Kubah Masjid Vector

Kubah Masjid Vector

Di dalam dunia grafika atau desain grafis, terdapat beberapa aplikasi yang dapat kita gunakan untuk mengolah gambar digital. Setidaknya, terdapat dua macam tipe gambar yang dihasilkan melalui proses digital, yakni gambar berbasis vektor dan gambar berbasis bitmap. Kedua macam tipe gambar ini harus kita bedakan karena masing-masing memiliki manfaat yang berbeda, tergantung bagaimana cara kita menggunakannya. Lalu tahukah Anda apa gambar vector itu? Bagaimana gambar vector dapat kita gunakan untuk mendesain kubah masjid?

kubah-masjid-indah

Kita dapat mendesain kubah masjid menggunakan gambar vector karena memiliki banyak keuntungan. Gambar vector merupakan gambar yang tidak bergantung resolusi. Gambar vektor ialah gambar yang tersimpan sebagai persamaan matematik atau biasa disebut algoritma yang menunjukkan seperti garis, kurva, serta bentuk-bentuk lain yang sangat cocok digunakan untuk mendesain kubah masjid. Karena gambar vektor merupakan hasil dari kurva, garis, serta bidang maka setiap unsur gambar vector memiliki stroke serta fill sehingga kita  dapat mengedit kubah masjid yang kita buat sesuai dengan kreasi kita. Gambar vector ini sangat mudah untuk diperkecil maupun diperbesar, namun tanpa menurunkan kualitas gambar kubah masjid tersebut. Gambar vector tidak bergantung resolusi, ketika kita melakukan pengecilan atau pembesaran, maka gambar kubah masjid akan tetap memiliki kualitas yang sama. Selain itu, memiliki ukuran file yang lebih kecil, dapat diperkecil atau diperbesar bentuknya tanpa harus merubah ukuran file kubah masjid tersebut. Untuk membuat kubah masjid vector, kita dapat menggunakan software, seperti Corel Draw, Adobe Illustrator, serta Macromedia Freehand.

Dalam pembuatan desain kubah masjid vector, sangat cocok apabila kita menggunakan software corel draw, karena terdapat kelebihan jika kita mendesain kubah masjid dengan gambar vector, diantaraya :

  1. Gambar kubah masjid akan fleksibel, yaitu gambar kubah masjid akan memiliki resolusi independen karena dapat menjadi output berkualitas paling tinggi dalam skala apapun.
  2. Ukuran gambar kubah masjid vektor dapat dikurangi dan ditingkatkan untuk setiap baris dan derajat, namun kubah masjid vector ini akan tetap tajam, baik di layar maupun ketika dicetak.
  3. Kubah masjid vector dapat Anda cetak pada resolusi tertingi dari printer Anda.
  4. Mengubah atribut dari objek masjid vector tersebut tidak akan berpengaruh terhadap obyek itu sendiri.
  5. Menggambar dan menyunting bentuk kubah masjid vector akan relatif lebih menyenangkan serta mudah.
  6. Kubah masjid vector sangat cocok menggunakan gambar vector dengan warna yang solid.

Untuk menggambar kubah masjid, pada umumnya kubah masjd sangat identik dengan bentuk hati terbalik. Lalu bagaimana langkah membuat kubah masjid vector?

1.    Buatlah sebuah kotak, ubah kotak tersebut menjadi sebuah curve untuk mempermudah proses pengeditan dengan cara klik Menu, Arrange, kemudian Convert to Curves, bisa juga menggunakan Crtl+Q. Kemudian pada toolbar pilihlah Shape Tools, lalu seleksi node pada bagian kiri atas dari persegi tadi kemudian Delete untuk menghapus node.

2.    Persegi tersebut telah berubah menjadi segitiga siku-siku. Masih menggunakan Shape Tools, kemudian klik pada sisi terpanjang dari segitiga tersebut. Perhatikan Property Bar yang akan menampilkan pilihan untuk memodifikasi garis yang tadi Anda klik. Karena kita akan membuat lengkungan maka pilih yang gambar melengkung atau Convert Line to Curve.

3.    Selanjutnya, ubah garis tersebut menjadi sebuah lengkungan.  Masih menggunakan shape tools, lalu kita seleksi node atap segitiga. Kemudian akan muncul 2 buah garis biru untuk mengatur kelengkungan tersebut.  Tarik garis biru hingga mendekati garis tegak lurus untuk menghasilkan lengkungan kedalam. Setelah cukup, kita lanjut untuk menyeleksi node ujung kiri dari segitiga tersebut. Pada node ini, tarik keluarlah garis bantunya hingga menghasilkan cembung atau lengkung keluar.

4.    Karena terlalu lebar, maka kita seleksi lagi node sudut kiri tersebut, kemudian kita drag kearah kanan sambil menahan Crtl agar tetap lurus atau tidak bergeser supaya kubah yang dibuat tidak terlalu lebar.

5.    Kemudian kita akan menduplikasi objek menggunakan teknik mirror. Gambar yang telah kita buat masih setengah kubah. Sekarang saatnya membuat kubah masjid tadi menjadi kubah utuh dengan cara klik gambar setengah kubah tadi menggunakan pick tool. Lalu kita arah kan pointer menuju sisi kiri tepat dititik pertanda aktif, apabila pointer mouse berubah menjadi bentuk 2 arah mata panah, kita tekan Crtl agar sejajar kemudian kita drag ke sebelah kanan untuk duplikasi secara mirror menggunakan garis tegak lurus sebagai sumbu. Setelah mendapat hasil duplikasi yang pas, lalu klik kanan untuk benar-benar menduplikasi setengah kubah tersebut. Selanjutnya kita seleksi kedua gambar tersebut menggunakan pick tool, kemudian pada property bar pilih lah weld.

Penggunaan gambar vector ini sangat cocok untuk mendesain kubah masjid, karena untuk tipe data vektor ini akan menghasilkan produk dengan bentuk relief yang lebih halus. Bagaimana? Apakah Anda tertarik mendesain kubah masjid vector tersebut? Selamat mencoba!

Kubah Masjid GRC

Kubah Masjid GRC

Dewasa ini dengan berkembang pesatnya kemajuan teknologi sangat berpengaruh dalam berkembang pesatnya kemajuan dalam berbagai bidang, seperti berkembang pesatnya dunia konstruksi. Hal tersebut sangat terlihat jelas dari berbagai keragaman inovasi dalam konstruksi bangunan. Ide-ide kreatif dan inovatif di dalam dunia konstruksi terjadi karena dipengaruhi oleh banyak faktor, dan faktor yang paling mendominasi adalah adanya suatu keinginan untuk mengolah material menjadi bahan bangunan yang lebih aman, mudah, murah, kuat, dan sehat. Salah satu contoh dari inovasi dunia konstruksi adalah dengan adanya bangunan yang saat ini ramai diperbincangkan yaitu mengenai Glassfibre Reinforced Cement.

kubah-masjid-grc

Glassfibre Reinforced Cement atau yang sering disingkat dengan GRC ini merupakan sebuah produk pracetak atau precast dari beton yang dimixed dengan serat-serat fiberglass alkali resistance dan bahan penguat tambahan lainnya. Produk GRC menawarkan berbagai macam variasi untuk segala aplikasi bangunan, misalnya dalam pembuatan kubah masjid. Produk GRC memiliki keuntungan diantaranya lebih ringan dibandingkan produk beton pracetak pada umumnya, dapat dibuat lebih tipis sebagai panel GRS atau papan GRC (GRC board). Disamping itu, produk GRC lebih tahan lama dalam berbagai cuaca, baik panas, hujan, bahkan diiklim salju saja ketahanan GRC dapat diandalkan, tahan terhadap pengikisan, perubahan suhu, dan tahan terhadap serangga yang menjadikan produk GRC ini lebih istimewa dalam pembuatan kubah masjid karena memiliki kelebihan tersendiri yang relatif  tidak dimiliki produk beton cor lainnya.

GRC memang sudah terbukti memiliki kemampuan yang sangat istimewa, dan hal ini lah yang menjadikan banyaknya kubah masjid yang terbuat dari produk GRC karena sifatnya yang lebih fleksibel dan efisien. Apabila kita membuat kubah masjid produk GRC ini, maka banyak sekali keunggulan dan karakteristik tertentu yang akan dihasilkan melalui proses GRC tersebut, diantaranya :

  1. Kubah masjid GRC mudah untuk diaplikasikan dan mampu membentuk detail yang rumit sehingga mempermudah para arsitek dan perancang untuk berkreasi membuat kubah masjid GRC dengan bahan ini.
  2. Kubah masjid GRC ini memliki bobot yang ringan, sehingga dapat mengurangi biaya untuk pondasi dan struktur.
  3. Kubah masjid GRC berbentuk tipis, dalam pemasangannya pun mudah sehingga dapat mengurangi untuk  biaya pemasangan dan pengangkutan.
  4. Kubah masjid GRC tidak hanya tahan terhadap cuaca, tetapi juga tahan api serta tahan korosi, anti rayap, tidak berjamur, dan tahan abrasi.
  5. Produk GRC memiliki kepekatan yang tinggi, untuk meminimalisir adanya kemungkinan adanya tingkat porositinya atau berpori-pori
  6. Kubah masjid GRC tidak akan terpengaruh terhadap sinar Ultra Violet.
  7. Kubah masjid GRC tidak mudah retak karena memiliki keuletan yang tinggi.
  8. Kubah masjid produk GRC ini tidak mengandung asbestos sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan.
  9. Biaya perawatan kubah masjid GRC tidak terlalu tinggi.
  10. Kubah masjid produk GRC juga mudah dicat.

Sistem pemasangan kubah masjid GRC ini sangat mudah, karena kemudahan dalam pemasangan merupakan hal yang penting dari produk GRC untuk menarik kosumen. Pada umumnya kemudahan tersebut biasa dilakukan dengan terlebih dahulu memasang rangka besi sebagai penahan beban. Setelah itu, barulah panel-panel GRC yang telah dilengkapi oleh fitting-fitting kemudian dipasangkan pada rangka-rangka besi tersebut menggunakan teknik penyambungan antar-panel dengan menggunakan flexible joint sealant. Dalam pembuatan kubah masjid GRC, kita gunakan GRC yang memilik ketebalan 10 mm. Itulah beberapa manfaat dan keunggulan kubah masjid produk GRC yang memiliki keistimewaan dibanding dengan produk beton cor lainnya.

Kubah Masjid Raya Bandung

Kubah Masjid Raya Bandung

Bandung adalah ibu kota provinsi Jawa Barat dan merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat. Kota Bandung adalah kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarata dan Surabaya menurut jumlah penduduknya. Bandung terletak 140 km sebelah tenggara Jakarta. Di kota kembang ini telah tercatat berbagai sejarah penting, di antaranya sebagai lokasi ajang pertempuran di masa kemerdekaan, tempat berdirinya sebuah perguruan tinggi teknik pertama di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung, dan pernah menjadi tempat berlangsungnya Konferensi Asia-Afrika 1955 yaitu suatu konfrensi yang menyuarakan terhadap semangat anti kolonialisme. Dahulu, Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru dalam pidatonya juga menyebutkan bahwa Bandung merupakan ibu kotanya Asia-Afrika.

masjid-raya-bandung

Bandung juga dijuluki sebagai Kota kembang, karena dahulunya kota Bandung ini dinilai sangat cantik karena banyak bunga-bunga serta pohon-pohon yang tumbuh. Dan karena keindahannya dahulu, Bandung juga disebut sebagai Parijs van Java. Bandung sangat dikenal sebagai kota belanja, dengan adanya berbagai macam factory outlet dan mall yang banyak tersebar dan  juga menjadi kota wisata kuliner yang semakin menambah kepopuleran kota Bandung yang merupakan kota tujuan utama untuk pendidikan dan pariwisata. Namun tahukah Anda selain menjadi kota terkenal di Indonesia karena memiliki keramain dan kemegahan tersebut, Bandung juga memiliki masjid raya besar berkubah indah? Lalu bagaimana pesona masjid raya Bandung yang memiliki kubah masjid dan telah mengalami beberapa kali dalah tahap renovasi tersebut?

Masjid Raya Bandung ini dahulu bernama Masjid Agung Bandung. Tidak hanya namanya saja yang berubah, bentuk masjid ini pun juga mengalami beberapa kali perubahan. Semula rancangan masjid raya ini kental akan ciri khas bangunan Sunda. Setelah itu, masjid tersebut bersolek berwajahkan Arab. Masjid raya tersebut dibangun sekitar 2 abad silam dan pada abad ke-19 hingga saat ini telah terjadi delapan perombakan, serta lima kali pada abad berikutnya. Masjid Raya Bandung direnovasi terakhir kali pada tahun 2001 dan kemudian diresmikan tanggal 4 Juni 2003. Perubahan besar-besaran yang dilakukan pada Masjid Raya Bandung ini dirancang oleh Presiden RI pertama, Soekarno. Perubahan total yang dialami Masjid Raya Bandung tersebut diantaranya kubah masjid yang sebelumnya berbentuk “nyungcung” diubah menjadi kubah masjid persegi empat yang bergaya timur tengah seperti bentuk bawang. Namun, kubah masjid berbentuk bawang hasil rancangan Presiden Sukarno tersebut hanya mampu bertahan sekitar 15 tahun. Kubah masjid berbentuk bawang itu rusak karena terpaan angin kencang, kemudian diperbaiki pada tahun 1967. Kubah bawang tersebut akhirnya diganti dengan kubah masjid baru tahun 1970.

Masjid Raya Bandung yang kini  berdiri kokoh merupakan hasil dari rancangan 4 orang perancang hebat dari Bandung, mereka adalah Ir. H. Keulman, Ir. H. Nu’man, Ir. H. Arie Atmadibrata, serta Prof. Dr. Slamet Wirasonjaya. Pada rancangan awal, Masjid Raya Bandung ini tetap mempertahankan sebagian bangunan lama, yaitu jembatan hubung antara masjid dengan alun-alun yang melintas di atas jalan alun-alun disebelah barat serta dinding berbentuk sisik ikan disisi depan masjid. Satu-satunya perubahan yang dilakukan pada bangunan lama adalah dengan dilakukannya perubahan bentuk atap masjid dari bentuk atap limas diganti dengan kubah besar setengah bola yang berdiameter 30 meter sekaligus kubah masjid tersebut menjadi kubah utama. Untuk mengurangi beban yang terlalu berat, kemudian kubah masjid raya Badung tersebut dibangun dengan konstruksi space frame, lalu ditutup dengan material metal yang sudah dipanaskan dalam suhu sangat tinggi. Selain terdapat satu kubah utama Masjid Raya Bandung, juga terdapat dua kubah yang berukuran lebih kecil. Dua kubah masjid tersebut masing masing memiliki diameter 25 meter, kubah-kubah kecil tersebut diletakkan diatas bangunan tambahan. Sama halnya seperti kubah masjid utama, dua kubah masjid tambahan ini juga didesain menggunakan konstruksi space frame, namun kedua kubah masjid kecil ini ditutup dengan material transparan yang bertujuan untuk memberi efek cahaya ke dalam masjid.

Renovasi lain yang tidak kalah menarik ialah dengan adanya rangka besi berbentuk kubah yang terletak pada puncak menara masjid. Keunikan lainnya lagi bahwa hampir setiap rangka besi kubah tersebut diberi rangkaian lampu-lampu, sehingga pada malam hari nyala terang lampu-lampu tersebut yang akan membentuk gubahan bentuk kubah yang dapat dengan mudah dikenali oleh masyarakat luas sebagai bangunan masjid yang indah nan megah, serta dengan adanya kubah besar di tengah-tengah bangunan utama dan dilengkapi dengan 2 buah kubah masjid kecil di sisi kanan dan kirinya menjadikan Masjid Raya Bandung ini lebih dikenal masyarakat luas. Masjid Raya Bandung juga memiliki dua buah menara yang menjulang tinggi hingga 81 meter yang selalu dibuka untuk umum pada hari Sabtu dan Minggu. Luas bangunan ini mencapai hingga 8.575 meter persegi dan tanahnya seluas sekitar 23.448 meter persegi. Masjid raya yang berlokasi di dekat Jalan Asia Afrika tersebut dapat menampung hingga 13.000 jamaah. Bagaimana? Apakah Anda tertarik mengunjungai Masjid Raya Bandung yang megah serta berkubah besar tersebut?

Kubah Masjid Modern

Kubah Masjid Modern

Dahulu sebelum dibangun masjid-masjid megah yang memiliki menara dan kubah, pada awalnya masjid tidak memiliki apa-apa. Pada awalnya masjid hanyalah bangunan di satu tanah lapang yang dibatasi oleh tembok di kiri kanan, tidak bermenara, tidak memiliki atap, bahkan tidak berkubah. Masjidnya pun sederhana, belum ada jendela, tidak ada mihrab, belum terdapat ornament dan alas, serta belum terdapat kubah masjid. Jika ingin melakukan azan untuk panggilan solat, orang tidak menuju ke menara dekat masjid, namun orang tersebut akan menuju tampat yang paling tinggi di dekat masjid.

Dewasa ini banyak masjid yang memiliki kubah masjid yang sangat modern, karena kubah masjid yang bergaya modern ini akan menambah pesona keindahan masjid tersebut. Berbagai macam bentuk kubah masjid kini telah banyak digunakan, seperti kubah masjid modern berbentuk sepak bola, bulat sempurna, bentuk bulat dengan ditutupi dengan polesan atap runcing, bahkan ada yang menyerupai bentuk bawang. Kubah masjid modern sendiri memiliki kerangka atau struktur kubah yang terbuat dari berbagai macam bahan material dan memiliki desain yang lebih modern.

Kubah masjid modern merupakan sebuah produk terbaru untuk jenis-jenis kubah masjid maupun musholla, dan untuk bangunan serupa. Kubah masjid yang memiliki berbagai macam bentuk baik yang sudah modern atau yang masih berbentuk lama, bisa juga diaplikasikan menggunakan kubah beton maupun kubah stainless yang telah ada. Hal semacam ini akan memudahkan kita untuk mengaplikasikan ke dalam bangunan kubah masjid yang telah ada.  Banyak kubah masjid modern saat ini yang telah dirancang khusus dengan desain yang modern serta dibuat menggunakan bahan-bahan yang bervariasi, diantaranya :

1.  Stainless Steel (Standart)

Kubah masjid modern yang memiliki bahan dasar stainless stell memiliki ketebalan sekitar 0.4mm – 0.5 mm. Bahan untuk kubah ini anti karat serta berdaya tahan sangat tinggi. Disamping itu bahan ini hanya memiliki satu kombinasi warna, warna tersebut tidak bisa di cat, yaitu berwarna mengkilap atau warna asli.

kubah-Stainless-Steel

2.     Bahan Galvalum

Bahan galvalum ini digunakan untuk sistem pengecatan sintesis atau powder coating. Kubah masjid yang terbuat dari bahan ini menggunakan bahan dasar dari plat galvalum yang memiliki ketebalan 0.4mm – 0.5mm. Bahan galvalum ini juga anti terhadap karat, memiliki kualitas yang hampir sama dengan kualitas stainless stell. Namun, bahan galvalum ini bisa Anda cat untuk membuat warna dan corak sesuai keinginan. Kubah masjid modern dari bahan galvalum dapat bertahan dengan baik selama lebih dari 10 tahun jika kita melakukan pengecatan dengan baik. Bahan ini juga mudah untuk dicat ulang jika suatu saat menginginkan warna dan corak yang berbeda.

kubah-Galvalum

3.     Baja Ringan atau Baja Low Carbon

Kubah masjid modern yang menggunakan baja ringan atau baja low carbon ini menggunakan proses khusus dalam pengecatan, yaitu dengan menggunakan sistem enamelling. Kubah masjid modern ini akan menggunakan bahan plat baja berketebalan 0.8mm – 1.0 mm. Bahan baja ringan ini akan mudah berkarat, namun dengan pengecatan sistem enamel, sistem ini akan membuat bahan tersebut sudah terlindungi dari karat. Cat enamel ini memiliki daya tahan lebih dari 30 tahun (spesifikasi) dengan catatan tidak boleh ada cacat fisik dari cat enamel tersebut, baik saat melakukan proses pengecatan maupun pada saat mengaplikasinya di tempat. Jika terdapat cacat fisik, maka akan berdampak timbulnya celah yang akan mendukung terjadinya proses pengaratan pada bahan dasarnya, dan perlu diketahui bahwa cat enamel tersebut tidak bisa untuk dicat ulang.

Kubah Masjid Al Aqsa

Kubah Masjid Al Aqsa

Masjidil Aqsha atau Al Aqsa merupakan salah satu tempat suci bagi agama Islam. Al Aqsa menjadi bagian dari kompleks bangunan suci yang terdapat di Kota Lama Yerusalem atau Yerusalem bagian timur. Al Aqsa ialah kiblat pertama umat Islam sebelum dipindahkan ke Baitullah. Di tempat suci tersebut Nabi Muhammad SAW melakukan Isra’ dan dari sana pula beliau berangkat Mi’raj. Dalam hadits shahih juga disebutkan bahwa salah satu dari tiga masjid yang disarankan untuk diziarahi, yaitu Masjid Nabawi, Masjidil Haram, serta Masjid Al Aqsha.

masjid Al Aqsa
masjid Al Aqsa

Dewasa ini  banyak media di seluruh dunia yang mengatakan bahwa Masjid Al Aqsa sebenarnya merupakan Masjid Dome Of The Rock alias Masjid Kubah As Sakhra? Entah mulai kapan dan dari mana asalnya terdapat berita mengenai kabar bahwa Masjid Al Aqsa yang ramaikan dibicarakan serta dianggap bersejarah oleh kaum Islam tersebut merupakan masjid indah yang memiliki kubah emas yang berbentuk segienam ini. Fokus berita ini telah banyak dikembangkan melalui gambar-gambar indah yang beredar di dunia, melalui postcard-postcard, maupun lewat gambar-gambar indah yang terdapat pada kalender islami, serta lewat buku-buku turisme. Ini adalah Masjid As-Shakhra yang dimaksud dan telah sangat terkenal tersebut.

Masjid Qubbatus Shakhrah
Masjid Qubbatus Shakhrah

Masjid Qubbatus Shakhrah atau As-Shakhra adalah yang meiliki kubah masjid keemasan. Shakhrah sendiri berarti batu. Masjid As-Shakra dibangun oleh Khalifah di masa kekuasaan Bani Umayyah, yaitu Abdul Malik bin Marwan. Tujuannya yaitu untuk menjaga batu atau Shakhrah yang menjadi tempat Nabi Muhammad berangkat untuk melakukan Mi’raj ke langit bersama dengan Malaikat Jibril as. Batu tersebut berada di dalam haram (lingkaran) Al Aqsha, bukan masjid itu sendiri. Masjid tersebutlah yang sering diduga sebagai Masjidil Aqsha. Hingga pada akhirnya, banyak anak-anak muslim di seluruh dunia ini sering merasa bingung dengan adanya kedua masjid tersebut. Tidak jarang dari mereka yang memiliki referensi yang salah terhadap Masjid Al Aqsa yang sebenarnya. Banyak orang yang mengira bahwa Masjid Al Aqsa yang sesungguhnya merupakan masjid yang memiliki kubah masjid emas, yang tepat berdiri disamping tembok ratapan umat Yahudi. Tembok ratapan umat Yahudi tersebut sebenarnya adalah Tembok Buraq. Tembok Buraq merupakan tempat Rasulullah mengikatkan Buraq, yaitu kendaraan yang beliau gunakan ketika melaksanakan Isra’ Mi’raj. Saat ini, tembok tersebut dikuasai Israel serta dijadikan sebagai Tembok Ratapan.

al-aqsa

Masjid Al Aqsha merupakan masjid kedua di muka bumi yang memiliki kubah masjid hijau yang dibangun oleh Nabi Adam setelah beliau membangun Baitul Haram. Bangunan tersebut roboh seiring berjalannya waktu. Lalu dibangun kembali oleh Nabi Dawud, kemudian disempurnakan oleh Nabi Sulaiman. Masjid Al Aqsha adalah bangunan yang terus-menerus ingin dirobohkan oleh kaum Yahudi, untuk membangun di atasnya sebagaimana yang mereka dongengkan sebagai Haikal Sulaiman. Salah satunya denga cara menyebar pengetahuan dan berita keliru kepada masyarakat dunia bahwa yang dimaksud dengan Masjidil Aqsha adalah Masjid Qubbah Shakhrah atau masjid yang memiliki kubah masjid kuning yang berada di sebelahnya. Walaupun masjid tersebut masih di dalam kompleks pagar (Harom) Masjidil Aqsha, tapi sesungguhnya bukan itu masjidnya. Di saat yang bersamaan, ternyata Yahudi diam-diam menggali Masjidil Aqsha yang sesungguhnya. Sebelum kesalahan berkembang luas pada umat islam dan pada akhirnya tiada yang menyadari bahkan tidak ada yang mengetahui bahwa Masjid Al Aqsa yang sebenarnya telah dihancurkan, ada baiknya kita sebagai generasi umat islam untuk tetap selalu berhati-hati dan mengabarkan kebenaran yang ada kepada seluruh ummat islam. Setidaknya, generasi muda kita tahu dan tidak ragu lagi untuk menunjukkan yang mana masjid Al Aqsa yang asli. Yang benar harus disebarluaskan, dan yang salah haruslah diperbaiki demi kebaikan bersama.

Kubah Masjid Terindah di Dunia

Kubah Masjid Terindah di Dunia

Masjid merupakan rumah tempat ibadah umat Islam. Dewasa ini banyak masjid-masjid memiliki kubah yang sangat indah. Kubah adalah salah satu unsur arsitektur yang selalu digunakan dalam pembangunan masjid. Kubah dapat berbentuk separuh bola, kerucut yang meiliki permukaan melengkung keluar. Ada juga bentuk kubah piring, yang memiliki puncak yang rendah dan meiliki dasar yang besar, serta kubah bawang, karena mirip dengan bentuk bawang. Pada umumnya kubah masjid diletakkan di tempat tertinggi di atas bangunan yang berfungsi sebagai atap. Kubah masjid diletakkan di atas rangka bangunan petak dengan menggunakan singgah kubah atau pendentive.

Dengan adanya kubah-kubah masjid yang dibangun indah sebagai atap masjid, saat ini banyak masjid di seluruh dunia yang memiliki kubah-kubah masjid terindah yang perlu kita ketahui dan mungkin kita berkesempatan untuk mengunjunginya. Berikut adalah beberpa masjid yang memiliki kubah masjid yang sangat indah :

  1. Masjid Saint Petersburg
    Masjid St Petersburg yang terletak di Moskow, Rusia merupakan masjid terbesar di Eropa.  Masjid yang memiliki kubah masjid yang besar itu terinspirasi dari bangunan maosolium Gur Emir di Samarkand yang dibangun pada abad ke-15. Kubah masjid terbuat dengan rancang bangun sarang lebah madu. Konstruksi sarang lebah madu di kubah masjid ini dapat dengan mudah dilihat pada ornamen dibagian dalam kubah masjid tersebut yang memiliki rangkaian bentuk hexagonal berukir dan dalam baluran yang didominasi warna biru yang menghiasi bagian dalam kubah masjid Saint Petersburg ini. Kubah masjid yang didominasi rwarna biru nan indah dapat terlihat dengan sempurna dari jembatan Trinity.
    Masjid-Saint-Petersburg
  2. Masjid Jame’ Asr
    Masjid Jame’ Asr atau yang sering disebut Masjid Bandar seri Begawan ini terletak di Brunei ini mempunyai 29 kubah masjid. Kubah-kubah tersebut terbuat dari emas murni 24 karat.
    Masjid-Jame’-Asr
  3. Masjid Suneri
    Masjid yang terletak di Lahore, Pakistan ini memiliki 3 kubah emas, yaitu satu kubah utama, 2 kubah lainnya berada di sisi kanan dan sisi kiri.
    Masjid-Suneri
  4. Masjid Sultan Ahmet Camii
    Masjid ini dibangun oleh Sultan Ahmet I pada awal tahun 1600-an di Istanbul Turki ini sangat indah yang dikelilingi 6 menara, dan terkenal dengan sebutan blue mosque. Masjid ini berdiri dengan megahnya karena sebuah kubah masjid yang besar memiliki diameter 23 meter, tinggi 43 meter,serta dilengkapi dengan 260 jendela kaca yang dapat memantulkan cahaya.
    Masjid-Sultan-Ahmet-Camii
  5. Masjid Sheikh Zayed atau Grand Mosque
    Masjid Sheikh Zayed atau yang lebih dikenal dengan Grand Mosque adalah masjid yang terleyak di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.Empat. Terdapat menara setinggi 115 meter dan ada sekitar 82 kubah masjid menutupi bangunan masjid. Kubah-kubah masjid tersebut ditopang oleh tiang-tiang besar yang berhias marmer warna-warni yang dapat membuat kita terkagum-kagum.
    Masjid-Sheikh-Zayed
  6. Masjid Dian Al-Mahri, Depok, Indonesia
    Masjid Dian Al-Mahri yang berada di depok, Indonesia ini ramai dibicarakan karena kubah masjid emas tersebut yang berkilau, oleh sebab itu masjid ini terkenal dengan nama Masjid Kubah Emas. Terdapat 5 kubah masjid, yaitu 1 kubah utama yang besar dan 4 kubah masjid kecil yang mengelilingi kubah utama. Kelima kubah tersebut dilapisi oleh emas 24 karat dan setebal 2 hingga 3 milimeter. Selain itu pada bagian imam, dapat kita lihat ada hiasan relief yang juga terbuat dari emas 18 karat.
    masjid-dian-al-mahri
  7. Masjid Shah Jahan, Thatta, Pakistan
    Di tahun 1647, Raja Shah Jahan mendirikan sebuah masjid yang berkonstruksi bata merah. Menariknya, masjid ini memiliki 100 kubah masjid sehingga menjadi salah satu masjid yang memiliki kubah masjid terbanyak di dunia. Desain kubah tersebut membuat suara imam yang memimpin salat di bagian depan terdengar gemanya hingga ke seluruh bagian masjid ini. Dua kubah utama masjid ini, keseluruhan pilar dan dinding Masjid Shah ini banyak dihiasi dengan adanya mozaik motif bunga yang berwarna biru dan putih, serta adanya motif geometris.
    Masjid-Shah-Jahan
Kubah Masjid Terbesar di Dunia

Kubah Masjid Terbesar di Dunia

Sudahkah Anda berkunjung ke Tangerang? Tangerang  merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Banten, sebelah barat kota Jakarta. Tangerang adalah kota terbesar di Provinsi Banten dan merupakan ketiga terbesar di kawasan perkotaan Jabotabek setelah Jakarta. Tangerang mempunyai banyak tempat-tempat hiburan yang dapat Anda jadikan sebagai tujuan liburan. Diantaranya pusat perbelanjaan seperti Tangerang City Mall, Bale Kota Mall, serta beberapa tempat yang merupakan tempat wisata kuliner khas Tangerang yang terletak di Pasar Lama Tangerang. Wisata kuliner ini adalah makanan khas peranakan China-Tangerang seperti mie pasar lama, kecap benteng, laksa tangerang, serta emping jengkol. Namun, tahukah Anda selain mempunyai tempat-tempat hiburan yang terkenal, Kota Tangerang juga memiliki keistimewaan lainnya, yaitu dengan adanya kubah masjid yang terbesar di dunia ini menjadikan kota Tangerang semakin lebih terkenal.

kubah-terbesar-di-dunia

Tangerang memiliki sebuah masjid yang bernama Masjid Raya Al A’zhom. Masjid ini adalah masjid kebanggaan warga Kota Tangerang, karena memiliki desain yang unik, yaitu masjid raya tersebut memiliki lima kubah masjid besar yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, keunikan dan kemegahan masjid raya beserta kubahnya ini menjadikan masjid ini salah satu landmark di Kota Tangerang. Masjid raya ini dibangun di atas lahan seluas 2,25 hektare, memiliki luas bangunan 5.775 meter persegi, serta mempunyai lahan parkir 14.000 meter persegi yang menjadikan masjid raya yang bergaya arsitektur timur tengah ini adalah masjid terbesar yang berada di Tangerang serta memiliki kubah masjid terbesar di dunia. Masjid raya yang didominasi warna biru langit ini mampu menampung para jamaah islam hingga 15.000 orang.

Selain bangunannya yang besar dan megah, masjid raya ini juga memiliki kubah masjid yang unik. Asrofi H Yusuf sebagai Petugas Bagian Administrasi dan Perijinan Masjid Raya Al A’zhom ini menuturkan bahwa masjid yang memiliki kubah besar ini mempunyai keunikan tersendiri, karena tidak adanya tiang penyangga, dan struktur dari kubah masjid induk di tengah ini ditopang oleh 4 kubah anak yang berbentuk setengah lingkaran yang saling bergandengan di bawahnya, sehingga cukup kuat untuk menyangga kubah induk tersebut. Yusuf juga berkata bahwa kubah masjid raya ini terbentuk berupa tumpukan kubah-kubah setengah lingkaran  yang berwarna biru. Hingga saat ini belum ada negara manapun yang berani  mengatakan bahwa mereka mempunyai kubah masjid terbesar di dunia. Kubah masjid tanpa penyangga yang memiliki diameter 63 meter ini adalah kubah masjid yang terbesar di dunia, yang berupa 5 buah kubah masjid tersebut melambangkan mengenai 5 rukun islam serta perintah sholat 5 waktu.

Kubah Masjid Al A’zhom ini mempunyai kaligrafi yang bertuliskan ayat-ayat suci Al-Qu’an. Pada sisi di dalam 4 kubah anak tersebut tertulis kaligrafi nan indah dari ayat-ayat Al suci Quran, yaitu di antaranya pada sisi kubah dibagian barat bertuliskan Surat An Nur ayat 35, Surat Al Baqarah ayat 255, serta Surat Al Baqarah ayat 284-285. Sedangkan kubah di bagian selatan bertuliskan Surat At Taubah ayat 105, Surat An Nahl ayat 97, Surat Ali Imron ayat 112, Surat An Nisa ayat 32, dan Surat Al An’am ayat 132-133. Untuk kubah pada bagian timur bertuliskan Surat Al Bayinah ayat 5 dan Surat Ar Rum ayat 30-33. Kemudian untuk kubah bagian utara bertuliskan Surat Al Anbiya ayat 107, Surat Al Fath ayat 29, dan Surat Lukman ayat 17-18. Ayat-ayat suci Al-Qur’an tersebut disusun secara 3 baris, sementara pada baris keempat pada masing-masing kubah berisi dengan Asmaul Husna.

Kemudian, masjid yang memiliki kubah terbesar ini juga dilengkapi dengan adanya menara pada keempat sisinya, serta dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan ibadah maupun keperluan lainnya. Masjid Raya Al Azhom memiliki tempat sholat khusus untuk pria dan wanita yang masing-masing disertai tempat berwudhu, ruang pengkajian ruang mihrab, ruang persiapan, ruang perpustakaan, serta ruang kantor dan peralatan. Subhanallah sungguh menarik bukan? Semoga kita mendapat kesempatan dari Allah untuk mengunjungi masjid yang memiliki kubah terbesar di dunia tersebut Allahumma Aamiin.

Kubah Masjid Terbang

Kubah Masjid Terbang

Pada tahun 2003 silam, beredar berita yang sangat menggemparkan Indonesia tentang terbangnya sebuah kubah masjid yang berbobot ribuan kilogram di Ambon, tepatnya di desa Kailolo, Maluku Tengah. Jika Anda pernah menyaksikan sekilas rekaman video amatir tentang kubah masjid yang terbang di Ambon tersebut, memang cukup membuat kita heran dan tidak percaya. Sebab kubah masjid yang disebut-sebut berbobot ribuan kilogram tersebut, bisa terbang mengambang di udara layaknya gumpalan kapas tanpa bantuan alat apapun. Sebenarnya, peristiwa ini sudah lama terjadi, yaitu sekitar pada tahun 1993. Menurut rekaman video amatir yang disiarkan secara luas oleh salah satu stasiun tv di Indonesia ini, di dalam pemberitaan disebutkan bahwa Masjid Nahdhatul Saha itu sedang diadakan renovasi, dan keajaiban terjadi ketika akan menaikkan kubah. Tidak disebutkan penjelasan apa pun mengenai apa yang sebenarnya telah terjadi. Yang jelas, fenomena ini memperlihatkan pemandangan yang sungguh di luar biasa. Kubah masjid tersebut terbang di angkasa diiringi kalimat suci tauhid Laa ilaaha illallah oleh warga yang berada disekitar Masjid Nahdatul Saha tersebut. Dengan adanya fenomena tersebut, muncul lah berbagai kontroversi perdebatan dari berbagai kalangan. Ada yang mengatakan itu adalah tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Allah. Sebagian lainnya mengatakan bahwa itu perbuatan jin islam. Dan yang lainnya lagi menyebutkan itu hanyalah rekayasa belaka. Jika kita mengamati dengan seksama video yang beredar luas tersebut, sebenarnya ada kawat putih yang tersamar oleh awan, sehingga kawat tersebut tidak terlihat dalam pandangan mata kita.

kubah-masjid-terbang

Berbagai kalangan yang mengatakan bahwa terbangnya kubah masjid tersebut merupakan fenomena rabbani, yaitu Allah SWT ingin menunjukkan salah satu tanda-tanda kebesaran dan kekuasaanNya, dan itu bisa saja terjadi di zaman ini. Mereka menjelaskan bukankah ayaturrahman juga terjadi ketika ada jihad di Afghanistan, disaat mereka berperang melawan rezim oleh komunis Soviyet? Dan tahukah Anda bahwa masjid-masjid di Aceh tetap berdiri tegak ketika semua bangunan roboh dan hancur diterjang dahsyatnya gelombang Tsunami? Hal serupa juga terjadi di Kobe, Jepang ketika diguncang gempa hebat serta pengeboman pada tahun 1995, dan masjid Kobe tersebut masih tetap berdiri tegak sampai saat ini. Tidak ada yang tau dan tidak ada yang salah jika seandainya  Allah ingin menunjukkan salah satu tanda kebesaranNya kepada dunia. Hal tersebut memang sangat mungkinkan.

Ada yang menyebutkan bahwa fenomena kubah masjid yang terbang tersebut adalah perbuatan jin. Dalam kasus ini, apakah jin itu muslim atau tidak, bukan suatu masalah. Walaupun beragama Islam, tidak lantas ada jaminan jika jin selalu berbuat shalih. Bisa saja jin tersebut sengaja memperlihatkan hal ghaib kepada orang-orang awam. Sehingga akan muncul semacam kepercayaan tertentu untuk pengunjung masjid bahwa nantinya jin itu minta diberikan sesembahan, sesajen dll yang akan membuat umat Islam terjerumus dalam kesyirikan. Kita harus selalu berhati-hati agar tidak terlalu kagum kepada jin yang levelnya lebih rendah dari manusia.

Namun, banyak yang beranggapan kubah masjid yang terbang ini hanya rekayasa belaka, dibuat hanya sekedar iseng atau bahkan untuk membohongi umat islam. Seperti yang dikatakan oleh sebagian kalangan, itu hanya rekayasan video amatir. Menggunakan teknik dengan cara menghilangkan gambar kawat untuk tumpuan dan gantungan kubah tersebut. Dahulu, kasus pembohongan terhadap umat islam juga pernah terjadi. Dikabarkan entah datang dari mana kabar burungnya, bahwa orang yang pertama kali mendarat di bulan, Neil Armstrong, mendengar suara adzan ketika menginjakkan kaki di bulan. Kabarnya, Neil sadar dan masuk Islam. Dan ramailah para pendakwah menyebutkan bahwa di bulan ada adzan, hidayah Allah SWT diturunkan kepada seorang astronot Amerika yang kemudian masuk Islam karena mendengar suara adzan di bulan. Kemudian berkembang kabar baru, kabar tersebut ternyata hanya bohong belaka. Diberitakan bahwa Neil Armstrong menampik jika ia pernah mendengar adzan di bulan, dia tetap memeluk agama lamanya, dan tidak pernah masuk islam.

Fenomena kubah masjid yang terbang di Ambon ini memang tidak menutup kemungkinan mengalami kasus serupa. Kita tidak boleh terburu-buru beranggapan bahwa ini merupakan mukjizat atau tanda kekuasaan Allah. Meski kita bukan orang pengingkar adanya mukjizat dari Allah SWT. Kita harus lebih cermat dan cerdas dalam menganalisis kejadian semacam ini. Masih banyak tanda-tanda kebesaran Allah SWT yang terjadi disekitar kita yang patut kita sadari. Maha Besar Allah!

Kubah Masjid Nabawi

Kubah Masjid Nabawi

Jika kita mendegar tentang kota Madinah, lalu apa yang Ada di dalam pikiran Anda? Ya, Madinah merupakan kota utama yang terletak di Arab Saudi. Madinah adalah kota yang sangat ramai dikunjungi oleh para peziarah kaum muslimin. Madinah sendiri memiliki Masjid Nabawi yang memiliki pahala berlipat ganda dan keutamaan untuk para kaum muslimin. Al-Masjid Al-Nabawi ini merupakan masjid tersuci kedua dalam Islam dan  tempat peristirahatan terakhir Nabi Muhammad SAW. Masjid Nabawi ini dibangun oleh Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Masjid Nabawi ini diperbarui, diperluas dan dihiasi oleh fitur-fitur yang sangat indah. Bagian yang paling penting dari situs ini adalah kubah Masjid Nabawi yang berwarna hijau di atas tengah masjid, yaitu tempat makam Nabi Muhammad SAW berada. Kubah hijau ini dibangun pertama kali pada tahun 1817 oleh Sultan Qalawun, dan dicat hijau pada tahun 1839. Kubah Masjid Nabawi ini sangat terkenal sebagai Dome Nabi. Dan juga dapat menampung lebih dari dua juta orang pada waktu yang bersamaan.  Masjid Nabawi ini memiliki kubah yang berwarna hijau. Tahukah Anda bagaimana sejarah mengenai kubah hijau tersebut? Berikut ada sedikit pembahasan :

kubah-masjid-nabawi

Kubah hijau yang berada di atas makam Nabi Muhammad sallallahu’alaihi wa sallam ini dahulu tidak ada hingga abad ketujuh. Ustadz Ali Hafid hafizahullah pun berkata, “Belum pernah ada kubah di atas kamar suci (makam Nabi). Dahulu di atap masjid yang sejajar dengan kamar, terdapat kayu yang memanjang setengah ukuran orang untuk membedakan antara kamar dengan sisa atap masjid lainnya.  Kubah Masjid Nabawi ini pertama kali dibangun oleh Sultan Qalawun. Pada zaman dahulu, warna dari Kubah Masjid Nabawi berwarna kayu. Lalu berwarna putih, biru dan hijau. Dan warna hijau itulah yang berlanjut hingga sekarang. Beliau yang pertama kali membuat kubah hijau di atas makam tersebut dan dikerjakan pada tahun 678 H. Kubah masjid ini berbentuk empat persegi panjang dari sisi bawah, sedangkan untuk sisi atas berbentuk delapan persegi yang dilapisi dengan kayu. Kemudian didirikan di atas tiang-tiang yang mengelilingi kamar, dikuatkan dengan papan dari kayu, dan dikuatkan lagi dengan tembaga, selanjutnya ditaruh di atas kayu dengan kayu lain.

Kubah Masjid Nabawi ini mulai diperbarui pada zaman An-Nasir Hasan bin Muhammad Qalawun, kemudian papan kubah yang ada tembaganya mengalami keretakan. Selanjutnya diperbarui dan dikuatkan lagi pada masa Al-Asyraf Sya’ban bin Husain bin Muhammad  pada tahun 765 H. Namun terjadi kerusakan lagi, dan diperbaiki kembali pada zaman Sultan Qaytabai pada tahun 881 H. Pernah terjadi musibah ketika rumah dan kubah terbakar pada waktu kebakaran Masjid Nabawi di tahun 886 H. Kemudian pada zaman Sultan Qaytabai di tahun 887 H, kubahnya diperbarui dengan adanya pembuatan pondasi yang kuat di tanah Masjid Nabawi, dibangun dengan kayu hingga puncak ketinggian. Setelah kubah selesai, ternyata bagian atasnya belum kokoh benar. Ketika merasa tidak mungkin lagi dibongkar, Sultan Fayyabi memerintahkan agar bagian atasnya dihancurkan. Selanjutnya diulangi lagi pembangunannya lebih kuat dengan semen putih. Renovasi kubah masjid Nabawi ini selesai dengan kuat dan kokoh di tahun 892 H. Kemudian pada tahun 1253 H Sultan Abdul Hamid Al-Utsmani mengeluarkan perintah agar mengecat kubah dengan warna hijau. Sultan Abdul Hamid lah yang pertama kali mengecat kubah dengan warna hijau. Cat tersebut terus menerus diperbarui setiap kali dibutuhkan hingga saat ini. Oleh karena itu, kubah masjid Nabawi dinamakan kubah hijau setelah kubah ini dicat hijau. Dahulu sebelum dicat hijau, kubah Masjid Nabawi ini sangat terkenal dengan sebutan Kubah Putih, Fayha dan Kubah Biru.

Salah satu bagian dari Masjid Nabawi ini sangat terkenal dengan sebutan Raudlah atau taman surga. Doa-doa yang dipanjatkan dari Raudlah ini diyakini insya Allah akan dikabulkan oleh Allah SWT. Raudlah tersebut terletak di antara mimbar dengan makam (dahulu rumah) Nabi Muhammad saw. Maha Besar Allah. Semoga kita mendapat rezeki dan kesempatan oleh Allah untuk mengunjungi Masjid Nabawi ini dan ingin melihat langsung kubah tersebut, Allahumma Aamiin.