Masjid Pink Dimaukom Filipina

Masjid Pink Dimaukom Filipina

Masjid yang memiliki warna yang unik pada bangunannya menjadi salah satu perhatian banyak orang yang berkunjung disana. Warna pink yang dominan pada bangunan Masjid Dimaukom ini sebagai simbol cinta, dan keberagaman warga Filipina. Filipina Selatan menjadi lokasi Masjid Dimaukom, tepatnya di kota Datu Saudi Ampatuan, Provinsi Maguindanao.

Masjid Dimaukom

Masjid Dimaukom menjadi salah satu tempat wisata religi pada Provinsi Maguindanao. Warna pink pada bangunan masjid menjadi daya tarik tersendiri dan merupakan simbol cinta dengan keberagaman yang ada.

Sejarah

kubah masjid dimaukom

Tahun 2011 adalah awal pembangunan Masjid Dimaukom atas perintah dari Samsodin Dimaukom sebagai Walikota Datu Saudi Ampatuan. Pembangunan masjid Dimaukom ini dilakukan selama dua tahun kemudian pada tahun selesainya pembangunan pada 2013, Masjid Dimaukom dibuka untuk umum.

menara masjid dimaukom

Membutuhkan waktu yang cukup lama akhirnya Masjid pink menjadi terkenal dari wisatawan mancanegara. Wisatawan yang beragama Islam mereka datang untuk melihat keindahan masjid Dimaukom dan beribadah didalamnya. Yang paing unik dalam pembangunan masjid Dimaukom ini adalah para pekerja mayoritas beragama Kristen. Karena mayoritas penduduk Filipina adalah orang Kristen dan mereka ikut membangun masjid pink dengan sukarela tanpa dibayar.

gerbang masjid dimaukom

Rasa persaudaraan yang tinggi sebagai anak bangsa menjadikan keberagaman menjadi cinta yang penuh harmoni. Sehingga kota Datu Saudi Ampatuan menjadikan Masjid Dimaukom menjadi simbolpersaudaraan dan persatuan antar umat beragama penduduk Filipina. Warna pink identik dengan cinta, maka cinta ini ditujukan kepada Allah SWT, cinta kepada sesama dan cinta kepada Negara.

Arsitektur

mimbar masjid dimaukom

Selain eksterior masjid yang berwarna pink, interior masjid juga penuh dengan dominasi warna pink juga. Ada beberapa kubah dalam bangunan masjid Dimaukom, Kubah utama dengan dikelilingi kubah kecil yang berada di sektar kubah utama. Kemudian masjid memiliki dua menara yang tidak terlalu tinggi dengan warna pink pada kubah dipuncaknya.

masjid dimaukom2

Kaligrafi dua kalimat syahadat dengan huruf Arab ada pada pintu gerbang dan dibawahnya ada tulisan latin dalam bahasa arab yang artinya Selamat datang di Masjid Dimaukom. Dari Cotabato dan Santos City untuk menuju Masjid Dimaukom dengan naik Bus atau Jeep membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam untuk sampai dimasjid pink.

Masjid Modern Sentral Cologne Jerman

Masjid Modern Sentral Cologne Jerman

Masjid megah dengan kubah yang unik bernuansa modern, telah menjadi salah satu ikon dari negara Jerman. Masjid Sentral Cologne telah resmi dibuka sejak Ramadhan 2017 yang lalu. Umat Islam disana sekarang sudah dengan mudah melakukan ibadah sholat berjamaah di Masjid Sentral Cologne. Sebelumnya mereka kesulitan untuk mencari tempat ibadah yang nyaman ketika waktu-waktu sholat.

MSC

Masjid termegah dan terbesar di Jerman ini didirikan oleh organisasi Muslim terbesar di Jerman dengan mayoritas anggotanya adalah keturunan Turki. Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama memulai membangun Masjid Sentral Cologne pada tahun 2009 hingga 2017. Pembangunan masjid ini cukup lama dengan selang waktu 8 tahun baru selesai pembangunannya. Namun, dengan selang waktu yang lama tadi, sekarang Umat Islam di Jerman merasa senang dengan hadirnya Masjid Sentral Cologne. Masjid Sentral Cologne terbuka bagi siapapun, dan melayani diskusi tentang Islam juga tentang organisasi Islam Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama.

Arsitektur

ruang utama

Masjid Sentral Cologne memiliki gaya arsitektur Timur Modern, tampak pada desain masjid dan ekterior, interior masjid. Ruang utama masjid adalah sebuah kubah yang besar dengan gaya modern dengan ketinggian 36 meter. Ada sebuah kaca berbentuk bintang dipuncak kubah sehingga cahaya matahari bisa tembus hingga ruang utama masjid. Hiasan dan ornaman pada interior masjid mulai dari dinding, mihrab, mimbar terdapat lampu sorot yang besar sehingga didalam masjid tampak begitu megah dan indah. 1.800 panel stucco menghiasi dinding Masjid Sentral Cologne.

ruang utama2

Gaya arsitektur interior masjid adalah kombinasi antara gaya oriental dan Islam modern. Pada atap masjid terdapat perpaduan tulisan arab dengan daun warna emas. Tulisan arab tersebut adalah nama nama Nabi dari ketiga agama samawi yaitu Yahudi, Kristen dan Islam sebagai simbol bahwa Masjid Sentral Cologne sangat terbuka bagi selain muslim.

ruang sholat perempuan

Gottfried dan Paul Bohm keduanya seorang arsitek yang mendesain Masjid Sentral Cologne. masjid memiliki ruang terpisah antara jamaah laki-laki dengan jamaah perempuan. Meskipun terpisah, desain masjid sangat representatif bagi jamaah perempuan karena msaih bisa melihat gerakan dan suara Imam sholat. Pada ruang sholat perempuan juga didesain seindah ruang utama sholat, agar jamaah perempuan juga bisa menikmati keindahan dalam masjid Sentral Cologne.

menara msc

Masjid Sentral Cologne memiliki dua menara setinggi 55 meter. Adanya menara masjid tidak berfungsi semestinya sebagai tempat adzan karena terganjal oleh aturan setempat. Jadi hanya pelengkap sebuah bangunan masjid saja.

Fasilitas

eksterior msc

Selain ruang tempat untuk sholat, Masjid Sentral Cologne juga memiliki ruang untuk pertemuan, kantor ketakmiran, perpustakaan, ruang konferensi dan tempat perbelanjaan. Fasilitas parkir juga disediakan yang berada dibawah tanah. Dua pertiga dari totol dana untuk pembangunan Masjid Sentral Cologne berasal dari pendonor., tidak ada subsidi dari pemerintah, dan total pembangunan Masjid Sentral Cologne sebesar 30 Juta Euro.

Masjid Agung Xian yang Unik

Masjid Agung Xian yang Unik

Masjid Agung Xian memiliki keunikan tersendiri dari masjid masjid pada umumnya di China. Keunikan masjid Agung Xian ada pada arsitektur bangunannya yang mirip kuil-kuil di China. Mulai dari pintu gerbang masjid hingga pada bangunan utama masjid terdapat taman taman dengan berbagai tema yang berjumlah 5 macam.

Masjid Agung Xian

Masjid Agung Xian termasuk masjid tua yang ada di China dengan pemeliharaan yang baik. Pada masa Dinasti Ming berkuasa, masjid Agung Xian dikonstruksi ulang secara besar besaran. Gaya arsitektur China tradisional melekat pada gaya bangunan masjid Agung Xian. Perkiraan abad ke tujuh Masjid Agung Xian sudah ada, namun bangunan masjid yang saat ini bisa dilihat adalah bangunan dari tahun 1392.

denah masjid

Ada pendapat bahwa yang membangun Masjid Agung Xian adalah Haji Cheng Ho, Laksamana Angkatan Laut China yang memiliki jasa dalam mengamankan perairan laut China dari serangan bajak laut. Masjid Agung Xian dibangun pada sebuah tempat diluar tembok kota yaitu Hua Jue Lane. Tempat tersebut dulunya tempat orang-orang asing disebelah barat laut kota Xian, tetapi masjid Agung Xian sekarang sudah masuk pada kota Xian.

gerbang

Bangunan masjid dengan luas 48 x 248 meter dalam area penuh masjid yang memiliki luas 12.000 meter persegi. Pada halaman masjid ada sebuah pagoda China dan masjid tetap menghadap kearah kiblat. Pada halaman pertama setelah pintu gerbang masjid terdapat bangunan dengan bahan batu bata yang digiling sebagai dinding bangunan kemudian diukir dengan motif bunga bersusun seperti berlian.

paviliun

Pada tengah halaman ada gerbang kayu menjulang setinggi 9 meter struktur semua terbuat dari kayu dan bagian bawahnya bertapakkan pada batu, ini namanya pailou. Dougong kurung bertingkat adalah sebuah hasil dari ukiran yang tertata sangat rapi dan beratapkan genting kaca yang berwarna biru, sehingga tampak serasi.

pagoda

Ada Paviliun Yizhen atau Paviliun Tiada Tanding. Paviliun ini sebagai tempat belajar memiliki gaya arsitektur atap berpinggul dengan 3 lengkungan. Ukiran halus menghiasi pintu paviliun dengan jendela khas China yang berjeruji sebagai lubang angin. Dakwah Islam memang tidak secara frontal, tetapi dengan cara yang lembut. Terbukti bahwa budaya bangunan China masih melekat kuat pada Masjid Agung Xian. Seperti patung berbentuk makhluk yang dilarang dalam Islam masih ada pada bangunan masjid Agung Xian. Namun patung tadi letaknya diatas atap sebagai hiasan pada arsitektur atap khas China, tidak sejajar mata yang berada dibawah.

Masjid Pink itu Masjid Nasir Al Mulk

Masjid Pink itu Masjid Nasir Al Mulk

Salah satu negara di kawasan Timur Tengah menjadi letak keberadaan Masjid Nasir Al Mulk yang populer dengan sebutan Masjid Pink. Negara tersebut adalah Iran, yang dulu dikenal dengan Persia. Pada zaman dahulu Persia dan Roma memiliki peradaban yang unggul dibanding lainnya sehingga memiliki budaya dan arsitektur yang khas dalam sebuah bangunannya. Karena ingkar kepada Allah SWT dan Rasulullah Sholallohualaihi wasalam maka Kerajaan Persia ditaklukkan pada masa Kekhalifahan Umar bin Khattab ra.

Masjid Nasir Al Mulk

Sekarang Iran memiliki banyak bangunan masjid sebagai tempat ibadah. Namun dari banyaknya masjid disana ada salah satu masjid yang menjadi perhatian yang menarik karena memilki arsitektur bangunan yang unik dan megah. Masjid tersebut adalah masjid Nasir al Mulk yang berada di kota Shiraz, Iran.

ornamen Masjid Pink

Masjid yang dibangun atas perintah Mirza Hasan Ali yaitu penguasa Dinasti Qajar yang dikenal dengan Nasir Al Mulk pada 1876. Kekuasaan Dinasti Qajar di Iran berkuasa antara tahun 1785 sampai 1925. Masjid Nasir Al Mulk merupakan salah satu masjid tua disana.

ornamen masjid pink2

Pembangunan Masjid Nasir Al Mulk yang didesain oleh Mohammad Hasan e Memar dan Mohammad Reza Kashi Saz e Siraz adalah seorang arsitek dari Iran. Konstruksi bangunan Masjid pink juga dilakukan oleh yayasan Nasir Al Mulk.

Arsitektur

hiasan masjid pink

Ubin warna merah muda yang mendominasi pada bangunan masjid sehingga masjid ini disebut Masjid Pink. Kaca patri berbagai warna dan corak juga menghiasi dinding dinding masjid Nasir Al Mulk dengan penataan yang apik.

kaca patri

Kaca patri yang beraneka warna tadi akan tampak indah ketika dipagi hari pada saat sinar matahari menyinarinya, maka sinar matahari berubah menjadi warna warni yang tampak pada permukaan karpet masjid. Karpet dengan motif yang rumit adalah hasil seni dari orang Iran sendiri dengan berbagai bahan yang berkualitas.

kaca patri2

Para fotografer juga banyak yang berkunjung di masjid ini untuk mengambil gambir dari berbagai sudut yang kemudian ada yang diunggah pada akau-akun media sosial mereka seperti Instagram dan lainnya.

tengah masjid

Keindahan masjid Pink lebih tampak pada interiornya dari pada eksterior masjid. Meskipun begitu eksterior masjid juga masih tampak indah dengan berbagai bahan yang menghiasinya. Pada tengah masjid ada ruang terbuka seperti masjidil haram di Mekah dan ada kolam yang dikelilingi tanaman bunga berada di pot pot kecil.

Masjid Lumpur Bernama Masjid Agung Djenne

Masjid Lumpur Bernama Masjid Agung Djenne

Masjid yang dibangun dari material lumpur ini berada di kota Djenne, Mali. Bangunan masjid yang unik, sangat berbeda dengan bangunan masjid lainnya yang dibangun dari bahan batu bata dan semen pada umumnya. Masjid Agung Djenne memiliki 3 menara dengan ketinggian 11 meter, semuanya terbuat dari bahan lumpur.

Masjid Agung Djenne

Pada tahun 1906 Masjid Agung Djenne direnovasi total, hingga saat ini Masjid Agung Djenne tetap berdiri kokoh dengan material lumpurnya. Suku Fulani pernah menghancurkan bangunan masjid ini pada tahun 1818, dikala itu bangunan tersebut terlalu megah bagi suku Fulani sehingga kontruksi masjid separuhnya masih bertahan hingga saat ini.

Masjid Agung Djenne memiliki arsitektur gaya Sudan Sahelian. Waktu renovasi tahun 1906 membutuhkan waktu tiga tahun sehingga hasil renovasi sangat memuaskan dengan mempertahankan gaya arsitektur lama. Masjid dengan luas 75 x 75 meter oleh UNESCO dimasukkan kedalam daftar salah satu situs warisan dunia.

Masjid Lumpur

Dinding masjid yang terbuat dari batu lumpur dengan lapisan tanah liat memiliki ketebalan yang berbeda-beda sesuai dengan ketinggian dinding. Ketebalan dinding mulai dari 40 cm hingga 60 cm sehingga kokoh dan mampu menahan struktur bangunan masjid. Kayu dari pohon kelapa memperkuat struktur bangunan dari terjadinya perubahan suhu yang terjadi pada lingkungan masjid tersebut. Ada 90 pilar kayu untuk memperkuat bagian atap masjid.

Bangunan tiga menara masjid juga sebagai tanda arah kiblat. Untuk mencapai puncak menara terdapat tangga berbentuk spiral didalamnya. Di dalam masjid ada beberapa ruangan yang disekat oleh dinding, ruangan terbesar adalah ruang utama masjid untuk sholat. Material bangunan masjid sebenarnya rapuh, tetapi dengan seringnya masyarakat merawat bangunan tersebut maka masjid tetap berdiri kokoh.

gotong royong

Perawatan dilakukan dengan cara bergotong royong, para pemuda yang mencari bagian masjid yang retak kemudian di tambal dengan tanah liat kembali secara bergotong royong mulai dari anak-anak hingga orang tua. Masjid selain sebagi tempat ibadah juga sebagai tempat berkumpulnya masyarakat agar tetap bersatu.

menambal

Setelah peristiwa seorang model Vogue dengan pakaian tidak pantas berfoto berlatar belakang masjid tersebut, maka hingga sekarang turis sangat terlarang berkunjung di masjid Agung Djenne. Jika ada turis yang masuk mereka harus terseleksi dan ada pemandu yang menemani untuk melihat-lihat masjid tersebut. Masyarakat memberlakukan aturan tersebut agar menjaga kesucian rumah ibadah tersebut.

Masjid Kristal yang Memukau di Malaysia

Masjid Kristal yang Memukau di Malaysia

Negeri tetangga Indonesia ini juga memiliki penduduk muslim yang mayoritas, sehingga keberadaan masjid adalah kewajiban sebagai sarana beribadah umat Islam disana. Bangunan masjid di Malaysia juga memiliki keindahan arsitektur yang patut diacungi jempol. Tidak hanya dari sisi bangunan fisiknya saja, namun fasilitas yang disediakan untuk jamaah juga memberikan kenyamanan.

masjid kristal

Seperti pada Masjid Kristal yang berada di wilayah Trengganu, Malaysia. Masjid modern yang memiliki arsitektur unik dan fasilitas modern ini berdiri diatas pulau Wan Man. Masjid Kristal adalah bagian dari Kompleks Taman Tamadun Islam, memiliki eksterior yang cukup memukau. Bahan dari bangunan masjid ini berupa baja, kristal dan kaca sehingga memiliki tampilan yang modern dan berkilau. Kilauan yang memukau dari bangunan masjid maka masjid ini dinamakan Masjid Kristal.

masjid kristal2

Selain penuh dengan kaca dan kristal pada bagian eksteriornya, Masjid kristal ini juga memiliki interior yang penuh dengan kaca pada bagian kubah dalamnya. Masjid yang memiliki kapasitas 1.500 jamaah, pembangunannya mulai pada 2006 hingga 2008. Pada Pebruari 2008, Masjid kristal diresmikan oleh Sultan Terengganu, Sultan Mizan Zainal Abidin dan mulai dibuka untuk umum.

Arsitektur

interior masjid kristal

Gaya arsitek Moor dan gaya Gothic melekat pada bangunan Masjid Kristal. Sentuhan arsitektur gaya China juga ada pada bangunan masjid ini. Jadi kombinasi beberapa gaya arsitektur membuat masjid tampak modern dan unik. Pada ruang utama masjid terdapat sebuah lampu gantung besar yang terbuat dari kristal menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

interior masjid kristal2

Masjid akan lebih menarik dan memukau ketika dimalam hari dengan lampu yang dapat merubah warna kubah menjadi warna yang bergantian mulai warna merah muda, hijau, biru, dan kuning. Baik siang maupun malam, masjid kristal tampak memukau dengan menimbulkan bayangan diatas permukaan air sungai yang ada disekelilingnya.

Fasilitas

taman tamadun

Desain masjid tidak hanya pada bangunannya saja, tetapi masjid didesain dengan beberapa fasilitas Informasi dan Teknologi yang diintegrasikan pada infrastrukturnya. Koneksi internet bisa diakses oleh jamaah dalam mengakses Al quran digital. Selain itu instalasi listrik juga ditata dengan baik dengan sumber listrik dari panel surya sehingga Masjid Kristal menjadi masjid ramah lingkungan dan berbasis IT. Dari fasilitas yang disediakan kepada jamaah maka Masjid Kristal menjadi masjid Cerdas.

taman tamadun2

Ada wisata yang ditawarkan diarea masjid kristal bagi pengunjung, yaitu naik perahu mengelilingi sekitar sungai. Untuk masuk kawasan wisata tidak ada biaya apapun, alias gratis. Replika masjid indah diseluruh dunia juga ada pada Taman Tamadun Islam.

Masjid Agung Kolombo

Masjid Agung Kolombo

Jejak arsitektur Indonesia berada di Sri Lanka merupakan takdir Allah SWT. Penjajahan Belanda kepada Indonesia dimasa lalu ada pelajaran yang dapat diambil, yaitu dibuangnya orang-orang Islam Indonesia ke Sri Lanka menjadikan Sri Lanka memiliki jejak budaya khas Indonesia dengan berdirinya Masjid Kolombo.

masjid agung kolombo

Sebelum penjajah Portugis datang ke Sri Lanka, muslim Arab sudah jauh hadir disana. Kemudian membangun sebuah masjid, yaitu masjid Kolombo. Setelah Portugi menjajah Sri Lanka Masjid Kolombo dihancurkan oleh Portugis pada pertempuran antara Raja Shinhala pada 1520 M. Empat tahun setelah dihancurkan, pada 1824 M muslim Arab membangun masjid Kolombo dengan ukuran lebih kecil dari sebelumnya.

Sri Lanka tidak hanya dijajah Portugi, namun juga Inggris. Pada penjajahan Inggris 1796-1948, Masjid Agung Kolombo tidak muat dengan jumlah jamaah yang semakin banyak. Putra dari Kesultanan Goa Sulawesi Selatan yang dibuang penjajah Belanda ke Sri Lanka menjadi arsitek pembangunan Masjid Agung Kolombo. Merancang masjid dengan cara otodidak dan membangunnya sendiri dengan dana yang dimilikinya bersama rekan muslim Moor.

gerbang masjid agung kolombo

Tahun 1826 adalah tahun bersejarah selesainya pembangunan Masjid Agung Kolombo hingga saat ini yang diarsiteki oleh Muhammad Balang Kaya. Dan adik bungsu Muhammad Balang Kaya nantinya yang menjadi Khalifah di Kolombo, yaitu Tuan Bagoos Krawan Balangkaya. Makamnyapun ada diarea Masjid Agung Kolombo hingga saat ini.

menara masjid agung kolombo

Ada yang sangat khas pada Masjid Agung Kolombo, yaitu sebuah meriam milik masjid. Sejak 1898 M meriam sengaja di letakkan di masjid sebagai penanda waktu saat berbuka dan imsak diwaktu Ramadhan, juga sebagai penanda 1 Syawal. A.A. Abdul Raheman, salah satu anggota dewan pengurus masjid Agung Kolombo yang telah menyumbangkan sebuah meriam tadi. Hingga saat ini meriam tetap terdengar dentumannya diwaktu Ramadhan dan 1 Syawal.

Selain itu Masjid Agung Kolombo memiliki sebuah Sekolah Islam yang bernam Al Madrasatul Hameeda. Pada 31 Agustus 1900 M / 1318 H Konsul Turki meletakkan batu pertama pembangunan sekolah Islam. dana pembangunan dari sekolah Islam berasal dari tokoh yang dermawan pada masyarakat muslim Kolombo yang bernama I.L.M.H. Noordeen, OLM Ahamadu Lebbe Marikar Alim, SL Naina Marikar, AL Abdul Careem, dan SL Mahmood, JP. Alumni dar sekolah Islam banyak yang menjadi orang penting di pemerintahan Sri Lanka, mulai dari jajaran kabinet maupun jabatan penting dalam pemerintahan lainnya.

Masjid Sidi Uqba

Masjid Sidi Uqba

Sejarah

Masjid Sidi Uqba

Masjid Sidi Uqba dibangun di area makam Uqba Bin Nafi di Biskra, Aljazair oleh pemerintah sebagai penghormatan atas jasa jasa beliau. Uqba Bin Nafi adalah pahlawan yang melawan pemberontak yang dipimpin Kusaila pada tahun 683 M. Pada kekuasaan Dinasti Zirid pada tahun 416 H / 1025 M, Masjid Sidi Uqba dibangun.Di Afrika Utara, masjid Sidi Uqba menjadi masjid yang tertua

Arsitektur

arsitektur masjid sidi uqba

Masjid tua dan bersejarah selalu memiliki arsitektur yang selalu dibanggakan. Kesederhanaan arsitektur bisa dilihat dari bahan yang digunakan pada bangunan masjid. Semen putih menjadi bahan utama dari bangunan masjid Sidi Uqba. Selain itu material yang digunakan material pada umumnya sebuah bangunan, tidak ada material yang mahal pada bangunan masjid Sid Uqba. Hiasanpun juga demikian, sangat sederhana seperti bangunan masjid Nabawi diawal pembangunannya.

interior masjid sidi uqba

Pada tiang masjid ditinggikan 10 cm agar shof jamaah sholat bisa mudah diluruskan. Batang kurma dengan ditutup semen putih menjadi kolom-kolom pada bangunan Masjid Sidi Uqba. Semen putih juga menjadi bahan hiasan yang ada pada masjid tersebut. Lengkungan lengkungan tanpa dekorasi juga disanggah dengan kolom kolom dari batang kurma yang dilapisi dengan semen putih.

Mihrab masjid agung Bagdad menjadi inspirasi pembangunan mihrab pada masjid Sidi Uqba. Nampak lengkungan besar dengan hiasan semen yang memiliki motif geometris warna merah dan hijau yang sederhana. Ada juga ukiran dengan pola tidak teratur kemudian ditutup dengan kubah yang memiliki alur. Papan kayu yang memilki ukiran kaligrafi dan motif bunga mawar menjadi pintu yang berada disebelah mihrab.

Ada dua kubah pada area masjid Sidi Uqba, kubah pertama terletak pada ruang utama sholat dan kubah kedua sebagai atap makam dari Uqba Bin Nafi. Pintu utama ada pada ketiga sisi masjid, kayu cedar sebagai bahan daun pintu yang memiliki ukiran yang indah pada setiap pintu utama masjid. Menara masjid berbentuk segi empat terletak pada sisi barat daya ruang utama masjid Sidi Uqba.Menara yang berbentuk balok yang menjulah adalah khas gaya Maroko

Makam Uqba bin Nafi

makam uqba bin nafi

ruang segi empat dengan beratap kubah kecil berada disisi barat daya masjid Sidi Uqba. Makam menjadi indah dengan tatanan arsitektur gaya perpustakaan Pangeran Zirid pada Masjid Agung Kairouan. Karena banyak peziarah dari dalam negeri Alzajair dan manca negara maka kota tersebut menjadi kota ziarah.

Masjid Indonesia Ada di Maroko

Masjid Indonesia Ada di Maroko

Negara Maroko berada di belahan benua Afrika Utara. Islam adalah agama resmi negara Maroko dengan bahasa resmi bahasa Arab. Dengan penduduknya muslim, maka pasti banyak bangunan masjid disana, salah satunya masjid yang bernama Masjid Indonesia. Penamaan Indonesia pada sebuah masjid pasti ada sejarahnya yang patut kita ketahui sebagai anak bangsa Indonesia.

Sejarah

masjid Indonesia

Buah dari dukungan Indonesia atas kemerdekaan Maroko dari penjajahan Perancis, maka Raja Muhammad V memberi penghargaan kepada Indonesia ketika lawatan Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno di Maroko pada 2 Mei 1960 dengan memberi nama salah satu jalan di Casablanca dengan jalan Jakarta, begitupun sebaliknya. Di Jakarta juga ada nama salah satu jalan dengan nama jalan Casablanca.

gerbang masjid

Di kota Rabat Maroko juga ada nama jalan Sukarno yang diresmikan langsung oleh Presiden Sukarno. Dan Raja Muhammad V memberi hadiah kepada Indonesia dengan membebaskan visa bagi semua penduduk Indonesia yang mau berkunjung ke Maroko, hingga saat inipun hadiah tersebut masih bisa dinikmati oleh semua orang indonesia yang mau berkunjung ke Maroko.

jalan sukarno

Penamaan masjid Indonesia ini juga tidak lepas dari penghargaan negara Maroko untuk Indonesia. Masjid yang terletak di kota Kenitra. Di atas pintu utama masjid ada papan nama bertuliskan Masjid Indonesia dengan huruf arab. Masjid ini masih tampak megah dengan keindahan arsitekturnya yang khas dan masjid masih berfungsi dengan baik sebagaimana layaknya sebuah masjid.

Arsitektur

menara masjid

Masjid Indonesia memiliki arsitektur yang berbeda dengan arsitektur masjid di Maroko pada umumnya. Beberapa arsitek dari Indonesia ikut dalam pembangunan masjid Indonesia, sehingga gaya arsitektur masjid memiliki khas yang berbeda dengan gaya arsitektur Maroko pada umumnya. Terlihat pada bangunan menaranya, jika di Maroko menara biasanya berbentuk balok yang menjualang keatas, tetapi masjid Indonesia memilki menara dengan bentuk persegi yang semakin mengecil keatas.

atap limas

Atap masjid Indonesia juga memiliki gaya arsitektur yang khas yang berbeda dengan gaya arsitektur masjid di Maroko lainnya. Beberapa atap limas yang berpadu menjadi satu hanya ditemui di bangunan masjid Indonesia. Jadi, gaya arsitektur tadi yang membuktikan bahwa masjid Indonesia dibangun dengan melibatkan arsitek dari Indonesia. Karena penduduk muda Maroko sekarang juga tidak mengetahui sejarah masjid Indonesia, yang mereka ketahui dari masjid Indonesia adalah Masjid Maolay Hasan. Maolay Hasan sendiri adalah nama putra Kerajaan Maroko.

Masjid Hassan II di Maroko

Masjid Hassan II di Maroko

Sebuah peradaban maju salah satunya bisa dilihat dari sebuah bangunan pada kota tersebut. Namun Bangunan yang megah dan indah bukanlah menjadi kriteria bahwa manusianya juga memilki peradaban yang maju. Sebagaimana kaum terdahulu yang memiliki peradaban maju dengan bangunan yang megah , namun manusianya banyak yang kufur terhadap Allah SWT, maka Allah SWT meng adzab mereka.

Masjid Hassan II

Di Maroko ada sebuah bangunan sangat megah dan mewah bak istana. Bangunan tersebut adalah sebuah masjid milik penduduk Maroko. Masjid terbesar ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini memilki bangunan dengan arsitektur yang membuat terpesona orang yang melihatnya. Masjid ini diberi nama Masjid Hassan II karena hadiah dari seorang Raja yang bernama Hassan II. Ruangan dalam masjid mampu menampung sejumlah 25.000 jamaah, sedangkan di pelataran masjid mampu menampung 80.000 jamaah.

Sejarah

Masjid Hassan II 2

Kota Casablanca, Maroko menjadi letak keberadaan Masjid Hassan II. Masjid yang didirikan sejak tahun 1980 ini di arsiteki oleh Michel Pinseau dari Perancis dan pembangunan dilakukan oleh Bouygues. Masjid Hassan II seakan akan berada diatas air, karena bangunan didirikan diatas dataran yang menjorok kearah samudra Atlantik. Sehingga Masjid Hassan II juga menjadi masjid terapung terbesar di dunia. Masjid megah ini akhirnya menjadi ikon kota Casablanca.

Pembangunan Masjid Hassan II menghabiskan dana sebesar 800 juta US dollar atau 8 triliun rupiah. Dengan total biaya pembangunan yang sangat mahal, maka Masjid Hassan II menjadi Masjid termahal di dunia.

Arsitektur

ukiran Masjid Hassan II

Gaya Moorish sangat kental sekali terlihat pada arsitektur bangunan masjid dengan nuansa bangunan megah Alhambra dan Mezquita di daratan Spanyol sebagai peninggalan kebudayaan pada masa kejayaan Islam disana. Bentuk tapal kuda menjadi ciri dari bangunan pintu masjid yang berada diluar maupun dalam dengan bentuk lengkungan. Ornamen dan hiasan pada pilar-pilar serta dinding masjid penuh dengan poa ukiran yang detail dan rumit.

interior Masjid Hassan II

Pada sebagian lantai masjid terbuat dari kaca yang tebal sehingga tembus kebawah terlihat dalamnya samudra Atlantik bak istana Nabi Sulaiman Alaihi sallam. Memiliki menara tertinggi didunia dengan ketinggian 210 meter, pada malam hari akan nampak sinar laser pada puncak menara yang mengarah ke kiblat yaitu ke arah kabah di kota Mekah.

tempat wudhu Masjid Hassan II

Karpet merah melapisi lantai pada ruangan utama masjid untuk sholat, untuk jamaah perempuan dan anak anak berada disebelah kanan pada ruangan utama dengan dibuatkan balkon dengan ukiran yang sangat indah. Tempat wudhu dimodel air mancur dan juga ada pemandian umum yang bergaya Turki.

gaya lengkung

Masjid ini menggunakan teknologi moder, seperti ada pengatur suhu pada lantainya, kemudian atap bisa terbuka dan tertutup dengan teknologi modern tersebut. Hiasan dan ornamen berasal dari bahan kayu cedar Atlas, batu pualam dari pegunungan Agadir dan batuan granit berasal dari Tafroute. Bahan lainnya didatangkan dari Murano, Venezia, Italia seperti pilar granit putih dan kandil-kandil kaca. 6 ribu seniman lebih bekerja membuat arsitektur Masjid Hassan II menjadi masjid spektakuler.

Fasilitas

Sebagai pusat kegiatan Islam, juga menyediakan fasilitas berupa perpustakaan, klinik, tempat olahraga dan berbagai fasilitas lainnya yang bisa dimanfaatkan para jamaah.