Arsitektur Cemerlang Masjid Megah di Dunia I

Arsitektur Cemerlang Masjid Megah di Dunia I

Bangunan yang megah dengan memiliki arsitektur yang indah merupakan salah satu ciri dari sebuah peradaban yang cemerlang dimasa lampau. Tetapi, sekarang dengan teknologi modern yang canggih, di negara manapun bisa membangun sebuah bangunan yang megah dan indah.

Salah satunya adalah bangunan tempat ibadah umat Islam, yaitu Masjid. Saat ini membangun sebuah masjid yang megah dengan arsitektur yang sangat indah bisa dilakukan dengan bantuan teknologi modern yang canggih. Bangunan masjid yang megah sekarang bukan lagi cerminan dari majunya peradaban sebuah bangsa atau negara tersebut. Karena fungsi utuh dari masjid sudah terpangkas oleh sebuah peraturan dalam sebuah negara tersebut. Jadi masjid hany sekedar menjadi tempat ibadah dan tujuan wisata religi. Berbeda ketika di jaman dahulu, masjid selain menjadi tempat ibadah, juga menjadi pusat pemerintahan demi kejayaan Islam.

Inspirasi bangunan Masjid dengan aritektur yang indah dan cemerlang saat ini bisa menjadi sarana bertafakkur, bahwa Islam menyukai keindahan dan melestarikan budaya dan seni yang baik. Masjid dengan arsitektur yang indah berikut bisa menjadi sebuah taddabur akan Maha Agungnya Allah SWT.

1.Masjid Agung Sheikh Zayed

Masjid Agung Sheikh Zayed

Masjid yang terletak di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, di bangun dengan bahan bangunan masjid seluruhnya dari batu pualam putih. Populer dengan sebutan Masjid seribu pilar, disebabkan memang ada 1000 pilar yang menjadi hiasan dari ekterior Masjid Agung Sheikh Zayed.

arsitektur Masjid Agung Sheikh Zayed

Masjid dengan luas 22.412 meter persegi, pembangunannya dilakukan selama sepuluh tahun. Sehingga terkenal memiliki arsitektur Islam yang fenomenal. Dominasi warna putih pada bagian dalam masjid tampak indah dengan ukiran warna emas. Ada 96 pilar dalam masjid dilapisi dengan mutiara dan emas. Desain kubah bergaya Maroko dan interior masjid dengan daya tampung jamaah 40.000 jamaah, nampak sangat mewah dengan gaya khas ornamen Maroko.

2.Masjid Sheikh Lotfollah

Masjid Sheikh Lotfollah

Masjid yang berada di kota Isfahan, Iran ini dibangun dengan bahan kombinasi batu piruz dan material keramik. Masjid dengan dominasi warna biru keunguan menjadi ciri khas Masjid Sheikh Lotfollah.

arsitektur Masjid Sheikh Lotfollah

Arsitektur masjid ini sangat rumit sehingga menjadi salah satu masjid di negara Iran yang memiliki arsitektur cemerlang sehingga masuk dalam daftar salah satu masjid dengan arsitektur fenomenal di dunia. Arsitektur Masjid Sheikh Lotfollah berhaya Persia dengan sentuhan klasik khas kerajaan Romawi.

3.Masjid Nabawi

masjid nabawi

Masjid yang didirikan oleh Nabi Muhammad Shollalahu alaihiwasalam, sekarang diperluas menjadi 100 meter persegi. Masjid yang berada di kota Madinah, Arab Saudi menjadi tujuan ibadah umat Islam ketika Haji dan Umrah. Masjid yang mampu menampung 500 ribu jamaah tidak pernah sepi dengan jamaah dari seluruh penjuru dunia.

arsitektur Masjid Nabawi

Arsitektur masjid ini yang paling populer adalah 250 payung raksasa yang terpasang pada pilar-pilar bagian luar masjid. Ornamen khas Timur Tengah menghiasi 250 payung raksasa tersebut. Payung raksasa tersebut tidak sekedar sebagai arsitektur khas tetapi juga memiliki fungsi drainase dan pencahayaan otomais sehingga jamaah tetap nyaman dalam beribadah didalam Masjid Nabawi.

3 Masjid Warisan Kejayaan Islam

3 Masjid Warisan Kejayaan Islam

Berabad abad Islam memimpin dunia, meskipun dengan pemerintahan yang berbentuk dinasti. Ibukota pemerintahan Islam menjadi central dari segala bidang kehidupan. Mulai dari pusat peradaban dalam bidang agama, keilmuan, budaya, hingga bangunan infrastruktur. Megahnya sebuah bangunan menjadi cerminan kejayaan dinasti Islam pada waktu itu. Arsitektur yang berkelas dengan ciri khas Islam menghiasi bangunan bangunan publik pada waktu itu. Salah satunya adalah bangunan tempat ibadah, yaitu Masjid.

Setiap Dinasti Islam memiliki bangunan masjid yang dibanggakan sehingga sampai sekarangpun bangunan masjid tersebut tetap berdiri kokoh. Pada Dinasti Umayyah, memiliki masjid kebanggan pada pemerintahannya yaitu bernama Masjid Cordoba yang berada di Eropa tepatnya di Spanyol. Kemudian ketika Dinasti bani Abbasiyah berkuasa juga memiliki bangunan masjid kebanggaan pada saat itu. Masjid tersebut bernama Masjid Samarra yang berada dipusat pemerintahan Bani Abbasiyah di Baghdad. Masjid megah yang ketiga adalah bangunan masjid yang dibangun pada masa Dinasti Fatimiyah di Kairo dengan nama Masjid Al Azhar.

1.Masjid Cordoba

masjid cordoba 1

UNESCO mendaulat Masjid Cordoba pada tahun 1994 sebagai bangunan penting di dunia dan bangunan sangat bersejarah. Bangunan masjid yang indah dan masih kokoh ini menjadi saksi sejarah bahwa Islam pernah mengalami kejayaannya. Orang Spanyol sekarang menyebut Masjid Cordoba saat ini dengan sebutan Le Mezquita.

Awal bangunan masjid ini memiliki ukuran 70 meter persegi yang berada di lahan seluas 5000 meter persegi. Pada pemerintahan Khalifah Abdurrahman I, masjid mulai dibangun. Kemudian beberapa kali mengalami renovasi dan perluasan sebagai pusat aktifitas keislaman pada masa itu. Dalam setiap tahunnya menghabiskan 11 ton minyak sebagai penerangan 4.700 buah lampu dimalam harinya pada masa itu.

2.Masjid Samarra

Masjid Samarra

Masjid yang berada di kota Samarra, Iraq dibangun pada tahun 848 Masehi, selang 4 tahun, bangunan Masjid Samarra ini telah selesai pembangunannya. Masjid Samarra dibangun pada masa pemerintahan Dinasti Abbasiyah oleh Khalifah ke 10 yang bernama al Mutawakkil.

Keunikan bangunan masjid ini adalah menara masjid yang berbentuk spiral seperti rumah siput. Menara cangkang siput tadi populer dengan sebutan menara Malwiya atau menara Samarra. Bangunan Masjid Samarra berada 125 kilometer menuju arah Baghdad, Iraq, atau sebelah timur dari sungai Tigris. Bahan bangunan masjid ini adalah dari batu bata yang dibakar sehingga bangunan menjadi mirip sebuah benteng pertahanan karena simbol khas Islam tidak tampak pada bangunan tersebut.

3.Masjid Al Azhar

Masjid Al Azhar

Lebih dari 1000 tahun silam, Masjid Al Azhar ini dibangun dan hingga saat ini masih berdiri kokoh di bagian kota tua Kairo. Masjid tertua di kairo ini dibangun pada masa peradaban Dinasti Fatimiyah oleh Jawhar al Shiqillilah, panglima perang penguasa keempat dari Dinasti Fatimiyah. Tujuan pembangunan masjid awalnya sebagai pembinaan kaum muslimin. Arsitektur mirip Masjidil Haram dengan gaya terbuka dibagian tengahnya. Sekarang luas masjid 2 kali dari luas bangunan masjid yang dulu.

Masjid Peninggalan Kejayaan Dinasti Umayyah

Masjid Peninggalan Kejayaan Dinasti Umayyah

Kekhalifahan Bani Umayyah terjadi setelah kekhalifahan Khulafaur Rasyidin. Kekhalifahan ini disebut sebagai Dinasti karena perubahan pemilihan pemimpin sudah tidak didasarkan pada prinsip ketakaqwaan individu, tetapi sudah beralih pada pertalian darah. Sehingga masa inilah disebut sebagai Dinasti pertama dalam peradaban Islam.

Namun, era Dinasti Bani Umayyah ini memperoleh kejayaannya dengan tersebarnya agama Islam ke penjuru dunia. Masa kekhalifahan ini sangat panjang, mulai dari 661 hingga 750 Masehi dengan pusat pemerintahannya di Damaskus, Suriah. Kekhalifahan berikutnya berpusat di kordoba, Andalusia atau Spanyol, mulai dari 756 hingga 1031 Masehi, sebagai kekhalifahan Kordoba.

Nama Dinasti diambil dari nama kakek buyut Muawiyah bin Abu Sufyan, yaitu Umayyah bin ‘Abd asy-Syams. Sampai di jaman digital sekarang ini peninggalan Dinasti Bani Umayyah berupa bangunan masih berdiri kokoh, salah satunya bangunan masjid. Bangunan Masjid peninggalan Dinasti Bani Umayyah tersebar di beberapa negara, dengan arsitektur yang melambangkan kejayaan masa Dinasti Umayyah saat itu.

Berikut ini beberapa Masjid peninggalan Dinasti Bani Umayyah :

1.Masjid Cordoba

Masjid Cordoba

Masih berdiri kokoh di tenggara Madrid, Spanyol, tepatnya di kaki Bukit Siera de Montena. Bangunan Masjid ini sebelumnya adalah sebuah bangunan Katedral bernama Visigoth St Vincent. Kemudian dirubah menjadi Masjid pada kepemimpinan Abd ar-Rahman I tahun 784 M. Hingga pemerintahan Abd ar-Rahman II terus mengalami renovasi dengan dibangun menara masjid. Masa pemerintahan berikutnya yaitu pemerintahan Al-Hakam II, masjid di perbesar dan dibangun mihrab. Dan renovasi terakhir di pemerintahan Al Mansur Ibn Abi Aamir di tahun 987 dengan membangun penghubung antara masjid dan Istana.

Masjid Cordoba menjadi pusat keislaman pada masa itu selama 3 abad. Setelah itu masjid kembali menjadi Katedral ketika tentara Kristen menjajah pada abad ke 16. Bagian tengah masjid dirubah menjadi altar utama untuk paduan suara.

2.Masjid Umayyah

Masjid Umayyah

Sebelum menjadi bangunan Masjid Umayyah, bangunan tersebut adalah sebuah bangunan Gereja Johannes di Damaskus, Suriah. Pengerjaan interior bangunan ini dikerjakan oleh arsitek atau seniman dari Yunani dan Konstantinopel. Ciri khas yang kuat bangunan Masjid ini adalah bangunan penuh dengan ukiran. Jendela yang berjumlah empat puluh berada di arah selatan bangunan Masjid, kemudian ada empat buah pintu dan empat mihrab. Tiang penyangga bangunan jumlahnya ada delapan, dan setiap tiang penyangga memiliki berat 8 ton.

Jumlah jendela 40 pada masjid sebagai perhitungan hari, setiap hari awal bulan matahari akan menyinari jendela pertama mulai matahari terbit hingga jam 10 pagi.Setelah itu cahaya matahari akan masuk kedalam jendela lainnya dan seterusnya. Nama bulan bisa diketahui dengan melihat kubah masjid yang memiliki 12 jendela.

3.Masjid Jami Halab

Masjid Jami Halab

Masjid yang dibangun oleh Khalifah Sulaiman bin Abdul Malik Rahimahullah, pada masa pemerintahannya sampai 10 Shafar 99 H/ 717 M. Sebelum menjadi masjid, tempat ini awalnya adalah sebuah kebun gereja Romawi kuno yang dibangun kaisar pertama kerajaan Romawi, yaitu Heliana.

Masjid Jami Halab mengalami beberapa kali kerusakan dan renovasi karena dampak dari sebuah peperangan, kebakaran, dan penghancuran yang dilakukan oleh Dinasti Abbasiyah dan Raja Romawi Nexvor Fock.

Masjid Raya Al Azhom dengan Kubah Raksasa

Masjid Raya Al Azhom dengan Kubah Raksasa

depan masjid al azhom

Kubah menjadi ikon bangunan masjid di seluruh dunia, dengan berbagai macam arsitektur dan gaya pada sebuah bangunan tersebut. Termasuk di Indonesia, bangunan kubah sangat identik dengan bangunan masjid. Di Indonesia juga ada masjid yang memiliki kubah terbesar di dunia atau kubah raksasa pada sebuah bangunan masjid. Nama masjid tersebut adalah Masjid Raya Al Azhom terletak di Pusat Kota Tangerang.

Masjid yang peletakan batu pertamanya dimulai pada 7 Juli 1997 oleh Wali Kota Tangerang saat itu, yaitu Djakaria Machmud. Kemudian Masjid Raya Al Azhom diresmikan pada 23 April 2003 oleh Wali Kota Tangerang yang menjabat saat itu, yaitu Moch Thamrin.

dalam masjid al azhom

Perpaduan arsitektur Romawi dan Yunani terlihat pada bangunan Masjid Raya Al Azhom sehingga nampak megah bak istana. Perpaduan arsitektur khas banten juga ada pada bangunan Masjid Raya Al Azhom sehingga menjadi daya tarik tersendiri sebagai distinasi salah satu wisata religi di tanah air. Arsitek dari Masjid Raya Al Azhom yaitu Ir. H. Slamet Wirasonjaya dari ITB Bandung, terinspirasi dari bangunan Aya Shofia Museum Istanbul di Turki. Sedangkan menara masjid terinspirasi dari bangunan Masjid Sultan Salahuddin Kuala Lumpur Malaysia.

Pilar-pilar menara masjid yang menjulang berjumlah empat disetiap sudut masjid sebagai simbol bahwa ajaran Islam tersusun dari empat ajaran,yaitu, akidah, syariah, ibadah dan akhlak. Khas dari bangunan masjid ini adalah kubah raksasa yang memiliki ketinggian 27 meter dengan panjang 63 meter. Karena kemegahan masjid ini maka diberikanlah nama Al azhom yang artinya ‘paling megah’.

kubah raksasa masjid al azhom

Di dalam masjid nampak 5 kubah megah dengan 1 kubah utama dan 4 kubah kecil lainnya sebagai pengganti tiang penopang masjid. Simbol 5 kubah masjid teresbut melambangkan rukun Islam ada 5 dan 5 waktu sholat. Ada ornamen ukiran kaligrafi ayat Al Qur’an dan Asmaul husna pada dinding-dinding masjid.

Pembangunan Masjid Raya Al Azhom adalah sebagai rasa syukur Pemerintah kepada rakyat Tangerang atas perjuangan melawan penjajah Belanda. Sehingga kini Masjid Raya Al Azhom menjadi pusat kegiatan Islami mulai dari sholat berjamaah hingga kegiatan agama Islam lainnya. Masjid Raya Al Azhom mampu menampung jamaah 15 000 jamaah. Bangga sebagai anak bangsa, Indonesia memiliki keunikan bangunan masjid dengan kubah raksasa atau kubah terbesar di dunia. Semoga bangunan yang megah tersebut mengiringi bangunan dari empat ajaran Islam bagi umat Islam di Indonesia, yaitu kuatnya akidah, sahihnya ibadah, akhlakul karimah dan menerapkan syariah dalam kehidupannya sehari-hari.

Arsitektur Unik 6 Masjid di Indonesia

Arsitektur Unik 6 Masjid di Indonesia

Syiar untuk dakwah Islam caranya ada berbagai macam, salah satunya adalah Masjid. Tidak hanya sekedar sebagai tempat ibadah saja, tetapi masjid menjadi pusat dari segala hal untuk kemajuan dunia Islam. Di masa Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, Masjid menjadi pusat pemerintahan, mencari solusi urusan rumah tangga hingga urusan negara. Meskipun dulu bentuk masjid hanya sederhana saja.

Pada masa sekarang dengan kemajuan teknologi dan pengetahuan, bentuk masjid tidak hanya sekedarnya saja. Tetapi, masjid dibangun dengan berbagai bentuk macam yang unik, sehingga menjadi salah satu ciri khas kota, dan juga bisa menjadi syiar Islam karena menjadi salah satu tujuan wisata religi.

Berikut arsitektur unik 6 masjid di Indonesia :

1.Arsitektur Masjid Terapung Makassar

Arsitektur Masjid Terapung Makassar

Namanya Masjid Amirul Mukminin, tetapi terkenal dengan sebutan Masjid Terapung karena terletak pada timur laut Pantai Losari di Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid yang mampu menampung 500 jamaah, memiliki 3 lantai sebagai tempat sholat. Lantai teratas sebagai tempat sholat sunnah, kemudian lantai ke dua sebagai tempat jamaah perempuan, dan lantai paling bawah sebagai tempat sholat berjamaah laki-laki. Yang menjadi menarik adalah arsitektur masjid yang dibangun terapung diatas air dan bangunan masjid memiliki gaya arsitektur modern.

2.Arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat

Arsitektur Masjid Raya Sumatera Barat

Arsitektur unik masjid berbentuk bentangan kain ini memiliki keunggulan didesain tahan gempa hingga berkekuatan 10 SR, dan juga sebagai shelter untuk lokasi evakuasi jika terjadi tsunami. Masjid yang mampu menampung 20.000 jamaah terletak di jantung Ibukota Padang. Arsitektur masjid tanpa kubah tetapi mirip arsitektur rumah adat minangkabau sebagai arsitektur khas kota Padang.

3.Arsitektur Masjid Cheng Ho

Arsitektur Masjid Cheng Ho

Arsitektur mirip klenteng, menjadikan masjid satu ini memilki arsitektur unik sebagai masjid. Warna dan gaya bangunan khas Cina merupakan wujud rasa syukur masyarakat muslim etnis Cina di Surabaya dan Indonesia kepada Laksamana Bahariawan yang berasal dari negeri Cina yang beragama Islam.

4.Arsitektur Masjid Al Irsyad

Arsitektur Masjid Al Irsyad

Arsitektur bangunan berbentuk kubus, dengan ornamen sederhana tetapi memiliki filosofi yang berhubungan dengan ritual dan nilai Islam yang tinggi. Mulai dari laskap melingkar bentuk garis-garis merupakan lambang dari tawaf mengelilingi ka’bah. Kemudian pintu masuk dengan kaligrafi tiga dimensi bertuliskan dua kalimat syahadat memberi kesan bangunan masjid modern.Masjid yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat memperoleh nominasi kategori religius arsitektur dari National Frame Building Association.

5.Arsitektur Masjid An-Nurumi

Arsitektur Masjid An-Nurumi

Arsitektur kubah khas Negara Rusia yaitu kota Moscow hadir di bangunan Masjid An Nurumi di Candisari Kalasan Yogyakarta. Warna dan gaya kubah yang unik menjadi tempat singgah banyak kaum muslimin jika melewatinya untuk melakukan ibadah sholat. Bangunan masjid yang tidak begitu besar tetapi bisa memberikan panorama baru pada sebuah arsitektur bangunan masjid yang bisa menjadi syiar dari agama Islam.

6.Arsitektur Masjid Kapal Semarang

Arsitektur Masjid Kapal Semarang

Arsitektur bangunan masjid mirip dengan kapal laut menjadi daya tarik banyak orang untuk singgah disana. Populer dengan sebutan masjid kapal Bahtera Nabi Nuh menjadi salah satu tujuan wisata religi dari penjuru Nusantara. Masjid yang terletak di kota Semarang dibangun pada tahun 2015 dengan nama Masjid Safinatunnajah. Ada 4 lantai dalam bangunan masjid tersebut, lantai bawah sebagai ruang pertemuan, lantai 2 dan 3 sebagai tempat ibadah, dan lantai paling atas sebagai tempat wisata untuk melihat pemandangan disekitar masjid dari ketinggian.

7 Masjid Unik Di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

7 Masjid Unik Di Korea Selatan yang Wajib Dikunjungi

Korea Selatan identik dengan drama romantis dan juga musik K-pop yang kini telah mendunia. Berkat semakin terkenalnya drama Korea dan juga musik pop khasnya, banyak hal lain yang berbau Korea menjadi perhatian publik. Selain budaya, lokasi wisata, dan bahasanya, Korea juga sempat menjadi perhatian dalam hal agama. Salah satunya adalah agama islam di Korea yang akhir-akhir ini menjadi sorotan.

Hal ini semakin menjadi pusat perhatian setelah beberapa mu’alaf dari Korea yang menjadi selebgram terkenal di Indonesia. Keputusan menjadi muslim seutuhnya di tengah budaya dan agama lain menjadikan Islam dan muslim di Korea menjadi sorotan. Selain itu, bagi Anda yang beragama Islam dan ingin berkunjung ke Korea, ada baiknya untuk mengetahui lokasi dan nama masjid yang ada di sana. Tentu saja hal ini akan memudahkan Anda untuk beribadah saat sedang berlibur di Korea Selatan.

Berdasarkan banyak laporan dan berita, saat ini agama Islam di Korea tengah berkembang pesat. Salah satunya ditunjukkan dengan banyaknya masjid yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan umat muslim di Korea yang semakin lama semakin banyak. Tak hanya untuk beribadah, masjid di Korea Selatan banyak menjadi sorotan karena didesain dengan gaya khas Negeri Gingseng tersebut. Untuk itu, selain unik dan sangat menarik untuk dikunjungi, masjid di Korea Selatan juga tak kehilangan fungsinya sebagai tempat ibadah dan sekaligus lokasi berdakwah bagi umat muslim di sana.

Agar lebih jelas dan lebih mengenal masjid-masjid di Korea, berikut ini ulasan beberapa masjid yang sangat terkenal di Korea Selatan.

1.Masjid Central Seoul

Masjid Central Seoul

Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun di Korea Selatan. Masjid yang diberi nama Masjid Central Seoul ini dibangun di daerah Itaewon, Seoul, Ibukota Korea Selatan. Masjid ini mulai dioperasikan untuk tempat ibadah sejak tahun 1976 silam. Mengingat jumlah muslim di Negeri Gingseng tersebut masih sangat sedikit, masjid ini merupakan masjid satu-satunya yang dibangun di ibu kota Korea Selatan.

Selain difungsikan sebagai tempat ibadah, Masjid Central atau Masjid Pusat ini juga dimanfaatkan sebagai lokasi wisata oleh warga setempat. Keindahan arsitektur banguanannya menjadikan masjid tersebut menarik dan unik untuk dikunjungi. Masjid Central akan sangat ramai saat akhir pekan. Banyak pengunjung yang dating untuk pengajian, diskusi tentang Islam, atau sekedar untuk berlibur.

Masjid ini disertai dengan ruangan lain yang difungsikan bukan untuk beribadah. Ada beberapa ruangan untuk kantor, rapat, belajar, pengajian dan juga untuk konferensi. Tak hanya itu saja, ada pula ruangan yang dibangun khusus untuk menginap bagi pekerja asing.

2.Masjid Busan

Masjid Busan

Sesuai dengan namanya, Masjid Busan dibangun di Busan, Korea Selatan. Lebih tepatnya, Anda bisa menemukan masjid ini di Namsang-dong, Geumjaneong-gu, Busan, Korea Selatan. Masjid Busan hanya selisih empat tahun dari pembangunan Masjid Central. Ada dukungan dari Libya Ali Fellaq, yakni mantan menteri Keuangan Korea Selatan di balik pembangunan Masjid Busan ini.

Bagi pengunjung atau wisatawan yang datang, imam masjid akan dengan senang hati menceritakan banyak hal. Diantaranya adalah ilmu tentang agama islam dan juga sejarah perkembangan islam di Korea Selatan. Tak hanya beribadah dan berwisata, pengunjung Masjid Busan juga dapat menggunakan fasilitas perpustakaan yang ada di sana. Bahkan, pengunjung diperbolehkan meminjam buku atau materi audio yang ada di perpustakaan Masjid Busan tersebut.

3.Masjid Gwangju

Masjid Gwangju

Masjid Gwangju terletak di sekitar Seongnam, Icheon, Namyangju, Korea Selatan. Masjid ini Secara resmi dibuka pada tahun 1981. Tak hanya dari Korea Selatan atau muslim di sekitar masjid, jamaah masjid Gwangju berasal dari banyak negara. Misalnya dari Pakistan, Mesir, Aljazair, Bangladesh, Srilanka, dan Indonesia. Organisasi yang membangun masjid ini adalah Korea Muslim Federation (KMF). Hingga saat ini, pemeliharaan Masjid Gwangju juga dilakukan oleh organisasi tersebut. Organisasi KMF adalah salah satu wadah yang dapat digunakan oleh muslim di Korea Selatan untuk memperjuangkan kepentingan mereka dalam beribadah.

4.Masjid Jeonju

Masjid Jeonju

Masjid ini dibangun di ibukota provinsi Jeolla Utara, Jeonju, Korea Selatan. Berkat prakarsa Dr. Abdul Wahab Zahid, imam besar Korea Selatan, masjid ini dapat diselesaikan pembangunannya pada tahun 1985 lalu. Masjid ini secara khusus diberi nama Masjid Abu Bakar Al Siddiq lantaran kecintaan Dr. Abdul Wahab Zahid terhadap shahabiyah.

Masjid ini begitu indah karena didesain dengan memadukan seni Islam dengan seni bangunan di Korea Selatan. Pada bagian atas, terdapat kubah khas yang biasa terdapat di masjid pada umumnya, sedangkan pada bagian atap didesain dengan khas bangunan Korea Selatan. Masjid Jeonju merupakan masjid keempat di Korea Selatan. Masjid ini digunakan oleh kurang lebih 400 umat muslim yang tinggal di sekitar Jeonju. Kemungkinan besar, jumlah jamaahnya akan terus berkambang seiring dengan bertambahnya tahun.

5.Masjid Ansan

Masjid Ansan

Masjid ini bernama asli Masjid Sirothol Mustaqim dan berlokasi di 741-5 Wongok-dong, Danwon-gu, Ansan-si, provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Karena lokasinya di Ansan, masjid ini sering disebut dengan nama Masjid Ansan.  Masjid tersebut termasuk masjid di Korea Selatan yang masih tergolong baru. Pasalnya, pembangunan masjid ini baru dilakukan pada tahun tahun 2007. Salah satu orang di balik pembangunan masjid ini adalah Imron Rosyadi, yakni selaku pegiat Korea Migrant Humanrights Centre. Namun, penggerak utama pembangunan Masjid Ansan Adjat Sudrajat yang merupakan buruh migran asal Brebes. Pembangunan Masjid Ansan juga mendapat dukungan penuh dari Indonesian Community in Corea (ICC) dan Komunitas Muslim Indonesia (KMI).

6.Masjid Anyang

Masjid Anyang

Masjid Anyang dibangun di 618-132, Anyang 5-dong, Anyang-si, Gyeonggi-do. Dengan demikian, lokasinya tidak jauh dari Seoul yang merupakan Ibukota Korea Selatan. Sebagian besar, jamaah masjid ini adalah imigran Korea Selatan sebagaimana jamaah di Masjid Ansan. Anda akan banyak menjumpai imigra dari Bangladesh dan Pakistan jika beribadah di masjid ini.

7.Masjid Bupyeong

Masjid Bupyeong

Masjid Bupyeong berlokasi di antara Seoul dan Incheon. Lebih tepatnya, masjid ini terletak di bagian ujung timur dari Incheon. Jamaah yang paling banyak menggunakan masjid ini sebagai tempat ibadah ialah umat muslim yang bekerja di sekitar Kompleks Industri Namdong di Incheon. Jika diamati lebih lanjut, sangat sedikit orang muslim asli Korea yang beribadah di masjid ini. Sebagian besar jamaahnya adalah penduduk imigran. Anda dapat menemukan masjid ini di di 574-19, Sipjeong-dong, Bupyeong-gu, Incheon, Korea Selatan.

Itulah tujuh Masjid di Korea Selatan yang mungkin dapat Anda jadikan referensi untuk dikunjungi saat Anda dan keluarga berlibur ke Negeri Gingseng. Selain mengunjungi lokasi wisata terkenal dan bekas lokasi syuting drama Korea, berlibur ke masjid-masjid yang ada di Korea Selatan tentu saja menjadi pengalaman unik baru bagi Anda. Selamat berlibur dan semoga liburan Anda menyenangkan.

 

Wisata Masjid di China

Wisata Masjid di China

Hampir semua orang pasti setuju jika Tembok China dikenal dengan lokasi wisata yang sangat popular. Tembok yang sangat tinggi dan mengular menjadi daya tarik wisatawan yang berkunjung ke China. Namun, tahu kah kamu jika lokasi wisata di China tidak hanya Tembok China?

Bagi Anda yang beragama Islam, jika ingin wisata religi tidak harus ke Negara Timur Tengah. Anda juga dapat berwisata religi di China, yakni di berbagai masjid unik yang telah mendunia. Mengingat Islam bukanlah agama baru di China, banyak bangunan masjid yang telah didirikan sejak zaman dahulu.

Saat ini, pemerintah China tengah disibukkan dengan agenda menarik wisatawan untuk berwisata religi di China dengan mengunjungi berbagai macam masjid di China. Kebijakan ini juga disertai dengan memberikan perhatian penjualan makanan halal bagi wisatawan muslim yang datang.

Dengan jumlah pemeluk agama islam sekitar 28 juta jiwa, mereka tersebar di berbagai wilayah di China, misalnya di Beijing, Gansu, Fujian, Hainan, dan Guangdong. Bagi Anda yang ingin berlibur ke China dan ingin melihat berbagai masjid kuno, berikut ini penjelasan beberapa masjid tersebut.

1.Masjid Niujie

Masjid Niujie

Masjid yang diberi nama Niuijie ini terletak di Beijing. Masjid Nuijie dianggap masjid paling tua yang ada di Beijing. Salah satu tempat ibadah umat muslim di China ini dibangun sejak masa Dinasti Liao, yakni pada tahun 907-1125 Masehi. Masjid yang berdiri saat ini sudah mengalami perluasan sebanyak tiga kali dibanding saat pertama kali didirikan. Arsitektur yang diusung oleh masjid ini adalah perpaduan budaya China dan islam yang sangat indah dan megah. Karena keunikannya, masjid Nuijie menjadi salah satu tujuan lokasi wisata religi di China yang paling ramai dikunjungi.

2.Masjid Kowloon di Hong Kong

Masjid Kowloon di Hong Kong

Masjid di China selanjutnya adalah Masjid Kowloon. Masjid ini dibangun di Hong Kong dengan mengusung nuansa pink pada desain atap dan kubahnya. Masjid Kowloon merupakan masjid terbesar yang ada di Hong Kong. Lokasinya berada di Tsim Sha Tsui, dimana lokasi ini banyak dihuni oleh penduduk yang datang dari berbagai Negara Islam di dunia. Kapasitas masjid ini cukup besar, yakni mampu menampung jamaah berjumlah 3.000. Arsitek dibalik pembangunan masjid ini adalah I.M Kadri yang mampu membuat desain dan arsitektur bangunan menjadi sangat indah dan unik. Oleh karena itu, masjid Kowloon sangat menarik untuk dikunjungi.

3.Masjid Idgar

Masjid Idgar

Masjid ini diberi nama ‘Idgar’ yang berarti sebuah kuil untuk berdoa. Masjid Idgar didirikan di Kasghar, Provinsi Xinjiang, China. Yang menjadikan masjid ini sangat unik ialah adanya simbol-simbol keagamaan yang ada di masjid tersebut. Simbol-simbol ini menjadikan masjid Idgar bernuansa Islam sangat kuat dan kental. Masjid ini diapit oleh dua buah menara tinggi yang ada di sisi kanan dan kirinya. Selain itu, masjid Idgar juga memiliki halaman dan aula yang sangat luas. Berkat nama yang diselipkan dalam masjid ini, Masjid Idgar hingga saat ini dipercaya sebagai tempat suci untuk beribadah dan sekaligus sering digunakan sebagai pusat lokasi saat perayaan hari atau kegiatan keagamaan di China.

4.Masjid Agung Xi’an

Masjid Agung Xi’an

Salah satu masjid terbesar dan terpenting di China adalah Masjid Agung. Masjid ini dibangun di Xi’an sehingga sering disebut pula dengan Masjid Agung Xi’an. Pembangunan masjid ini dimulai pada tahun 742 dengan arsitektur yang sangat unik. Perpaduan tradisi arsitektur China dan Islam berhasil menyuguhkan bentuk bangunan yang begitu indah dan unik. Berdasarkan cerita dibalik pembangunannya, Masjid Agung Xi’an dibangun untuk menghormati orang-orang yang pertama kali menyebarkan Islam di China. Untuk itu, masjid ini sangat direkomendasikan bagi wisatawan yang ingin berwisata religi di China.

5.Masjid Agung Dongguan

Masjid Agung Dongguan

Masjid Agung Dongguan dikenal dengan gaya arsitekturnya yang tradisional dan mengusung budaya lokal. Hal ini sangat jelas ditunjukkan dari berbagai ornamen di Masjid Agung Dongguan di bagian dalam bangunan masjid. Masjid ini terbilang cukup besar karena mampu menampung kurang lebih 3.000 jamaah. Bahkan, saat ini Masjid Agung Dongguan telah memiliki Lembaga Tinggi Islam dan juga pusat pendidikan. Sehingga, di masjid ini sering diadakan kegiatan yang berhubungan dengan kajian dan pendidikan. Banyak wisatawan muslim yang tertarik dengan keunikan Masjid Agung Dongguan. Tak heran jika masjid ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik singgah untuk beribadah maupun berwisata.

6.Masjid Qingjing

Masjid Qingjing

Nama lain masjid ini adalah Masjid Ashab. Bangunan ini terletak di kota Quanzhou, Fujian, China. Masjid ini memiliki luas sekitar 2500 meter persegi dengan arsitektur Arab. Masjid Quinjing juga termasuk salah satu masjid tertua yang ada di China. Pembangunan masjid dilakukan sekitar pada tahun 400 hijriah (1009 Masehi). Uniknya, Masjid Qingjing memiliki runag untuk pemaran sejarah Islam yang ada di Quanzhou. Selain wisatawan, masjid ini juga menjadi langganan bagi berbagai pemimpin Negara. Rencananya, masjid ini akan dibangun ulang atau direnovasi agar lebih mampu difungsikan sebagai tempat ibadah umat muslim di sana.

7.Masjid Huaisheng

Masjid Huaisheng

Masjid Huaisheng dikenal pula dengan nama Masjid Mercusuar. Nama ini disematkan lantaran bentuk menaranya menyerupai Mercusuar berwarna putih. Masjid ini terletak di Guangzhou, Guangdong, China dengan beberapa kali pembangunan. Masjid ini bahkan dikenal sebagai salah satu masjid tertua di dunia. Pembangunan masjid ini bertujuan untuk mengenang nabi umat Islam, yakni Nabi Muhammad Saw. Meskipun belum dijadikan lokasi wisata, tetapi masjid ini telah banyak dikunjugi oleh umat Islam dari berbagai Negara. Tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah dan ceramah, bahkan masjid ini dijadikan sebagai tempat ijab qobul, menguruh jenazah, dan masih banyak kegiatan positif lainnya.

8.Masjid Nanguan

Masjid Nanguan

Masjid Nanguan merupakan salah satu masjid terbesar yang dibangun di Ningxia Hui, China Utara. Bangunan ini terletak di kota Yinchuan dan sangat ditinggikan oleh masyarakat yang tinggal di sana. Masjid Nanguan dibangun sejak ratusan tahun yang lalu dan sempat dihancurkan beberapa kali saat terjadi perang. Oleh karenanya, masjid ini telah mengalami perbaikan. Luas masjid di China ini kuranglebih 10.100 meter persegi. Banyak sekali fasilitas yang ada di masjid ini sehingga banyak menarik perhatian wisatawan dari berbagai Negara.

 

Itulah delapan masjid yang paling banyak dikenal di China dan menjadi tujuan wisata muslim. Masjid-masjid tersebut terkenal bukan karena bangunannya yang unik dan menarik, melainkan karena masjid tersebut merupakan masjid tertua yang ada di China. Bahkan, beberapa diantaranya merupakan masjid tertua di dunia. Meski telah mengalami banyak perubahan dan renovasi, namun keotentikan bangunan masih dipertahankan. Untuk itu, selain Tembok China, Anda dapat menjadikan masjid-masjid ini sebagai salah satu tujuan wisata di China.

Si Kubah Emas Masjid Dian Al Mahri

Si Kubah Emas Masjid Dian Al Mahri

Masjid yang terkenal paling megah di Asia Tenggara ini memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu masjid yang memiliki kubah berlapis emas setebal 2 hingga 3 milimeter menjadi salah satu masjid dari 10 masjid yang mengagumkan di dunia. Terletak di jalan raya Maruyung, limo, kota Depok menjadi kebanggaan mayarakat muslim kota Depok.

masjid kubah emas

Selain sebagai tempat ibadah sehari-hari, masjid kubah emas ini juga menjadi salah satu tujuan wisata religi karena memiliki arsitektur yang unik. Masjid yang memiliki area yang luas sehingga menjadi masjid singgah bagi orang yang sedang bepergian. Masjid ini juga kadang juga menjadi tempat tujuan liburan karena memiliki beberapa fasilitas yang telah disediakan.

Masjid yang dibangun oleh pengusaha asal Banten yang bernama Hj. Dian Djuriah Maimun Al Rasyid sejak tahun 2001 dan selesai akhir tahun 2006. Bertepatan hari idul adha tanggal 31 Desember 2006, Masjid kubah emas dibuka untuk umum. Luas kawasan masjid 50 hektare. Masjid sendiri dapat menampung 20.000 jamaah.

Arsitektur Masjid Dian Al Mahri

arsitektur masjid kubah emas

Memiliki 5 kubah, satu kubah utama dan lainnya kubah kecil yang mengelilinginya. Seluruh kubah dilapisi mozaik kristal dan emas setebal 2 sampai 3 milimeter. kubah yang paling besar mirip dengan kubah Taj Mahal, memiliki diameter bawah 16 meter dan diameter tengah 20 meter, sedangkan tinggi kubah 25 meter. Untuk 4 kubah kecil lainnya memiliki diameter bawah 6 meter, diameter tengah 7 meter, dan tingginya 8 meter.

Didalam masjid ada lampu gantung seberat 8 ton yang didatangkan langsung dari Italia. Lapisan emas 18 karat juga ada pada relief diatas tempat imam, juga ada pada pagar dilantai 2 dan lapisan kaligrafi dilangit-langit masjid. Bahan prado atau sisa emas digunakan untuk melapisi mahkota pilar masjid yang memiliki jumlah 168 buah.

mimbar masjid kubah emas

Gaya arsitektur masjid mengikuti gaya Timur Tengah, seperti kubah, menara, plaza, model hiasan dalam masjid. Halaman masjid mampu menampung 8.000 jamah. Keberadaan enam menara yang setinggi 40 meter adalah sebuah filosofi dari rukun Iman yang berjumlah 6. Balutan batu granit yang didatangkan dari Italia menjadi ornamen melingkar pada enam menara tersebut.

Lima kubah filosofi dari jumlah rukun Islam yang 5. Ruang masjid bernuansa warna krem dan monokrom, agar bernuansa tenang dan hangat. Jadi bahan dan pengerjaan semua hampir dari Italia sehingga khas glamor dan mewah bak kekaisaran romawi.

Bagi kaum muslimin yang belum pernah datang ke masjid kubah emas di Depok, sebaiknya diagendakan mengunjunginya sebagai salah satu wisata religi yang bisa menjadi sarana untuk mentadaburri tentang kebesaran Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Betapa indah dan luar biasanya bangunan masjid di dunia ini, apalagi nanti jika kita ke syurga, pasti lebih luar biasa dan menakjubkan yang akan diberikan oleh Allah SWT kepada para hambanya yang sholih dan sholihah.

Masjid Tercanggih Di Indonesia Dan Luar Negeri

Masjid Tercanggih Di Indonesia Dan Luar Negeri

Sebagai tempat ibadah umat islam dan sebagai salah satu tempat yang harus dijaga akan kesucian, meskipun masjid dibangun untuk umat dan bahkan umat islam wajib untuk ke Masjid sholat berjamaah dan melakukan segala sesuatau kebaikan di masjid. Jumlah penduduk yang sangat banyak dan jumlah umat islam yang menjadi mayoritas, banyaknya umat islam berbanding dengan jumlah masjid sebagai tempat ibadah atau Baitullah (rumah Allah) hadir dengan berbagai desain muncul menyesuaikan daerah masing-masing.

Masjid yang ada di Indonesia juga bisa digunakan sebagai salah satu wisata religi yang sudah memenuhi syarat dari keindahan bangunan serta berbagai fasiltas yang sudah disediakan didalam masjid. Perkembangan teknologi Informasi membuat umat islam juga mengembangkan semua fasilitas dan sarana untuk lebih baik dan modern.

Tidak hanya itu banyak masjid yang ada di Indonesia peninggalan dari Walisongo sebagai juru dakwah yang sangat masyhur dikalangan umat islam dalam perjuangannya membawa islam masuk ke Indonesia, mengenalkan islam terhadap masyarakat dengan berbagai peninggalan sebagai bukti syiarnya. Bahkan masih banyak peninggalan sejarah seperti makam raja dan sejumlah masjid yang disakralkan sebagai bukti kecintaan terhadap sang pendirinya, tentunya masjid-masjid tersebut memiliki sejarah dan ciri khas tersendiri meskipun masuk dalam era milenial sekarang ini arsitek dari masjid peninggalan tersebut sudah memiliki teknologi arsitektur yang canggih.

Seiring perkembangan jaman masjid hadir semakin canggih, sebagai tempat ibadah dan salah satu tempat yang disucikan bagi umat islam dan berlomba memberikan suguhan yang nyaman dengan berbagai sentuhan teknologi sebagai fasilitasnya. Masjid bisa untuk digunakan sebagai sarana yang lain seperti tempat pendidikan serta berbagai hal yang baik dilakukan didalam masjid. Hal itu juga sebagai salah satu startegi agar masyarakat disekitar semakin rajin ke masjid sebagai daya tarik anak-anak dan remaja, semakin rama masjid maka akan semakin makmur kehidupan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kami merekomendasikan beberapa masjid yang memiliki fitur tercanggih yang bisa anda kunjungi:

1.Masjid Rahmatan Lil Alamin

Masjid Rahmatan Lil Alamin

Masjid yang dibangun di daerah Indramayu menjadi salah satu masjid paling megah di Indonesia, masjid yang memiliki nama dengan arti (rahmat bagi seluruh alam semesta, dan mengambil dari ajarah sunah nabi Muhammad SAW). Masjid yang dibangun dari Unversitas Alzaytun, dari sisi fiisk bangunan masjid Rahmatan Lil Alamin memiliki 6 lantai dengan memiliki bangunan dengan salah satu masjid canggih pada era milenial. Daya tampung dari masjid ini mampu sesuai dengan kapasitas 100 ribu jamaah sebagai salah satu masjid terbesar di Indonesia, dengan kemegahannya tersebut membuat masjid ini sebagai wisata religi yang recmended dan sering menjadi tujuan utama dari wisatawan dan juga yang berniat untuk beribadah.

2.Masjid Mahligai Minang

Masjid Mahligai Minang

Masjid yang didirikan pada tanggal 21 Desember 2007 memiliki kontruksi bangunan yang sangat kuat bahkan dilengkapi dengan tahan gempa, masjid yang berada di Jalan khatib Sulaiman, Padang Utara. memiliki luas tanah masjid yang termasuk sebagai masjid termegah di Indonesia seluas 40.000 meter persegi, sedangkan untuk luas dari bangunan masjid mencapai 18.000 meter persegi. Dari megahnya masjid tersebut digawangi arsitek pengalaman Rizal Muslimin salah satu arsitek yang sudah memiliki karya luar biasa dan menjadi juara dalam sayembara arsitektur dari 323 arsitek dunia.

Meskipun dibalut fasilitas yang berteknologi canggih masjid ini juga tidak meninggalkan sisi tradisional yang menjadi ciri khas, mengadopsi adat minang dengan eksterior tradisional minang yang dihiasi kaligrafi asli Sumatra Barat, meskipun dilengkapi kubah bagian atapnya masih menggunakan corak tradisonal. Sesuai adat minang yang menggunakan filosofi kepala kerbau yang memiliki tanduk dua, untuk desain masjid ini menggunakan 4 simbol tanduk dengan mengambil filosofi dari 4 kitab Injil, Taurat, Zabur dan Al-Quran. Masjid canggih ini juga memiliki permadani dari pemerintah turki sebagai hibah.

Kapasitas masjid ini mampu menampung 15.000 jamaah dengan didesain 2 lantai dengan kapasitas untuk lantai dua mampu menampung 5.000 jamaah sedangkan untuk lantai tiga dikhususkan untuk jamaah yang ingin beristirahat ketika tidak digunakan untuk jamaah shalat. Kekuatan masjid tahan gempa ini diperkirakan mampu menahan10 skala richter sebagai alternatif untuk berlindung dari gempa dan tsunami yang membuat banyak dari jamaah yang ingin melihat kekokohan dari masjid selain beribadah juga menikmati keindahan masjid Mahligai Minang.

3.Masjid Baiturrahman Aceh

Masjid Baiturrahman Aceh

Masjid Baiturrahman Aceh menjadi salah satu masjid canggih yang ada di Indonesia dengan memiliki sistem tahan gempa sebagai antisipasi dari kondisi geografis Indonesia yang rawan akan gempa. Masjid yang dibangun di Kota Banda Aceh yang didirikan pada tahun 1879, sentuhan bangunan yang sangat indah dari tangan seni arsitek Gerrit Bruins, lama pembangunan masjid ini selesai pada tahun 1881. Lamanya membangun masjid ini mengahsilkan bangunan yang sangat megah dengan enam menara memiliki kapasitas jamaah mencapai 30.000 jamaah. Pada saat tsunami tahun 2004 masjid ini masih tetap kokoh sebagai masjid landmark di Banda Aceh.

Sedangkan untuk interior masjid Baiturrahman Aceh mengambil bahan dari Tiongkok serta dilengkapi bahan kaca patri yang di impor dari Belgia, konsep dasar dari masjid tersebut ialah kebangkitan Mughal yang mengusung ornamen kubah besar dengan di lengkapai menara-menara yang tinggi.

4.Masjidil Haram

Masjidil Haram

Sebagai umat islam tentunya sudah tidak asing lagi mendengar Masjid Haram sebagai salah satu kiblatnya umat islam dunia dan sebagai masjid masjid canggih dan termegah dunia. Luas dari masjid haram mencapai 400.000 M2 yang mampu menampung jamaah sebanyak 2 juta jamaah, bahkan menjadi tempat ibadah jamaah haji setiap musimnya. Kecanggihan masjid ini memang membuat decak kagum jamaah yang berkunjung, bahkan untuk membersihkan seluruh Masjid Haram hanya membutuhkan waktu 20 menit saja. Pembersih yang digunakan di Masjid Haram sudah menggunakan teknologi tercanggih yang ada di masjid haram, dan alat tersebut mampu membersihkan sampah mencapai 100 ton.

5.Masjid Nabawi

masjid nabawi

Masjid Nabawi salah satu termegah yang ada di dunia didirikan Nabi Muhammad SAW pada saat Hijrah, masjid yang berlokasi di kota Madinah. Pada zaman dulu sebagai tempat syiar agama islam dan tempat beristirahat Nabi Muhammad bersama dengan sahabatnya. Luas dari masjid ini mencapai 80.000 M2 kapasitas jamaah Masjid Nabawi 500.000 jamaah, masjid yang memiliki fasilitas canggih dengan posisi kubah yang bisa bergeser secara otomatis yang membuat masjid Nabawi menjadi semakin mewah. Selain kubah yang bisa bergeser masjid ini memiliki alat ditektor nomor kendaraan bermotor yang akan mendeteksi hingga jarak 10 Km, memiliki camera CCTV dan AC yang ada di masjid ini sebanyak 500 buah dan teknologi payung yang menjadi semakin indah.

Demikian artikel tentang masjih tercanggih di tanah air dan mancanegara, setiap masjid memiliki kecanggihan yang membuat jamaah ingin beribadah dan merasa nyaman didalamnya. Teknologi informasi yang semakin berkembang membuat masjid juga hadir semakin memanjakan jamaah, semoga artikel ini bermanfaat dan menambah pengetahuan pembaca. Jazakumullah khairan.

Masjid Menggunakan Dinding Kaca Termegah

Masjid Menggunakan Dinding Kaca Termegah

Masjid Al-Raudhah di Kota Medan

Masjid Al-Raudhah di Kota Medan

Pada saat anda datang ke masjid Al-Raudhah yang bertempat di jalan kemuning Kota Medan, desain dari masjid tersebut dengan dilengkapi dinding kaca dan menjadi salah satu masjid kaca yang ada di Sumatera Utara. Masjid yang didirikan dari YPSA (yayasan pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah) Buya Drs. H. Sofyan Raz, Ak, M.M menyatakan dengan pembangunan masjid ini semoga memberikan manfaat untuk semua kaum muslim dimana saja, masjid ini sebagai salah satu bukti bakti terhadap ibu sebagai rasa hormat anak ke orang tua dan sebagai salah satu ladang atau tempat untuk beramal.

Mengusung konsep dari arsitek Ka’bah dengan menggunakan bahan kaca sebagai salah satu masjid yang memiliki syarat dengan berbagai seni arsitektur. Dasar dari pembangunan masjid ini ialah untuk mengingatkan manusia terhadap sang penciptanya, meskipun dengan berbagai jabatan, kedudukan, siapapun yang ada di bumi akan kembali kepada penciptanya, sebagai sarana untuk berlomba dalam kebaikan secara bersama-sama serta danuntuk menegakkan sebuah kebenaran yang ada di bumi.

Beliau juga menambahkan jika pembangunan masjid tersebut didasari hati yang suci murni dan keikhlasan, hadir dengan sentuhan keindahan mengusung konsep Ka’bah yang diambil dari nama taman atau Al-Raudhah.

1.Tujuan Pembangunan Masjid Al-Raudhah

Masjid tersebut diresmikan bersamaan dengan tanggal yang sangat unik 13/3/2013, agar moment ini selalu dikenang masyarakat sebagai salah satu tempat ibadah umat islam untuk menabung kebaikan. Pernyataan tersebut juga ditambahkan Erwin Lubis, M.M. pada saat meresmikan masjid tersebut pendirian ini agar menular ke daerah lain dengan semangat generasi muda dan bahkan yang sudah tua agar selalu meramaikan masjid sebagai tempat segala aktiftas kebaikan.

Selain itu dengan adanya masjid agar semakin banyak yang umat muslim melantunkan ayat suci, msjid ini juga sudah dilengkapi dengan teknologi informasi sesuai dengan perkembangan zaman.

Sedankan penjelasan dari KH. Zulfikar Hajar, Lc. Masjid yang dibangun dengan konsep yang modern sebagai salah satu wadah dalam meningkatkan pentingnya beribadah untuk sholat jamaah dan berbagai ibadah yang dilakukukan di masjid, membangun masjid juga sama artinya membangun spiritual untuk masyarakat agar selalu dekat dengan sang penciptanya.

2.Biaya Pembangunan masjid

Pembangunan Masjid Al-Raudhah memakan waktu yang lama karena pada masa itu memang tidak mudah untuk mendapatkan semua peralatan bangunan, dibangun mulai tahun 1906 dengan jumlah biaya mencapai 1 juta gulden setera dengan 7 Miliar. Setelah melewati berbagai proses akhirnya selesai pada tahun 1909, sesuai catatan dari sultan Ma’mun Al Rasyid Perkasa Alam selaku pemimpin kesultanan Deli sebagai sultan terkaya di wiliyah Hindia Belanda, pembangunan masjid ini memang dibuat sangat mewah dan megah bahkan melebihi megahnya istana beliau (Istana Maimun). Dana untuk pembagunan masjid ini tidak dibebankan ke umat seperti sekarang ini, namun seluruh dana yang dibutuhkan, untuk membangun masjid ini semua dari harta beliau sendiri turut berkontribusi salah satu Taipan China yang ada di kota Medan saat itu.

3.Konsep Bangunan Masjid

Masjid Al-Raudhah langsung mendatangkan arsitek dari belanda JA Tingdeman sebagai nahkoda dalam suksesnya masjid yang begitu indah tersebut. Bahkan bahan bangunan yang digunakan untuk membangun masjid Al-Raudhah didatangkan dari luar negeri diantaranya Marmer langsung dari Italia dan Jerman, Kaca Patri dari Cina dan lampu gantung dari Paris.

Selain arsitek dari Belanda masjid kaca yang indah ini juga digarap arsitek dari Maroko, Melayu, Eropa dan Timur Tengah hingga menhasilkan bagunan yang indah dengan berbentuk persegi empat.

Meskipun membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang mahal alhasil masjid kaca di kota Medan tersebut memiliki kontruksi bangunan yang kokoh dihiasi dengan pernak pernik yang detail bahkan seperti anda datang ke Masjid Biru di Turki. Desain ini semakin komplit diding kaca yang menggunakan dari bahan kaca patri tidak hanya menghadirkan keindahan namun harganya sangat mahal sekali.

Masjid tersebut juga di lengkapi dengan hiasan yang detail hingga ke tempat wudlu dan setiap sudut dari masjid dan kubah yang berbeda dengan masjid di Indonesia karena mengambil model persegi empat.

 

Masjid Raya Al-Kasiah

Masjid Raya Al-Kasiah

Salah stau masjid karya Maestro Arsitek asal Indonesia Prof. Muhammad Noe’man tersebut berada di wilayah jalan raya Klari Karawang bertepatan lokasi yang menghubungkan Kota Karawang dengan Purwakarta. Nah ketika anda sedang dalam perjalanan melewati kota tersebut sebaiknya beribadah di masjid Al-Kasiah yang sangat nyaman dan memiliki bangunan yang indah menambah kekhususukan dalam menjalankan ibadah.

Selain anda akan disajikan suasana yang aman dan nyaman anda bisa menikmati bangunan yang didesain ramah lingkungan serta ramah untuk siapa saja pengunjung yang datang.

1.Sejarah Pembangunan Masjid Raya Alkasiah

Masjid yang dibangun dana keluarga ahli waris S. Wongsoredjo dengan gagasan putranya Alm. Soekandar Wingjosoebroto, untuk proses pengerjaan bangunan masjid ini di bawah kendali putra bungsunya Drs. Moh Sisman. Semasa hidupnya S. Wongsoredjo mengabdikan dirinya sebagai Kepala Stasiun Kereta Api Klari, nama masjid Al-Kasiah tersebut diamil berdasarkan dari ayat Al-qur’an dan juga nama dari neneknya. Masjid yang diresmikan oleh rs. H. Mohammad Sisman tanggal 20/09/1998 dengan harapan membawa berkah di dunia dan di akherat.

2.Konsep Masjid Al-Kasiah

Siapa yang tidak kagum dengan arsitek bangunan masjid Al-Kasiah, tentunya semua penasaran siapa yang memiliki ide seperti ini, jika melihat masjid megah dari Putra Jaya Malaysia yang menggunakan seluruh desainnya menggunakan besi dan menjadi salah satu masjid besi yang mememiliki keindahan luar biasa. Masjid ini juga memiliki desain yang hampir mirip dengan masjid Putra Jaya, dengan bahan material juga mengambil dari bahan besi dan menjadi salah satu masjid besi yang ada di Karawang.

Daya tarik dari masjid ini ialah bahan besi, namun bukan bahan besi biasa, besi yang digunakan warisan dari jaman Majapahit dengan dikolaborasikan bahan besi yang saat ini. Jadi semakin menarik arsitek bangunan masjid Al-Kasiah.

3.Masjid Berdinding Kaca

Konsep bangunan dari masjid Al-Kasiah mengambil dinding dari bahan kaca, konsep ini sangat banyak manfaatnya untuk menghemat listrik yang dbutuhkan, dengan sirkulasi udara yang cukup dan cahaya matahari yang menambah rasa nyaman saat didalam masjid. Selain itu masjid ini berbeda dengan masjid lainnya karena sudah tidak menggunakan plafon yang mebuat udara dalam masjid semakin teratur tempareturnya. Kerangka besi yang membuat masjid ini semakin kokoh dan kayu sebagai lapisan pelindung atap untuk menambah sisi elegan dari masjid Al-Kasiah.

Untuk bagian mihrab menggunakan kaca bening dengan dinding dari bahan beton dan hiasan kaligrafi yang memiliki ukuran sangat besar membuat semakin indah cahaya masuk secara natural diambil dari glass wall yang ada di depan mihrab.

Semoga informasi ini menambah pengetahuan dan semakin khsusu’ dalam beribadah, selamat membaca dan semoga bermanfaat. Jazakumullah khairan.