Inilah Desain Masjid Paling Unik Di Belahan Dunia

Inilah Desain Masjid Paling Unik Di Belahan Dunia

Desain masjid memang sangat beragam seiring dengan perkembangan zaman dan kondisi lingkungan dimana masjid itu didirikan, tidak harus seperti masjid yang menggunakan dua unsur yang sering anda jumpai kubah dan menara. Namun masjid saat ini hadir dengan berbagai arsitektur yang unik, romantis dan modern. Bahkan memunculkan kontroversi terkait pembangunan masjid yang tidak seperti masjid pada umumnya. Berikut ini masjid paling unik di dunia dan Indonesia masuk dalam daftar masjid terunik, simak dibawah ini:

1.Masjid Camlica, Istanbul

Masjid Camlica, Istanbul

Masjid yang memiliki desain yang sangat unik ini membuat mata yang melihat berdecak kagum, sekilas bangunannya bukan seperti masjid banyak tumbuhan disekelilingnya dan sangat sejuk untuk tempat beristirahat. Mesikpun tidak memiliki unsur kubah seperti masjid yang lainnya, akan tetapi tidak menghilangkan suasana religius ketika anda masuk kedalam ruangan masjid kebanggaan umat islam di Turki.

Masjid yang diresmikan pada tanggal 1 Juli 2016 langsung oleh Endorgan, sebelumnya Presiden Turki tersebut juga membangun masjid di puncak Camlica. Meskipun ukuran masjid pendahulunya tidak terlalu megah, berbeda dengan masjid Camlica yang dibangun sungguh sangat megah dan menjadi masjid terbesar di Turki bahkan terbesar se Asia.

Mengambil konsep dari gaya klasik era Turki Ustmani dengan ciri khas bangunan yang menjulang tinggi besar yang mampu menampung jamaah sebesar 37.500 orang, memilki menara yang mencapai 107,1 Meter yang terlihat jelas di kota Istanbul dari arah manapun. Tidak hanya sebagai tempat ibadah saja namun juga sudah memiliki museum, perpustakaan, tempat konfrensi, area parkir bawah tanah.

Arsitek yang merancang desain masjid tersebut juga berbeda dengan yang lainnya, arsitek  perempuan bernama Bahar Mızrak dan Hayriye Gul Totu yang memiliki karya sungguh menakjubkan. Sedangkan untuk dana keseluruhan pembangunan masjid modern dan unik ini mengahabiskan dana sebesar 150 juta Lira Turki atau sebesar 66.5 juta dolar.

2.Masjid East Park, Bahrain

Masjid East Park, Bahrain

Masjid yang memiliki desain sangat unik dan modern yang ada di kota Bahrain, East Park memiliki panorama yang sangat indah dengan background lautan lepas menambah komplit pemandangan indah disuguhkan lingkungan masjid. Warna masjid yang mayoritas krem dengan lantai menggunakan marmer bermotif menambah elegan serat lebih modern tampilannya.

Pertama kali masuk yang ada rasakan sebuah karya seni level wahid (satu) dihadapan anda, namun ketika anda datang untuk beribadah maka suasana religius sangat kental sekali didalam masjid. Selain suasana diluar yang sangat menarik didalam ruangan akan terasa sejuk banget dimaksudkan agar jamaah lebih tenang dan khusu’ saat menjalankan ibadahnya.

3.Masjid Cologne Central, Jerman

Masjid Cologne Central, Jerman

salah satu tempat ibadah umat islam terbesar yang ada di Jerman yakni Masjid Sentral Cologne menjadi tujuan wisata religi yang sangat indah, sejarah perjalanan masjid tersebut awal mulanya sebuah inisiasi bersatunya islam yang ada di Turki terkait masalah agama. Membentuk sebuah organisasi muslim di Jerman dengan anggotanya mayoritas etnis asli Turki atau disebut dengan Turkish-Islamic Union for Religious Affairs/DITIB.

Pembangunan masjid ini memang membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 8 tahun dengan pembaungan yang dimulai dari tahun 2009. Desain interior dari masjid ini memiliki nilai seni yang sangat tinggi karena kubah dari masjid termegah di Jerman ini memiliki kubah semi trasnparan yang cukup tinggi mencapai 36 meter.

Desain atap kaca menambah indah suasana didalam masjid cahaya yang menembus ke dalam ruangan utama masuk melalui atap kaca berbentuk bintang, sedangan lampu tambahan yang menuju langsung pada seni kaligrafi yang ada dimimbar dan mihrab membuat semakin elegan ketika anda berdiam diri dimasjid ini, tidak hanya itu masjid ini memiliki hiasan panl stucco berjumlah 1.800 yang membuat masjid ini salah satu masjid termegah di dunia.

4.Masjid Yeşilvadi, IstanbulMasjid Yeşilvadi, Istanbul

 

Desain masjid di kota Istanbul Turki memiliki seni arsitektur yang tidak kalah menarik dengan desain Masjid Camlica dengan desain kubahnya mengusung konsep modern yang seperti planetarium, desain interior khusus untuk dinding masjid ini menggunakan dominasi warna putih mengambungkan bahan dari batu alam dan bahan kayu.

Selain itu masjid ini juga memiliki beberapa keunikan yang membuat siapa saja yang datang berdecak kagum menikmatinya, selain desain modern masjid juga memiliki desain klasik dari bangunan sejarah pada masa kaisar Ottoman sekilas seperti bangunan Hagia Sophia. Masjid ini berdiri di daerah Marmara dengan tampilan sedikit berbeda dengan masjid yang pernah ada.

Namun jika melihat dari desain eksterior dari masjid ini lebih menampilkan kesan minimalis dan lebih codong ke model konservatif. Masjid indah dan unik yang didesain arsitek dari Turki bernama Adnan Kazmaoglu dengan sentuhannya membuat masjid Yesil Vadi menjadi salah masjid modern di dunia.

Masjid ini dibangun diatas tanah seluas 3.700 meter persegi, dengan luas bangunan mencapai 530 meter dengan daya tampung ruang mencapai 350 jamaah. Dibangun pada tahun 2003 dan selesai pada tahun 2010 dengan perpaduan air dan batu sebagai struktur bangunan Yesil Vadi.

5.Masjid Rijeka, Kroasia

Masjid Rijeka, Kroasia

Masjid diresmikan pada tahun 2013 sebagai salah satu masjid pertama dan menjadi masjid ketiga termegah yang ada di Kroasia, keunikan masjid ini dari seni bangunan yang hampir mirip dengan gedung teater dan salah satu masjid termodern yang ada di dunia.

Masjid yang mampu menampung mencapai 1.400 jamaah dan termausk masjid terbesar dengan sejarah perjalanan masjid yang tidak kalah menarik dari perjuangan penduduk islam yang ada di Kroasia. Selain itu masjid ini juga sebagai bukti perkembangan agama islam yang semakin pesat.

Sedangkan biaya kesuluruhan dari pembangunan masjid ini dari pemerintah Qatar yang diresmikan pada tahun 2013 sebagai salah satu masjid memiliki keindahan setara masjid-masjid di belahan dunia. Keindahan dan keunikan masjid ini tidak lepas dari sentuhan arsitek ternama Dusan Dzamonja salah satu seniman patung dari Kroasia.

Desain interior masjid ini yang membuat sepasang mata tidak berhenti untuk melihatnya, seakan anda melihat cakrawala dan diepnuhi warna kuning seperti gurun pasir dan desain dari kubah bagian dalam mozaik emas. Ketika anda melihat kebawah maka akan menginjak granit hitam yang dibalut karpet dengan sentuhan warna hidup.

6.Masjid Permata Qolbu

Masjid Permata Qolbu

Nah masjid yang unik selanjutnya dari Indonesia yakni Masjid Permata Qolbu dengan desain modern dan tidak kalah unik dari masjid di belahan dunia lainnya. Konsep bangunan ini terinpirasi orang yang berdoa dengan jari-jari mengadah, dari knsep tersebut terlihat banyak tiang sebagai ornamen sisi luar dari majsid ini.

Masjid yang dibangun di wilayah Jakarta Barat memang menampilkan desain yang sangat cantik dan salah satu masjid modern yang ditanamkan dalam konsepnya. Desain eksterior masjid bagian kanan dan kiri dihiasi dengan sejumlah sekat yang membuat kesan modern lebih kental, menggunakan berbagai sentuhan warna yang didominasi puith sebagai lambang kesucian.

Demikian pembahasan terkait masjid paling unik dunia semoga menambah pengetahuan dan bermanfaat, jazakumullah khiaran.

Masjid Warna-Warni Terindah Dan Termegah Di Dunia

Masjid Warna-Warni Terindah Dan Termegah Di Dunia

Saat ini masjid yang indah dan megah memang sudah banyak sekali dibelahan dunia, namun masjid yang memilik corak dan khas menjadi ikon dari sebuah negara dan lingkungan tersebut. Gambaran dari perjalanan sejarah serta konsep dari sang pendiri menjadikan masjid hadir beraneka ragam seni yang dituangkan.

Masjid sebagai tempat yang sangat penting bagi umat muslim, salah satunya sebagai tempat sholat berjamaah dan kegiatan masyarakat muslim lainnya. Sesuai dengan sejarah masjid zaman rasulullah untuk berbagai kegiatan kemanusiaan mulai dari berlindung dari ancaman perang, kemiliteran, kesehatan, pendidikan dan perekonomian. Sebagai simbol kejayaan umat islam dengan pancaran kedamaian dan sebagai konsep keindahan seni didalamnya, sesuai dengan artikel ini yang akan membahas beberapa masjid warna-warni di dunia, diantaranya sebagai berikut:

Masjid Putrajaya

Masjid Putrajaya

Masjid Putrajaya terletak di negara Malaysia yang sering disebut dengan masjid Pink, memiliki ciri khas yang sangat unik yang menggunakan warna merah muda. Masjid ini sebagai salah satu kunjungan wisata religi yang difavoritkan untuk mengabadikan moment indah selain tujuan utama untuk menjalankan ibadah.

Bangunan masjid ini memiliki empat lantai sudah lengkap akses lift bagi jamaah yang menginginkan beribadah dimana yang dia senangi dan untuk sarana bagi jamaah yang ingin menikmati keindahan interior masjid. Bahkan anda juga bisa melihat pemandangan yang ada diluar masjid. Tidak hanya warnanya yang menjadi keunikan dari Masjid Putrajaya, namun kaligrafi terletak pada kubah masjid tersebut menjadi salah satu unsur keunikan yang penting bagi wisatawan yang berkunjung.

Pembangunan masjid ini berlangsung pada tahun 1997 berada diatas tanah seluas 1,37 Ha dengan daya tampung jamaah sekitar 1500 jamaah. Karena arsitekturnya yang indah dan unik menjadikan masjid ini masuk dalam daftar masjid warna-warni di dunia yang melayani kunjungan wisatawan tidak hanya yang akan beribadah, namun juga wisatawan yang ingin menikmati pesona dari masjid romantis ini. Pada saat anda datang ke Masjid Putrajaya sebaikanya menggunakan pakaian yang sopan, bahkan bagi wisatawan  non-muslim sudah tersedia jubah untuk menutupi aurat yang terletak didekat pintu masuk.

Masjid yang tidak pernah sepi pengunjung anda etap bisa menjalakan ibadah dengan khusu’ karena didalam masjid nyaman dan tenang, pengunjung yang hanya menikmati keindahan hanya di luar masjid untuk didalam memang hanya untuk beribadah agar tidak mengganggu siapa saja yang ingin beribadah.

Masjid Nasir Al-Mulk

Masjid Nasir Al-Mulk

Masjid yang sering disebut dengan masjid pelangi dengan ornamen dan warna sangat unik berbeda masjid yang sering anda temui, bangunan serta sejumlah hiasan tersusun sangat indah yang membuat decak kagum siapa saja yang berkunjung ke masjid Al-Mulk berada di Shiraz, Iran. Banyak yang menyebut masjid ini sebagai kaleidoskop dan juga ada yang menyebutnya masjid pink.

Pembangunan masjid ini pertama kali pada abad-19 langsung dari Raja Mirza Hasan Ali Nasir Al-Mulk pada masa Dinasti Qajar, lama proses pembangunan memang membutuhkan waktu yang terbilang lama banget sekitar 12 tahun dan akhirnya pembangunan tersebut tuntas pada tahun 1888.

Ditangani arsitek Muhammad Hasan-e-Memar dan Reza Kashi Paz-e-Shirazi yang mengembangkan bahan kaca sebagai salah satu bahan yang jarang digunakan arsitek lainnya dalam pembangunan masjid pada masa itu. Karena kaca yang digunakan memilih jenis kaca berwarna pada sisi luar masjid Al-Mulk. Kaca tersebut berfungsi agar sinar matahari masuk keruangan dan kaca yang berwana membuat cahaya yang masuk sesuai kaca warna yang terpasang, jadi sangat indah sekali. Waktu yang tepat untuk melihat pancaran sinar cari kaca masjid Al-Mulk saat pagi hari moment keindahan tersebut terlihat sempurna.

Sinar matahari yang masuk menghiasi seluruh ruangan dengan warna-warni bak pelangi yang memancarkan keindahan dalam setiap warnanya, nah ketika siang hari warna-warna tersebut sudah anda dapatkan karena sinar matahari tidak lagi menyinari kaca-kaca berwarna dari masjid Al-Mulk.

Nah kenapa ada yang menyebut masjid salah satu masjid pink terindah? Yups masjid ini menggunakan ubin dengan warna mayoritas merah muda, bahkan masjid ini juga sudah mendapatkan perlindungan dari Nasir Al-Mulk’s Endownment Foundation. Sedangkan sejarah dari masjid ini salah satu peninggalan pada tahun 1876, dengan desain atap masjid menggunakan keramik yang cantik dan sangat mewah sebagai ciri khas masjid Al-Mulk.

Meskipun disebut masjid dengan penuh warna,  ada sebagian sisi yang sengaja didesain redup untuk menggambarkan sebagai tempat ibadah yang nyaman dan tenang.

Masjid Jalil Khayat

Masjid Jalil Khayat

Masjid yang didesain penuh dengan warna pada ubin-ubin yang menempel seluruh lantai masjid, konsep masjid yang menghadirkan keindahan yang tidak ternilai harganya. Bahkan masjd ini mejadi salah satu masjid termegah di dunia, atap masjid Jalil Khayat memiliki atap sebagai ciri khas masjid yang dibangun di Erbil, Kurdistan Irak.

Pada saat anda berkunjung ke masjid ini, hampir mirip dengan masjid Muhammad Ali, Kairo dan masjid Biru, Istanbul. Peresmian masjid Jalil Khayat pada tahun 2007, meskipun terbilang muda namun keindahan masjid ini mampu menyamai masjid tua dari berbagai belahan dunia.

Biaya pembangunan langsung dari Jalil Khayat yang sangat terkenal dan salah satu orang terkaya di Kota Erbil, meskipun beliau sudah meninggal terlebih dulu sebelum masjid ini selesai proses pembangunannya selanjutnya manajemen pembangunan diserahkan kepada anak-anaknya dan erwujud masjid yang menjadi kebanggan warga Irak. Anak dari Jalil Khayat yang meneruskan perjuangannya dalam membangun masjid ialah Haji Dara mengaku sangat bangga dengan berdirinya masjid penuh dengan warna yang indah sebagai ladang amal dan bersamaan peringatan Maulid Nabi yang juga menjadi peringatan pertama kali di masjid Jalil Khayat.

Lahan masjid ini seluas 15.000 meter yang mampu menampung jamaah sebanak 2000 an jamaah, disediakan juga balai kecil untuk ibadah pada hari biasa, sedangkan untuk sholat Jum’at dan sejumlah peringatan hari besar islam menggunakan aula yang berukuran lebih besar, jamah wanita juga memiliki balai sendiri yang lebih kecil untuk menjaga kekehusu’an jamaah.

Masjid Dimaukom

Masjid Dimaukom3

Masjid yang memiliki sentuhan warna yang indah juga bisa anda temui di Filipina yang tidak jauh dari tanah air, masjid yang diberi nama Dimaukom berada di Datu Saudi Ampatuan. Berbeda dengan masjid pink yang ada di Malaysia dengan berada di pusat kota jadi lebih banyak pengunjung yang berdatangan.

Namun warnanya yang lebih terang membuat siapa saja yang lewat terpesona keindahannya dan sangat menyesal jika tidak mengabadikan moment berada pada salah satu masjid tercantik didunia. Masjid yang didirikan oleh Samsodin Dimaukon selaku Walikota Datu Saudi Ampatuan, dengan waktu pembangunan selama dua tahun untuk mendapatkan hasil yang sangat menakjubkan.

Peresmian masjid ini berlangsung pada tahun 2013 dengan menyimpan sejumlah keunikan saat proses pengerjaanya, karena pekerja dalam pembangunan tempat ibadah kaum muslim ini mayoritas orang beragama Kristen. Memang negara ini masyarakatnya memeluk agama kristen.

Pemilihan warna masjid ini memang dipertimbangkan secara matang, warna merah muda yang menjadi pilihan untuk desain masjid salah satu warna kesukaan Samsodin sebagai simbol perdamaian serta menambah harmoni antar pemeluk agama yang ada di Filipina.

Semoga artikel ini membantu anda untuk mendapatkan lokasi wisata religi yang recomended, menambah pengetahuan da bermanfaat, jazakumullah khairan

Masjid Dengan Kubah Emas Termegah Didunia

Masjid Dengan Kubah Emas Termegah Didunia

Masjid disebut juga Baitullah yang artinya Rumah Allah, sebagai salah satu tempat suci bagi umat islam dalam menjalankan ibadah.  Namun dalam sejarahnya masjid zaman Rasulllah tidak hanya untuk sholat lima waktu berjamaah, masjid digunakan pusat kegiatan masyarakat dari mulai pendidikan, perkonomian, militer dan bahkan kesehatan. Hadirnya masjid banyak yang mengartikan sebgai kebangkitan islam dan sebagai ikon dari lingkungan masjid itu sendiri.

Secara tipologi bangunan masjid memiliki kekhasan terdiri dari sisi bangunan dan konsepnya menyesuaikan dengan kondisi dari lingkungan dimana masjid didirikan. Secara umum masyarakat lebih dekat dengan bangunan masjid dari kubah dan menaranya, salah satu bangunan yang menjadi unsur utama pembangunan masjid dengan bentuk separuh lingkaran dengan permukaan mengerucut.

Sebagai salah satu unsur utama masjid kubah juga memiliki beberapa seni sesuai dengan konsep dari masjid itu sendiri, pada umumnya kubah terbuat dari sejumlah bahan maeterial misalkan marmer, beton dan besi/baja. Namun dalam sejumlah negara membangun masjid dengan kubah yang sangat mewah dengan mengambil bahan emas. Artikel ini akan membahas tentang masjid berkubah emas di dunia yang menjadi tujuan wisata religi termegah, diantaranya sebagai berikut:

Masjid Dian Al-Mahri

Masjid Dian Al-Mahri

Masjid yang memiliki bangunan megah yang ada di Kota Depok, masjdi ini dilengkapi dengan kubah terbuat dari emas menjadi tujuan wisata religi dunia untuk anda wajib kunjungi. Pembangunan masjid ini berlangsung April 1999 sedangkan peresmiannya berlangsung 31 Desember 2006 tepatnya di  Jalan Meruyung, Limo, Depok dengan mengusung konsep Timur Tengah.

Untuk luas pembangunan masjid ini mencapai 8.000 M sedangkan untuk luas tanah keseluruhan mencapai 7Ha lahan yang cukup luas untuk sarana ibadah umat muslim yang ada di Depok. Kemegahan dari masjid Dian Al-Mahri tidak hanya dari luas lahan yang dimiliki namun dari bangunan memang sudah membuat semua yang datang berdecak kagum, dari luar sudah terlihat kubah masjid yang berjumlah 5 buah dengan berlapiskan emas, yang belum pernah kesana bisa kagak tuh bayangin bagaimana indahnya dan yang membuat bertanya tentunya biaya pembangunannya sudah pasti tidak sedikit uang yang dikeluarkan.

Tidak hanya itu masjid ini juga semakin nampak sempurna ketika anda melihat ada menara yang menjulang berjumlah 6 menara, selain salah satu unsur menara ini juga sebagai keumadangnya adzan agar didengar masyarakat dan segera menunaikan ibadah sholat berjamaah. Jumlah kubah tersebut juga sebagai symbol dari rukun islam ada 5 sedangkan jumlah dari menara tersebut sebagai lambang dari rukun islam ada 6, Wah keren ya konsep yang diusung dari pembangunannya.

Masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah

Masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah

Masjid yang dibangun tidak jauh dari pusat kota hanya dengan 3 Km anda sudah bisa untuk melakukan ibadah dan menikmati keindahan salah satu kebanggan warga Brunei yakni masjid Jame Asr Hassanil Bolkiah. Wisatawan yang datang ke tempat ibadah bagi umat muslim akan sangat mudah karena searah dengan perbelanjaan Mall Gadong bahkan lokasi dari Masjid Agung ini bisa diakses menggunakan mobil pribadi, jika anda menggunakan jasa transportasi dari terminal tinggal memilih bus dengan kode nomor 1 dan 22 akan melewati masjid yang memiliki kubah berlapiskan emas.

Pembangunan masjid ini dimulai tahun 1992 dengan inisiatif dari Sultan ke-29, sesuai perintah beliau masjid tersebut juga diberi nama Masjid Jame Asr Hassani Bolkiah. Untuk model dari bangunan mengusung konsep Timur Tengah, Persia dan Maroko yang menghasilkan desain masjid yang megah dan sangat cantik.

Nah ini yang membuat masjid dari Sultan Brunai semakin menarik dibangun air mancur di luar dan di dalam masjid, selayaknya masjid megah dunia lainnya sudah menggunakan kaca patri dengan berbagai macam warna yang tidak diragukan lagi kualitas serta kekuatannya, bahkan harganya juga sangat luar biasa mahal dengan hasil sangat indah dan mewah. Kemegahan dari masjid milik Sultan Brunei tidak sampai disitu saja, laykanya kubah masjid yang menggunakan bahan beton besi atau baja namun Sultan Brunei menggunakan lapisan emas yang menjadikan masjid terindah dunia dengan kubah menggunakan bahan lapisan dari emas.

Dari interior sudah dilengkapi dengan lampu gantung yang mewah serta hiasan mozaik-mozaik dari bahan keramik yang memancarkan sinar menambah kesan elegan pada saat anda didalam masjid.

Masjid Sultan Singapura

Masjid Sultan Singapura

Singapura memiliki masjid yang sudah dikenal namanya kebelahan dunia dengan arsitektur yang sangat megah dan mewah, sesuia dengan keputusan Republik Singapura meresmikan masjid kedua yang dibangun di lingkungan Kampung Glam. Sebelum pembangunan masjid ini pemerintah Singapura mendirikan masjid Omar Kampung Malaka yang sangat megah dan itu yang menginspirasikan pembangunan Masjid Sultan Singapura.

Kemegahannya tersebut membuat Singapura semakin banyak didatangi wisatawan dari mancanegara selain itu juga wisatawan dalam negeri yang silih berganti mengunjungi masjid Sultan Singapura sebagai objek wisata religi. Letak geografis yang sangat berdekatan dengan Indonesia menjadikan desain dari masjid ini juga memiliki kemiripan dari bagian sisi atap menggunakan model limas bersusun, perjalanan dari nenek moyang yang sebagian besar orang muslim dari jawa yang memutuskan untuk tinggal di Singapura.

Masjid ini sebenarnya sudah dibangun dari tahun 1920-an oleh Sultan Singapura namun dulu belum semegah sekarang ini, berawal dari saudagar dari pulau jawa yang menjalankan aktifitas dagang bersama dengan saudagar dari Arab, Bugis dan Boyan dan memutuskan untuk menetap dan lokasi tersebut tepat di sekitar lokasi Masjid Sultan Singapura yang saat ini menjadi obyek wisata religi yang megah ditengah kota dengan bersandingkan gedung-gedung tinggi. Dari unsur utama dari masjid yakni pembangunan kubah masjid yang sangat megah dengan berlapiskan emas membalut separuh lingkaran besar dengan kilauan yang membuat semakin mewah bangunan masjid.

Masjid ini diperuntukkan seluruh wisatawan yang datang tidak hanya wisatawan muslim, bahkan yang datang juga wisatawan non-muslim yang ingin mengbadikan moment ketika berkunjung ke wisata religi yang ada di Singapura.

Masjid Kubah Emas Yerusalem

Masjid Kubah Emas Yerusalem

Masjid yang sering dikatakan memiliki kemiripan dengan masjid Al-Aqsa, namun masjid ini memiliki ciri khas yang jauh bereda bahkan arsitekturnya sangat banyak sekali perbedaannya. Jika masjid Al-aqsa menggunakan batu sebagai bahan dari kubahnya, masjid ini menggunakan emas sebagai bahan membuat kubahnya.

Masjid ini semakin menarik karena desain interiornya menggunakan susunan mozaik pirius yang jarang anda temui, dilengkapi dengan sebuah hiasan ornamen warna emas yang menambah elegan suasana dalam masjid. Sedangkan ciri khas dari masjid ini sejumlah ornamen menggunakan khas timur tengah melekat pada dinding serta sluruh interior dai masjid.

Bahkan masuk sebagai tujuh arsitektur masjid terindah yang pernah ada di dunia, untuk anda yang sering berjalan-jalan mencari lokasi wisata religi akan sangat menyesal jika belum berkunjung ke sini. Semoga artikel ini menambah pengetahuan anda danmenjadi referensi yang recomended untuk perjalanan wisata religi bersama keluarga dan kerabat, jazakumullah khairan.

Masjid Sultan Ahmed Warisan Kekhalifahan Turki Usmani

Masjid Sultan Ahmed Warisan Kekhalifahan Turki Usmani

Negeri penuh pesona dengan pemandangan alam dan bangunannya membuat banyak wisatawan ingin berkunjung di negeri dua benua ini. Terletak pada belahan benua Eropa yang berdekatan dengan benua Asia, menjadi teritori yang strategis dalam memimpin dunia waktu itu. Pesona bangunan yang sangat memukau salah satunya adalah Masjid Sultan Ahmed. Masjid warisan kejayaan kekhilafahan Turki Usmani hingga kini tampil dengan megahnya.

masjid sultan ahmed

Dekat tepian Laut Marmara di kota Istanbul menjadi letak keberadaan Masjid Sultan Ahmed. Selain itu, masjid Sultan Ahmed dikenal dengan sebutan Masjid Biru. Pada waktu dulu warna biru menjadi warna interior pada masjid Sultan Ahmed, kemudian warna biru tadi dihilangkan karena bukan asli warna sebenarnya masjid. Namun warna kebiru-biruan tampak pada kubahnya ketika dilihat dari dekat.

Masjid Sultan Ahmed menjadi ikon kota Istanbul karena masjid tersebut adalah masjid terbesar di Turki. Selain itu arsitektur yang mempesona akan tampak memukau diwaktu-waktu yang tepat seperti pada senja hari. Pemandangan laut Marmara yang sangat indah juga tampak mempesona menjadi background dari keindahan masjid Sultan Ahmed.

Sejarah

interior masjid sultan ahmed

Sultan Ahmed I memerintahkan untuk mendirikan sebuah masjid pada kisaran tahun 1609 -1616. Sedefhar Mehmet Aga ditunjuk oleh Sultan Ahmed I sebagai arsiteknya. Dalam pembangunan masjid tersebut Sedefhar Mehmet Aga diminta membuat dengan megah, artinya biaya pembangunan ada berapapun dana yang dihabiskan. arsitektur masyhur Mimar Sinan adalah guru dari Sedefhar Mehmet Aga. Sultan Ahmed I menginginkan ada sebuah menara dari emas, tetapi karena sang arsitek salah mengartikan bahasa Altin dari Sultan menjadi Alti, maka di bangunlah 6 menara pada masjid tersebut.

Melihat hasil dari pembangunan 6 menara pada masjid tersebut, maka Sultan Ahmed sangat terpukau dengan keindahan dan arsitekturnya. Pembangunan masjid tersebut berselang 7 tahun untuk menyelesaikannya.

Arsitektur

pilar masjid sultan ahmed

6 menara yang ada di masjid Sultan Ahmed memiliki diameter 23,5 meter kemudian kubah memiliki ketinggian 43 meter, dan memiliki diameter 5 meter pada kolom betonnya. Istana Topkapı sangat dekat dengan masjid ini, sehingga menara dan kubah masjid terlihat dari arah istana tersebut.

Hiasan 20.000 keramik Iznik berwarna biru, hijau, ungu, dan putih sangat mendominasi pada interior masjid. Ketika cahaya matahari masuk menembus jendela patri maka ornamen bunga dan tanaman akan ditangkap pada dinding dan lantai masjid. Pilar pilar masjid yang terbuat dari marmer juga menambah keindahan interior masjid.

Seyyid Kasim Gubari membuat kaligrafi ayat ayat Al Quran pada interior masjid, beliau adalah seorang kaligrafer terbaik pada masa itu. Mihrab yang terbuat dari marmer dengan pahatan yang sangat indah membuta interior masjid semakin megah bak istana.

Masjid Jami Ul Alfar

Masjid Jami Ul Alfar

Ide dari para pedagang muslim India untuk membangun sebuah masjid di kota Kolombo agar dapat digunakan sholat lima waktu dan sholat Jumat akhirnya terlaksana. Pada tahun 1908 dimulailah pembangunan Masjid Jami Ul Alfar oleh umat Islam di Pettah. Dalam bahasa Tamil Masjid Jami Ul Alfar disebut Samman Kottu Palli, dan nama Rathu Palliya sebutan dari bahasa Sinhala. Dari nama nama tersebut bermakna Masjid Merah.

Masjid Jami Ul Alfar

Arsitek dari Masjid Jami Ul Alfar bernama HL Saibo Lebbe, dan pembangunan Masjid Jami Ul Alfar didanai oleh umat Islam Pettah. Karena mayoritas muslim disana dari India, maka sangat berpengaruh pada arsitektur bangunan masjid yang bergaya India. Kota Kolomba bermula dari daerah Pettah yang memiliki penduduk muslim yang mayoritas. Setelah selesai dibangun pada 1909, Masjid Jami Ul Alfar dikenal di kota Kolombo dan mancanegara karena masjid tersebut sebagai Landmark Kota Kolombo sampai sekarang.

Arsitektur

interior masjid jami ul alfar

Ornamen pada dinding masjid yang memiliki motif bergaris merah dan putih merupakan chiri khas dari arsitektur masjid satu ini. Arsitektur yang bergaya dinasti Mughal dengan sentuhan arsitektur bergaya kastil Inggris, membuat bangunan masjid tampak megah dan unik. Tampilan eksterior masjid berwarna merah putih seperti kue lapis sehingga menjadi warna khas bangunan masjid yang bisa menarik perhatian pengujung.

mihrab masjid jami ul alfar

Ternyata warna berlapis antara merah dan putih ini tidak diaplikasikan pada interior masjid. Justru dinding interior masjid didominasi warna hijau toska. Perempatan jalan Puraokottai, Pettah menjadi posisi tepat Masjid Jami Ul Alfar, yaitu dikawasan bisnis di Kota Kolombo. Masjid merah ini menjadi Islamic center di kota Kolombo dengan berbagai aktifitas Islami mulai dari ibadah sholat, pendidikan Islam, sosial, dan lain-lain.

tempat wudhu masjid jami ul alfar

Muslim yang mayoritas di Pettah menjadi minoritas di negara Srilanka. Pada mulanya Masjid Jami Ul Alfar mampu menampung jamaah sejumlah 1.500 jamaah. Seiring waktu berjalan, maka Islam berkembang disana sehingga jumlah penduduk muslim terus bertambah, maka pembangunan masjid diperluas pada tahun 1975 hingga saat ini masjid mampu menampung 5.000 jamaah. Selain menjadi masjid tua, masjid merah menjadi masjid terbesar di Srilanka dengan jamaah dihari biasa mencapai 2.000 jamaah, dan di waktu bulan Ramadhan mencapai lebih 3.000 jamaah melakukan sholat disana setiap harinya.

Masjid Pink Dimaukom Filipina

Masjid Pink Dimaukom Filipina

Masjid yang memiliki warna yang unik pada bangunannya menjadi salah satu perhatian banyak orang yang berkunjung disana. Warna pink yang dominan pada bangunan Masjid Dimaukom ini sebagai simbol cinta, dan keberagaman warga Filipina. Filipina Selatan menjadi lokasi Masjid Dimaukom, tepatnya di kota Datu Saudi Ampatuan, Provinsi Maguindanao.

Masjid Dimaukom

Masjid Dimaukom menjadi salah satu tempat wisata religi pada Provinsi Maguindanao. Warna pink pada bangunan masjid menjadi daya tarik tersendiri dan merupakan simbol cinta dengan keberagaman yang ada.

Sejarah

kubah masjid dimaukom

Tahun 2011 adalah awal pembangunan Masjid Dimaukom atas perintah dari Samsodin Dimaukom sebagai Walikota Datu Saudi Ampatuan. Pembangunan masjid Dimaukom ini dilakukan selama dua tahun kemudian pada tahun selesainya pembangunan pada 2013, Masjid Dimaukom dibuka untuk umum.

menara masjid dimaukom

Membutuhkan waktu yang cukup lama akhirnya Masjid pink menjadi terkenal dari wisatawan mancanegara. Wisatawan yang beragama Islam mereka datang untuk melihat keindahan masjid Dimaukom dan beribadah didalamnya. Yang paing unik dalam pembangunan masjid Dimaukom ini adalah para pekerja mayoritas beragama Kristen. Karena mayoritas penduduk Filipina adalah orang Kristen dan mereka ikut membangun masjid pink dengan sukarela tanpa dibayar.

gerbang masjid dimaukom

Rasa persaudaraan yang tinggi sebagai anak bangsa menjadikan keberagaman menjadi cinta yang penuh harmoni. Sehingga kota Datu Saudi Ampatuan menjadikan Masjid Dimaukom menjadi simbolpersaudaraan dan persatuan antar umat beragama penduduk Filipina. Warna pink identik dengan cinta, maka cinta ini ditujukan kepada Allah SWT, cinta kepada sesama dan cinta kepada Negara.

Arsitektur

mimbar masjid dimaukom

Selain eksterior masjid yang berwarna pink, interior masjid juga penuh dengan dominasi warna pink juga. Ada beberapa kubah dalam bangunan masjid Dimaukom, Kubah utama dengan dikelilingi kubah kecil yang berada di sektar kubah utama. Kemudian masjid memiliki dua menara yang tidak terlalu tinggi dengan warna pink pada kubah dipuncaknya.

masjid dimaukom2

Kaligrafi dua kalimat syahadat dengan huruf Arab ada pada pintu gerbang dan dibawahnya ada tulisan latin dalam bahasa arab yang artinya Selamat datang di Masjid Dimaukom. Dari Cotabato dan Santos City untuk menuju Masjid Dimaukom dengan naik Bus atau Jeep membutuhkan waktu kurang lebih tiga jam untuk sampai dimasjid pink.

Masjid Modern Sentral Cologne Jerman

Masjid Modern Sentral Cologne Jerman

Masjid megah dengan kubah yang unik bernuansa modern, telah menjadi salah satu ikon dari negara Jerman. Masjid Sentral Cologne telah resmi dibuka sejak Ramadhan 2017 yang lalu. Umat Islam disana sekarang sudah dengan mudah melakukan ibadah sholat berjamaah di Masjid Sentral Cologne. Sebelumnya mereka kesulitan untuk mencari tempat ibadah yang nyaman ketika waktu-waktu sholat.

MSC

Masjid termegah dan terbesar di Jerman ini didirikan oleh organisasi Muslim terbesar di Jerman dengan mayoritas anggotanya adalah keturunan Turki. Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama memulai membangun Masjid Sentral Cologne pada tahun 2009 hingga 2017. Pembangunan masjid ini cukup lama dengan selang waktu 8 tahun baru selesai pembangunannya. Namun, dengan selang waktu yang lama tadi, sekarang Umat Islam di Jerman merasa senang dengan hadirnya Masjid Sentral Cologne. Masjid Sentral Cologne terbuka bagi siapapun, dan melayani diskusi tentang Islam juga tentang organisasi Islam Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama.

Arsitektur

ruang utama

Masjid Sentral Cologne memiliki gaya arsitektur Timur Modern, tampak pada desain masjid dan ekterior, interior masjid. Ruang utama masjid adalah sebuah kubah yang besar dengan gaya modern dengan ketinggian 36 meter. Ada sebuah kaca berbentuk bintang dipuncak kubah sehingga cahaya matahari bisa tembus hingga ruang utama masjid. Hiasan dan ornaman pada interior masjid mulai dari dinding, mihrab, mimbar terdapat lampu sorot yang besar sehingga didalam masjid tampak begitu megah dan indah. 1.800 panel stucco menghiasi dinding Masjid Sentral Cologne.

ruang utama2

Gaya arsitektur interior masjid adalah kombinasi antara gaya oriental dan Islam modern. Pada atap masjid terdapat perpaduan tulisan arab dengan daun warna emas. Tulisan arab tersebut adalah nama nama Nabi dari ketiga agama samawi yaitu Yahudi, Kristen dan Islam sebagai simbol bahwa Masjid Sentral Cologne sangat terbuka bagi selain muslim.

ruang sholat perempuan

Gottfried dan Paul Bohm keduanya seorang arsitek yang mendesain Masjid Sentral Cologne. masjid memiliki ruang terpisah antara jamaah laki-laki dengan jamaah perempuan. Meskipun terpisah, desain masjid sangat representatif bagi jamaah perempuan karena msaih bisa melihat gerakan dan suara Imam sholat. Pada ruang sholat perempuan juga didesain seindah ruang utama sholat, agar jamaah perempuan juga bisa menikmati keindahan dalam masjid Sentral Cologne.

menara msc

Masjid Sentral Cologne memiliki dua menara setinggi 55 meter. Adanya menara masjid tidak berfungsi semestinya sebagai tempat adzan karena terganjal oleh aturan setempat. Jadi hanya pelengkap sebuah bangunan masjid saja.

Fasilitas

eksterior msc

Selain ruang tempat untuk sholat, Masjid Sentral Cologne juga memiliki ruang untuk pertemuan, kantor ketakmiran, perpustakaan, ruang konferensi dan tempat perbelanjaan. Fasilitas parkir juga disediakan yang berada dibawah tanah. Dua pertiga dari totol dana untuk pembangunan Masjid Sentral Cologne berasal dari pendonor., tidak ada subsidi dari pemerintah, dan total pembangunan Masjid Sentral Cologne sebesar 30 Juta Euro.

Masjid Agung Xian yang Unik

Masjid Agung Xian yang Unik

Masjid Agung Xian memiliki keunikan tersendiri dari masjid masjid pada umumnya di China. Keunikan masjid Agung Xian ada pada arsitektur bangunannya yang mirip kuil-kuil di China. Mulai dari pintu gerbang masjid hingga pada bangunan utama masjid terdapat taman taman dengan berbagai tema yang berjumlah 5 macam.

Masjid Agung Xian

Masjid Agung Xian termasuk masjid tua yang ada di China dengan pemeliharaan yang baik. Pada masa Dinasti Ming berkuasa, masjid Agung Xian dikonstruksi ulang secara besar besaran. Gaya arsitektur China tradisional melekat pada gaya bangunan masjid Agung Xian. Perkiraan abad ke tujuh Masjid Agung Xian sudah ada, namun bangunan masjid yang saat ini bisa dilihat adalah bangunan dari tahun 1392.

denah masjid

Ada pendapat bahwa yang membangun Masjid Agung Xian adalah Haji Cheng Ho, Laksamana Angkatan Laut China yang memiliki jasa dalam mengamankan perairan laut China dari serangan bajak laut. Masjid Agung Xian dibangun pada sebuah tempat diluar tembok kota yaitu Hua Jue Lane. Tempat tersebut dulunya tempat orang-orang asing disebelah barat laut kota Xian, tetapi masjid Agung Xian sekarang sudah masuk pada kota Xian.

gerbang

Bangunan masjid dengan luas 48 x 248 meter dalam area penuh masjid yang memiliki luas 12.000 meter persegi. Pada halaman masjid ada sebuah pagoda China dan masjid tetap menghadap kearah kiblat. Pada halaman pertama setelah pintu gerbang masjid terdapat bangunan dengan bahan batu bata yang digiling sebagai dinding bangunan kemudian diukir dengan motif bunga bersusun seperti berlian.

paviliun

Pada tengah halaman ada gerbang kayu menjulang setinggi 9 meter struktur semua terbuat dari kayu dan bagian bawahnya bertapakkan pada batu, ini namanya pailou. Dougong kurung bertingkat adalah sebuah hasil dari ukiran yang tertata sangat rapi dan beratapkan genting kaca yang berwarna biru, sehingga tampak serasi.

pagoda

Ada Paviliun Yizhen atau Paviliun Tiada Tanding. Paviliun ini sebagai tempat belajar memiliki gaya arsitektur atap berpinggul dengan 3 lengkungan. Ukiran halus menghiasi pintu paviliun dengan jendela khas China yang berjeruji sebagai lubang angin. Dakwah Islam memang tidak secara frontal, tetapi dengan cara yang lembut. Terbukti bahwa budaya bangunan China masih melekat kuat pada Masjid Agung Xian. Seperti patung berbentuk makhluk yang dilarang dalam Islam masih ada pada bangunan masjid Agung Xian. Namun patung tadi letaknya diatas atap sebagai hiasan pada arsitektur atap khas China, tidak sejajar mata yang berada dibawah.

Masjid Pink itu Masjid Nasir Al Mulk

Masjid Pink itu Masjid Nasir Al Mulk

Salah satu negara di kawasan Timur Tengah menjadi letak keberadaan Masjid Nasir Al Mulk yang populer dengan sebutan Masjid Pink. Negara tersebut adalah Iran, yang dulu dikenal dengan Persia. Pada zaman dahulu Persia dan Roma memiliki peradaban yang unggul dibanding lainnya sehingga memiliki budaya dan arsitektur yang khas dalam sebuah bangunannya. Karena ingkar kepada Allah SWT dan Rasulullah Sholallohualaihi wasalam maka Kerajaan Persia ditaklukkan pada masa Kekhalifahan Umar bin Khattab ra.

Masjid Nasir Al Mulk

Sekarang Iran memiliki banyak bangunan masjid sebagai tempat ibadah. Namun dari banyaknya masjid disana ada salah satu masjid yang menjadi perhatian yang menarik karena memilki arsitektur bangunan yang unik dan megah. Masjid tersebut adalah masjid Nasir al Mulk yang berada di kota Shiraz, Iran.

ornamen Masjid Pink

Masjid yang dibangun atas perintah Mirza Hasan Ali yaitu penguasa Dinasti Qajar yang dikenal dengan Nasir Al Mulk pada 1876. Kekuasaan Dinasti Qajar di Iran berkuasa antara tahun 1785 sampai 1925. Masjid Nasir Al Mulk merupakan salah satu masjid tua disana.

ornamen masjid pink2

Pembangunan Masjid Nasir Al Mulk yang didesain oleh Mohammad Hasan e Memar dan Mohammad Reza Kashi Saz e Siraz adalah seorang arsitek dari Iran. Konstruksi bangunan Masjid pink juga dilakukan oleh yayasan Nasir Al Mulk.

Arsitektur

hiasan masjid pink

Ubin warna merah muda yang mendominasi pada bangunan masjid sehingga masjid ini disebut Masjid Pink. Kaca patri berbagai warna dan corak juga menghiasi dinding dinding masjid Nasir Al Mulk dengan penataan yang apik.

kaca patri

Kaca patri yang beraneka warna tadi akan tampak indah ketika dipagi hari pada saat sinar matahari menyinarinya, maka sinar matahari berubah menjadi warna warni yang tampak pada permukaan karpet masjid. Karpet dengan motif yang rumit adalah hasil seni dari orang Iran sendiri dengan berbagai bahan yang berkualitas.

kaca patri2

Para fotografer juga banyak yang berkunjung di masjid ini untuk mengambil gambir dari berbagai sudut yang kemudian ada yang diunggah pada akau-akun media sosial mereka seperti Instagram dan lainnya.

tengah masjid

Keindahan masjid Pink lebih tampak pada interiornya dari pada eksterior masjid. Meskipun begitu eksterior masjid juga masih tampak indah dengan berbagai bahan yang menghiasinya. Pada tengah masjid ada ruang terbuka seperti masjidil haram di Mekah dan ada kolam yang dikelilingi tanaman bunga berada di pot pot kecil.

Masjid Lumpur Bernama Masjid Agung Djenne

Masjid Lumpur Bernama Masjid Agung Djenne

Masjid yang dibangun dari material lumpur ini berada di kota Djenne, Mali. Bangunan masjid yang unik, sangat berbeda dengan bangunan masjid lainnya yang dibangun dari bahan batu bata dan semen pada umumnya. Masjid Agung Djenne memiliki 3 menara dengan ketinggian 11 meter, semuanya terbuat dari bahan lumpur.

Masjid Agung Djenne

Pada tahun 1906 Masjid Agung Djenne direnovasi total, hingga saat ini Masjid Agung Djenne tetap berdiri kokoh dengan material lumpurnya. Suku Fulani pernah menghancurkan bangunan masjid ini pada tahun 1818, dikala itu bangunan tersebut terlalu megah bagi suku Fulani sehingga kontruksi masjid separuhnya masih bertahan hingga saat ini.

Masjid Agung Djenne memiliki arsitektur gaya Sudan Sahelian. Waktu renovasi tahun 1906 membutuhkan waktu tiga tahun sehingga hasil renovasi sangat memuaskan dengan mempertahankan gaya arsitektur lama. Masjid dengan luas 75 x 75 meter oleh UNESCO dimasukkan kedalam daftar salah satu situs warisan dunia.

Masjid Lumpur

Dinding masjid yang terbuat dari batu lumpur dengan lapisan tanah liat memiliki ketebalan yang berbeda-beda sesuai dengan ketinggian dinding. Ketebalan dinding mulai dari 40 cm hingga 60 cm sehingga kokoh dan mampu menahan struktur bangunan masjid. Kayu dari pohon kelapa memperkuat struktur bangunan dari terjadinya perubahan suhu yang terjadi pada lingkungan masjid tersebut. Ada 90 pilar kayu untuk memperkuat bagian atap masjid.

Bangunan tiga menara masjid juga sebagai tanda arah kiblat. Untuk mencapai puncak menara terdapat tangga berbentuk spiral didalamnya. Di dalam masjid ada beberapa ruangan yang disekat oleh dinding, ruangan terbesar adalah ruang utama masjid untuk sholat. Material bangunan masjid sebenarnya rapuh, tetapi dengan seringnya masyarakat merawat bangunan tersebut maka masjid tetap berdiri kokoh.

gotong royong

Perawatan dilakukan dengan cara bergotong royong, para pemuda yang mencari bagian masjid yang retak kemudian di tambal dengan tanah liat kembali secara bergotong royong mulai dari anak-anak hingga orang tua. Masjid selain sebagi tempat ibadah juga sebagai tempat berkumpulnya masyarakat agar tetap bersatu.

menambal

Setelah peristiwa seorang model Vogue dengan pakaian tidak pantas berfoto berlatar belakang masjid tersebut, maka hingga sekarang turis sangat terlarang berkunjung di masjid Agung Djenne. Jika ada turis yang masuk mereka harus terseleksi dan ada pemandu yang menemani untuk melihat-lihat masjid tersebut. Masyarakat memberlakukan aturan tersebut agar menjaga kesucian rumah ibadah tersebut.