi oleh pagar yang terbuat dari kayu dengan tinggi sampai lutut layaknya pagar taman yang sesungguhnya.

Sementara bangunan kubah masjid ini ialah sebuah kubah yang berbentuk irisan bawang yang diberi cat warna putih yang menyesuaikan dengan warna masjidnya. Kubah besar masjid ini seperti kubah beton yang banyak dijumapi di masjid masjid tanah air. Mungkin jika anda lihat dari bangunan masjid bagian luarnya, akan terlihat sebuah masjid yang sederhana namun beda setelah anda memasuki masjid ini yang membuat siapa saja kagum dengan interior yang di rancangnya. Mungkin keindahan interior masjid ini tidak anda jumpai pada masjid masjid yang ada di tanah air.

Bangunan Masjid Raya Singapura

Bangunan Masjid Raya Singapura

Masjid raya Singapura juga dikenal dengan sebutan masjid Sultan. Bangunan masjid ini adalah bangunan masjid terbesar dan tertua yang ada di Singapura. Letak bangunan masjid ini berada di area kampung Glam. Ukuran masjid ini sangat luas sehingga sangat nyaman digunakan untuk beribadah.

Bangunan masjid bagian interiornya juga bernuansa budaya Melayu. Dominan warna bagian dalam masjid juga didominasi dengan warna hijau. Ada beberapa bagian ruangan dalam Masjid ini. Untuk bagian pertama masjid ini berupa serambi masjid serambi dan selanjutnya bagian ruang utama masjid ini. Untuk pengunjung non muslim juga diperbolehkan berkunjung ke masjid ini sampai batas serambi masjid saja. Pada serambi masjid juga terpampang papan informasi tentang masjid dan bacaan bacaan lainnya.

Kubah yang di pasang disini berbentuk bawang. Pada setiap dasaran kubahnya telah didekorasi oleh ujung botol kaca sumbangan dari umat muslim kurang mampu dalam masa pembangunannya. Sehingga umat muslim dari yang kaya dan kurang mampu bisa berkontribusi terhadap pembangunan masjid ini.

Mulanya kubah pada masjid ini berbentuk limas yang bersusun tiga. Akan tetapi pada tahun 1900 an, ternyata masjid sultan ini tidak mampu menampung para jamaah yang hadir. Seiring berkembangnya masyarakat singapura, hal ini juga mempengaruhi banyaknya para jamaah yang hadir kemasjid sultan ini. Apalagi semenjak Singapura dijadikan sebagai pusat perdagangan islam.

Dengan begitu, masjid sultan ini juga dibangun lebih besar lagi agar bisa menampung lebih banyak jamaah yang hadir. Sedangkan bagian kubahnya juga dipugar yang semula berbentuk limas susun tiga menjadi kubah yang lebih bagus. Sampai sekarang masjid sultan ini sudah populer sebagai masjid tertua sekaligus terbesar yang ada di singapura.

Bangunan masjid ini berkonsep Mogul India yang bernuansa emas pada bagian kubahnya. Sementara untuk warna cat masjid ini adalah perpaduan antara krem dengan coklat. Diarea masjid ini juga dibangun tempat berwudhu yang tidak jauh dari masjid.

Jalan masuk masjid ini dimulai dari serambi. Setelah anda melalui serambi, maka ruangan berikutnya ialah ruangan sholat utama para jamaah. Bangunan masjid ini juga dibangun dengan 2 lantai, dan terdiri atas lantai dasar dengan lantai mezzanine. Sementara kedua lantai tersebut mampu menampung para jamaah hingga 5000 pengunjung.

Pada lantai mihrab masjid ini akan anda jumpai mihrab dan juga mimbar. Bentuk mihrab dimasjid ini ialah lengkungan yang didominasi oleh warna hijau. Ada tambahan ukiran kaligrafi maupun ornament lain yang berwarna emas. Sedangkan letak dari mimbar tua yang diberi warna coklat tua / hitam yang berada di dekat dengan mihrab nya.

Sedangkan jika dilihat kubah yang dimiliki oleh masjid sultan ini, sangat mirip sekali dengan kubah emas almahri. Banyak sekali jenis kubah yang ada sekarang ini. Salah satunya seperti kubah yang digunakan oleh masjid sultan ini. Jenis kubah lainnya ialah kubah panel enamel yang juga banyak digunakan oleh kebanyakan masjid di Indonesia. Selain warnanya yang indah dan mencolok, kubah jenis ini juga memiliki ketahanan yang kuat dibandingkan jenis kubah lainnya.

Yakni bisa digunakan sampai 20 tahun lamanya tanpa harus ada perawatan lagi. Jadi, biaya perawatan pertahunnya bisa digunakan untuk kebutuhan lainnya yang lebih penting. Untuk masjid yang baru dibangun memang lebih cocok menggunakan kubah jenis ini. Karena bisa menyesuaikan dengan bangunan masjidnya terutama dalam hal warnanya. Ada kombinasi warna yang sangat cerah dan sangat indah untuk bangunan masjid yang mau dibangun.

Masjid Qiblatain Masjid Dengan 2 Kiblat

Masjid Qiblatain Masjid Dengan 2 Kiblat

Bentuk bangunan masjid qiblatain yang ada di Madinah memang berbeda dengan masjid lain yang ada di dunia. Pasalnya masjid ini memiliki 2 tempat imam yang kiblatnya berlawanan. Letak masjid Qiblatain sendiri berada di jln. Al Walid. Tepatnya di barat laut Madinah serta masjid nabawi. Disebut dengan Qiblatain karena dalam masjid ini telah menentukan arah qiblat di Ka’bah masjidil Haram.

Apabila anda melihat tempat imam didalam masjid ini, akan anda temukan tempat dimana imam untuk berdoa. Sementara untuk tempat imam dulunya ialah kiblat yang menghadap kea rah baitul maqdis yang masih berupa pasir serta tidak ada sajadahnya. Sementara untuk tempat shalat imam yang sekarang terdapat mimbar secara khusus sekaligus lengkap dengan doanya.

Sekarang ini memang masjd qiblatain termasuk perhentian bagi umat islam yang berkunjung ke Madinah. Salah satu tujuannya ialah ingin melihat arah kiblat di masjid ini.

Letak bangunan masjid qiblatain ini berada di sebuah bukit kecil yang ada di Quba tepatnya dibagian utara Harrah Wabrah kota Madinah. Awal mulanya masjid ini adalah bangunan masjid bekas rumah seseorang bernama Baha Salamah. Sehingga masjid ini mulanya disebut dengan masjid Bani Salamah. Lokasi masjid ini kira kira 7 kilometer jika dihitung dari jarak masjid Nabawi yang ada di Madinah.

Ruangan mihrab masjid qiblatain ini telah mengadopsi konsep orthogonal kaku serta simetri yang bisa anda amati dari adanya kubah kembar dan juga menara kembarnya. Untuk kubah utamanya menunjukan arah kiblat sekarang ini, sementara kubah keduanya telah mengarah kiblat yang dahulu digunakan. Adanya kubah palsu atau kubah yang kedua hanya digunakan untuk pengingat sejarah masalah kiblat saja.

Dulu masjid ini juga sempat mempunyai 2 arah mihrab yang terlihat menonjol. Satunya mengarah ke kiblat masjidil Haram sedangkan yang kedua mengarah ke masjidil Aqsha. Akan tetapi masjid ini kemudian telah direnovasi dan hanya focus pada satu kiblat saja yakni ka’bah mekah serta meminimalisir mihrab dengan arah kiblat ke Yerusalem.

Bentuk masjid ini juga cukup megah dan hampir sama dengan masjid pada umumnya yang ada di Arab Saudi. Salah satunya terlihat pada tempat shalat bagi wanita yang letaknya terpisah oleh jamaah laki laki dengan jarak yang sangat jauh. Jadi, bagi para jamaah wanita yang mau masuk ruangan shalat khusus wanita, harus berjalan berputar di sebelah kiri masjid.

Tempat shalat untuk para jamaah wanita hanya berukuran 150 meter persegi serta lebih tertutup rapat. Jika anda ingin langsung menuju keruangan shalat, bisa menaiki eskalator, yang sangat tinggi. Sementara didepan eskalator tepat juga ada rak sebagai tempat menaruh alas kaki para jamaah.

Jika anda mengamati bentuk kubahnya, jenis kubah yang seperti ini juga banyak ditemukan di masjid masjid Indonesia. Kubah yang kokoh ini dibuat dari beton sehingga ketahanannya tidak diragukan lagi. Kubah ini juga mampu bertahan hingga berpuluh puluh tahun. Untuk biaya perawatannya juga sangat terjangkau, jadi, anda juga bisa menghemat biaya perawatan kubah setiap tahunnya.

Jika di Indonesia jenis kubah ini juga bisa diberi warna sesuai dengan warna masjid yang ada dibawahnya. Jika kubah dimasjid qiblatain berwarna putih, ini karena menyesuaikan warna masjid yang ada dibawahnya. Warna kubah kembar dengan menara kembarnya juga sama yakni berwarna putih yang mencerminkan kemegahan dan kesederhanaan bangunan masjid ini.