Masjid Kristal yang Memukau di Malaysia

Masjid Kristal yang Memukau di Malaysia

Negeri tetangga Indonesia ini juga memiliki penduduk muslim yang mayoritas, sehingga keberadaan masjid adalah kewajiban sebagai sarana beribadah umat Islam disana. Bangunan masjid di Malaysia juga memiliki keindahan arsitektur yang patut diacungi jempol. Tidak hanya dari sisi bangunan fisiknya saja, namun fasilitas yang disediakan untuk jamaah juga memberikan kenyamanan.

masjid kristal

Seperti pada Masjid Kristal yang berada di wilayah Trengganu, Malaysia. Masjid modern yang memiliki arsitektur unik dan fasilitas modern ini berdiri diatas pulau Wan Man. Masjid Kristal adalah bagian dari Kompleks Taman Tamadun Islam, memiliki eksterior yang cukup memukau. Bahan dari bangunan masjid ini berupa baja, kristal dan kaca sehingga memiliki tampilan yang modern dan berkilau. Kilauan yang memukau dari bangunan masjid maka masjid ini dinamakan Masjid Kristal.

masjid kristal2

Selain penuh dengan kaca dan kristal pada bagian eksteriornya, Masjid kristal ini juga memiliki interior yang penuh dengan kaca pada bagian kubah dalamnya. Masjid yang memiliki kapasitas 1.500 jamaah, pembangunannya mulai pada 2006 hingga 2008. Pada Pebruari 2008, Masjid kristal diresmikan oleh Sultan Terengganu, Sultan Mizan Zainal Abidin dan mulai dibuka untuk umum.

Arsitektur

interior masjid kristal

Gaya arsitek Moor dan gaya Gothic melekat pada bangunan Masjid Kristal. Sentuhan arsitektur gaya China juga ada pada bangunan masjid ini. Jadi kombinasi beberapa gaya arsitektur membuat masjid tampak modern dan unik. Pada ruang utama masjid terdapat sebuah lampu gantung besar yang terbuat dari kristal menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung.

interior masjid kristal2

Masjid akan lebih menarik dan memukau ketika dimalam hari dengan lampu yang dapat merubah warna kubah menjadi warna yang bergantian mulai warna merah muda, hijau, biru, dan kuning. Baik siang maupun malam, masjid kristal tampak memukau dengan menimbulkan bayangan diatas permukaan air sungai yang ada disekelilingnya.

Fasilitas

taman tamadun

Desain masjid tidak hanya pada bangunannya saja, tetapi masjid didesain dengan beberapa fasilitas Informasi dan Teknologi yang diintegrasikan pada infrastrukturnya. Koneksi internet bisa diakses oleh jamaah dalam mengakses Al quran digital. Selain itu instalasi listrik juga ditata dengan baik dengan sumber listrik dari panel surya sehingga Masjid Kristal menjadi masjid ramah lingkungan dan berbasis IT. Dari fasilitas yang disediakan kepada jamaah maka Masjid Kristal menjadi masjid Cerdas.

taman tamadun2

Ada wisata yang ditawarkan diarea masjid kristal bagi pengunjung, yaitu naik perahu mengelilingi sekitar sungai. Untuk masuk kawasan wisata tidak ada biaya apapun, alias gratis. Replika masjid indah diseluruh dunia juga ada pada Taman Tamadun Islam.

Masjid Agung Kolombo

Masjid Agung Kolombo

Jejak arsitektur Indonesia berada di Sri Lanka merupakan takdir Allah SWT. Penjajahan Belanda kepada Indonesia dimasa lalu ada pelajaran yang dapat diambil, yaitu dibuangnya orang-orang Islam Indonesia ke Sri Lanka menjadikan Sri Lanka memiliki jejak budaya khas Indonesia dengan berdirinya Masjid Kolombo.

masjid agung kolombo

Sebelum penjajah Portugis datang ke Sri Lanka, muslim Arab sudah jauh hadir disana. Kemudian membangun sebuah masjid, yaitu masjid Kolombo. Setelah Portugi menjajah Sri Lanka Masjid Kolombo dihancurkan oleh Portugis pada pertempuran antara Raja Shinhala pada 1520 M. Empat tahun setelah dihancurkan, pada 1824 M muslim Arab membangun masjid Kolombo dengan ukuran lebih kecil dari sebelumnya.

Sri Lanka tidak hanya dijajah Portugi, namun juga Inggris. Pada penjajahan Inggris 1796-1948, Masjid Agung Kolombo tidak muat dengan jumlah jamaah yang semakin banyak. Putra dari Kesultanan Goa Sulawesi Selatan yang dibuang penjajah Belanda ke Sri Lanka menjadi arsitek pembangunan Masjid Agung Kolombo. Merancang masjid dengan cara otodidak dan membangunnya sendiri dengan dana yang dimilikinya bersama rekan muslim Moor.

gerbang masjid agung kolombo

Tahun 1826 adalah tahun bersejarah selesainya pembangunan Masjid Agung Kolombo hingga saat ini yang diarsiteki oleh Muhammad Balang Kaya. Dan adik bungsu Muhammad Balang Kaya nantinya yang menjadi Khalifah di Kolombo, yaitu Tuan Bagoos Krawan Balangkaya. Makamnyapun ada diarea Masjid Agung Kolombo hingga saat ini.

menara masjid agung kolombo

Ada yang sangat khas pada Masjid Agung Kolombo, yaitu sebuah meriam milik masjid. Sejak 1898 M meriam sengaja di letakkan di masjid sebagai penanda waktu saat berbuka dan imsak diwaktu Ramadhan, juga sebagai penanda 1 Syawal. A.A. Abdul Raheman, salah satu anggota dewan pengurus masjid Agung Kolombo yang telah menyumbangkan sebuah meriam tadi. Hingga saat ini meriam tetap terdengar dentumannya diwaktu Ramadhan dan 1 Syawal.

Selain itu Masjid Agung Kolombo memiliki sebuah Sekolah Islam yang bernam Al Madrasatul Hameeda. Pada 31 Agustus 1900 M / 1318 H Konsul Turki meletakkan batu pertama pembangunan sekolah Islam. dana pembangunan dari sekolah Islam berasal dari tokoh yang dermawan pada masyarakat muslim Kolombo yang bernama I.L.M.H. Noordeen, OLM Ahamadu Lebbe Marikar Alim, SL Naina Marikar, AL Abdul Careem, dan SL Mahmood, JP. Alumni dar sekolah Islam banyak yang menjadi orang penting di pemerintahan Sri Lanka, mulai dari jajaran kabinet maupun jabatan penting dalam pemerintahan lainnya.

Masjid Sidi Uqba

Masjid Sidi Uqba

Sejarah

Masjid Sidi Uqba

Masjid Sidi Uqba dibangun di area makam Uqba Bin Nafi di Biskra, Aljazair oleh pemerintah sebagai penghormatan atas jasa jasa beliau. Uqba Bin Nafi adalah pahlawan yang melawan pemberontak yang dipimpin Kusaila pada tahun 683 M. Pada kekuasaan Dinasti Zirid pada tahun 416 H / 1025 M, Masjid Sidi Uqba dibangun.Di Afrika Utara, masjid Sidi Uqba menjadi masjid yang tertua

Arsitektur

arsitektur masjid sidi uqba

Masjid tua dan bersejarah selalu memiliki arsitektur yang selalu dibanggakan. Kesederhanaan arsitektur bisa dilihat dari bahan yang digunakan pada bangunan masjid. Semen putih menjadi bahan utama dari bangunan masjid Sidi Uqba. Selain itu material yang digunakan material pada umumnya sebuah bangunan, tidak ada material yang mahal pada bangunan masjid Sid Uqba. Hiasanpun juga demikian, sangat sederhana seperti bangunan masjid Nabawi diawal pembangunannya.

interior masjid sidi uqba

Pada tiang masjid ditinggikan 10 cm agar shof jamaah sholat bisa mudah diluruskan. Batang kurma dengan ditutup semen putih menjadi kolom-kolom pada bangunan Masjid Sidi Uqba. Semen putih juga menjadi bahan hiasan yang ada pada masjid tersebut. Lengkungan lengkungan tanpa dekorasi juga disanggah dengan kolom kolom dari batang kurma yang dilapisi dengan semen putih.

Mihrab masjid agung Bagdad menjadi inspirasi pembangunan mihrab pada masjid Sidi Uqba. Nampak lengkungan besar dengan hiasan semen yang memiliki motif geometris warna merah dan hijau yang sederhana. Ada juga ukiran dengan pola tidak teratur kemudian ditutup dengan kubah yang memiliki alur. Papan kayu yang memilki ukiran kaligrafi dan motif bunga mawar menjadi pintu yang berada disebelah mihrab.

Ada dua kubah pada area masjid Sidi Uqba, kubah pertama terletak pada ruang utama sholat dan kubah kedua sebagai atap makam dari Uqba Bin Nafi. Pintu utama ada pada ketiga sisi masjid, kayu cedar sebagai bahan daun pintu yang memiliki ukiran yang indah pada setiap pintu utama masjid. Menara masjid berbentuk segi empat terletak pada sisi barat daya ruang utama masjid Sidi Uqba.Menara yang berbentuk balok yang menjulah adalah khas gaya Maroko

Makam Uqba bin Nafi

makam uqba bin nafi

ruang segi empat dengan beratap kubah kecil berada disisi barat daya masjid Sidi Uqba. Makam menjadi indah dengan tatanan arsitektur gaya perpustakaan Pangeran Zirid pada Masjid Agung Kairouan. Karena banyak peziarah dari dalam negeri Alzajair dan manca negara maka kota tersebut menjadi kota ziarah.

Masjid Indonesia Ada di Maroko

Masjid Indonesia Ada di Maroko

Negara Maroko berada di belahan benua Afrika Utara. Islam adalah agama resmi negara Maroko dengan bahasa resmi bahasa Arab. Dengan penduduknya muslim, maka pasti banyak bangunan masjid disana, salah satunya masjid yang bernama Masjid Indonesia. Penamaan Indonesia pada sebuah masjid pasti ada sejarahnya yang patut kita ketahui sebagai anak bangsa Indonesia.

Sejarah

masjid Indonesia

Buah dari dukungan Indonesia atas kemerdekaan Maroko dari penjajahan Perancis, maka Raja Muhammad V memberi penghargaan kepada Indonesia ketika lawatan Presiden Pertama Republik Indonesia Sukarno di Maroko pada 2 Mei 1960 dengan memberi nama salah satu jalan di Casablanca dengan jalan Jakarta, begitupun sebaliknya. Di Jakarta juga ada nama salah satu jalan dengan nama jalan Casablanca.

gerbang masjid

Di kota Rabat Maroko juga ada nama jalan Sukarno yang diresmikan langsung oleh Presiden Sukarno. Dan Raja Muhammad V memberi hadiah kepada Indonesia dengan membebaskan visa bagi semua penduduk Indonesia yang mau berkunjung ke Maroko, hingga saat inipun hadiah tersebut masih bisa dinikmati oleh semua orang indonesia yang mau berkunjung ke Maroko.

jalan sukarno

Penamaan masjid Indonesia ini juga tidak lepas dari penghargaan negara Maroko untuk Indonesia. Masjid yang terletak di kota Kenitra. Di atas pintu utama masjid ada papan nama bertuliskan Masjid Indonesia dengan huruf arab. Masjid ini masih tampak megah dengan keindahan arsitekturnya yang khas dan masjid masih berfungsi dengan baik sebagaimana layaknya sebuah masjid.

Arsitektur

menara masjid

Masjid Indonesia memiliki arsitektur yang berbeda dengan arsitektur masjid di Maroko pada umumnya. Beberapa arsitek dari Indonesia ikut dalam pembangunan masjid Indonesia, sehingga gaya arsitektur masjid memiliki khas yang berbeda dengan gaya arsitektur Maroko pada umumnya. Terlihat pada bangunan menaranya, jika di Maroko menara biasanya berbentuk balok yang menjualang keatas, tetapi masjid Indonesia memilki menara dengan bentuk persegi yang semakin mengecil keatas.

atap limas

Atap masjid Indonesia juga memiliki gaya arsitektur yang khas yang berbeda dengan gaya arsitektur masjid di Maroko lainnya. Beberapa atap limas yang berpadu menjadi satu hanya ditemui di bangunan masjid Indonesia. Jadi, gaya arsitektur tadi yang membuktikan bahwa masjid Indonesia dibangun dengan melibatkan arsitek dari Indonesia. Karena penduduk muda Maroko sekarang juga tidak mengetahui sejarah masjid Indonesia, yang mereka ketahui dari masjid Indonesia adalah Masjid Maolay Hasan. Maolay Hasan sendiri adalah nama putra Kerajaan Maroko.

Masjid Hassan II di Maroko

Masjid Hassan II di Maroko

Sebuah peradaban maju salah satunya bisa dilihat dari sebuah bangunan pada kota tersebut. Namun Bangunan yang megah dan indah bukanlah menjadi kriteria bahwa manusianya juga memilki peradaban yang maju. Sebagaimana kaum terdahulu yang memiliki peradaban maju dengan bangunan yang megah , namun manusianya banyak yang kufur terhadap Allah SWT, maka Allah SWT meng adzab mereka.

Masjid Hassan II

Di Maroko ada sebuah bangunan sangat megah dan mewah bak istana. Bangunan tersebut adalah sebuah masjid milik penduduk Maroko. Masjid terbesar ketiga setelah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini memilki bangunan dengan arsitektur yang membuat terpesona orang yang melihatnya. Masjid ini diberi nama Masjid Hassan II karena hadiah dari seorang Raja yang bernama Hassan II. Ruangan dalam masjid mampu menampung sejumlah 25.000 jamaah, sedangkan di pelataran masjid mampu menampung 80.000 jamaah.

Sejarah

Masjid Hassan II 2

Kota Casablanca, Maroko menjadi letak keberadaan Masjid Hassan II. Masjid yang didirikan sejak tahun 1980 ini di arsiteki oleh Michel Pinseau dari Perancis dan pembangunan dilakukan oleh Bouygues. Masjid Hassan II seakan akan berada diatas air, karena bangunan didirikan diatas dataran yang menjorok kearah samudra Atlantik. Sehingga Masjid Hassan II juga menjadi masjid terapung terbesar di dunia. Masjid megah ini akhirnya menjadi ikon kota Casablanca.

Pembangunan Masjid Hassan II menghabiskan dana sebesar 800 juta US dollar atau 8 triliun rupiah. Dengan total biaya pembangunan yang sangat mahal, maka Masjid Hassan II menjadi Masjid termahal di dunia.

Arsitektur

ukiran Masjid Hassan II

Gaya Moorish sangat kental sekali terlihat pada arsitektur bangunan masjid dengan nuansa bangunan megah Alhambra dan Mezquita di daratan Spanyol sebagai peninggalan kebudayaan pada masa kejayaan Islam disana. Bentuk tapal kuda menjadi ciri dari bangunan pintu masjid yang berada diluar maupun dalam dengan bentuk lengkungan. Ornamen dan hiasan pada pilar-pilar serta dinding masjid penuh dengan poa ukiran yang detail dan rumit.

interior Masjid Hassan II

Pada sebagian lantai masjid terbuat dari kaca yang tebal sehingga tembus kebawah terlihat dalamnya samudra Atlantik bak istana Nabi Sulaiman Alaihi sallam. Memiliki menara tertinggi didunia dengan ketinggian 210 meter, pada malam hari akan nampak sinar laser pada puncak menara yang mengarah ke kiblat yaitu ke arah kabah di kota Mekah.

tempat wudhu Masjid Hassan II

Karpet merah melapisi lantai pada ruangan utama masjid untuk sholat, untuk jamaah perempuan dan anak anak berada disebelah kanan pada ruangan utama dengan dibuatkan balkon dengan ukiran yang sangat indah. Tempat wudhu dimodel air mancur dan juga ada pemandian umum yang bergaya Turki.

gaya lengkung

Masjid ini menggunakan teknologi moder, seperti ada pengatur suhu pada lantainya, kemudian atap bisa terbuka dan tertutup dengan teknologi modern tersebut. Hiasan dan ornamen berasal dari bahan kayu cedar Atlas, batu pualam dari pegunungan Agadir dan batuan granit berasal dari Tafroute. Bahan lainnya didatangkan dari Murano, Venezia, Italia seperti pilar granit putih dan kandil-kandil kaca. 6 ribu seniman lebih bekerja membuat arsitektur Masjid Hassan II menjadi masjid spektakuler.

Fasilitas

Sebagai pusat kegiatan Islam, juga menyediakan fasilitas berupa perpustakaan, klinik, tempat olahraga dan berbagai fasilitas lainnya yang bisa dimanfaatkan para jamaah.

Masjid di Selandia Baru II

Masjid di Selandia Baru II

4.Masjid Ayesha

Masjid Ayesha

Masjid yang tidak terlalu besar alias kecil ini ternyata memiliki beberapa aktifitas ke Islaman yang patut juga ditiru oleh masjid-masjid lainnya. Aktifitas yang sering dilakukan oleh masjid Ayesha diantaranya adalah sebagai pusat pembelajaran Islam berupa kelas Al Qur’an dari usia anak-anak hingga dewasa. Ada juga program dakwah Islam yang biasa dilakukan oleh penduduk muslim disana.

Pertemuan dalam rangka program sosial sering diadakan di masjid Ayesha dengan tujuan penggalanag dana, kemudian acara olah raga juga menjadi program rutinan. Masjid yang memilki arsitektur seperti rumah kuno namun memiliki kubah kecil yang berbentuk limas membuat nyaman dalam beribadah didalamnya.

5.Masjid Jamia

Masjid Jamia

Penduduk muslim Happy Terrace sudah sangat mengenal dengan Masjid Jamia. Masjid yang memiliki arsitektur klasik membuat masjid ini memilki khas tersendiri. Masjid tidak memiliki kubah, bangunan masjid seperti bangunan rumah klasik pada umumnya. Namun bisa ditebak bahwa itu adalah bangunan masjid karena memilki menara dengan puncaknya berupa kubah kecil dengan ujung kubah ada simbol bulan sabit.

Masjid Jamia didominasi warna putih karena bahan bangunan dari masjdi tersebut adalah marmer putih. Masjid Jamia memilki area cukup luas, sehingga bisa berfungsi sebagai tempat parkir. Jika pada acara besar kadang taman masjid juga menjadi tempat untuk sholat. Selain itu Masjid Jamia juga berfungsi sebagai pusat pembelajaran Islam untuk penduduk muslim di Happy Terrace.

6.Masjid Al Noor

Masjid Al Noor

Masjid yang lagi viral ini karena baru terjadi insiden penembakan oleh seorang teroris kepada jamaah masjid tersebut. Aksi teroris yang sangat brutal ini dilakukan oleh teroris yang sangat fobia dengan Islam. Teroris ini adalah seorang yang rasis, dan anti toleran. Korban yang syahid diperkirakan ada 41 orang, hingga saat ini masyarakat Internasional mengutuk aksi teroris brutal tersebut.

Masjid yang berada di jantung kota Christchurc, memiliki arsitektur yang indah yaitu kubah yang berwarna emas dan ujung menara juga berwarna emas, membuat bangunan masjid ini tampak mempesona. Menara yang berbentu seperti pena pada ujungnya sungguh sangat memukau orang yang melihatnya.

Masjid di Selandia Baru I

Masjid di Selandia Baru I

Pendududk muslim di Selandia Baru berasal dari imigran Asia Selatan dan Eropa sejak tahun 1990. Pertumbuhan penduduk muslim disana sangat bagus, terlihat bertambahnya penduduk muslim tiap tahunnya.

Di Selandia Baru ada 6 masjid dengan arsitektur yang indah sebagai tempat ibadah umat Islam disana. Dengan populasi penduduk muslim yang terus meningkat, keenam masjid disana masih mampu menampung jamaah yang sedang melaksanakan ibadah.

Berikut keenam masjid di Selandia Baru :

1.Masjid At Taqwa

Masjid At Taqwa

Masjid yang memiliki bangunan masjid pada umumnya, yaitu masjid yang memilki kubah dan menara masjid. Masjid tua yang berlokasi di 58 Grayson Avenue, Manukau, Auckland, Selandia Baru memiliki arsitektur yang indah pada eksterior dan interior masjid. Masjid At Taqwa memiliki ruang utama untuk sholat yang cukup besar sehingga mampu menampung jamaah yang banyak.

Masjid terindah di Auckland memiliki dua menara kemudian arsitektur lengkungan dan galery mampu membuat pengunjung terkagum dengan keindahan bangunan tersebut. Selain sebagai tempat sholat, masjid At Taqwa menjadi pusat pembelajaran Islam berupa kajian Islam dan pendididkan Islam.

2.Masjid Al Maktoum

Masjid Al Maktoum

Masjid yang dibangun pada 2005 berada di Auckland, Selandia Baru. Masjid Al Maktoum didominasi warna putih dengan arsitektur gaya Ottoman Turki. Tampak pada bangunan kubah yang banyak yang mengelilingi kubah utama yang sangat besar. Terdapat sebuah menara masjid juga bergaya Ottoman dan beberapa eksterior masjid juga terdapat arsitektur Timur Tengah.

Masjid yang paling dekat dengan bandara menyediakan beberapa fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh jamaah. Mulai dari toilet, tempat wudhu, ruang parkir yang cukup, dan ruang sholat terpisah antara jamaah laki-laki dan perempuan. Selain itu, tanaman yang hijau disekitar masjid membuat suasana menjadi asri dan masjid Al Maktoum tampak semakin megah perpaduan antara warna bangunan yang putih dan warna tanaman yang hijau di sekitar masjid.

3.Masjid Umar

Masjid Umar

Masjid yang dibangun dari bahan marmer putih membuat bagunan masjid Umar tampak begitu megah. Arsitektur mirip kantor pemerintahan membuat nuansa masjid tidak begitu tampak. Atap berwarna hijau sangat cocok dengan perpaduan dinding berwarna putih yang terbuat dari bahan marmer.

Masjid Umar memiliki fasilitas seperti pada umumnya sebuah masjid, tetapi masjid Umar sering menjadi tempat berlangsungnya akad pernikahan dan program keIslaman lainnya, seperti Haji, Ramadhan, pendidikan hingga pengurusan jenazah penduduk muslim.

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro yang Unik

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro yang Unik

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro ini termasuk masjid tua, karena dibangun pada tahun 1825. Masjid ini dibangun diatas tanah wakaf Patih Pahal yaitu tokoh Laskar perang Pangeran Diponegoro. Masjid ini dulunya menjadi pusat dari pasukan Pangeran Diponegoro dengan bangunan yang sederhana memiliki pondasi dari bebatuan dan bangunan dari kayu.

Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Pada saat usia masjid mencapai satu abad di tahun 1925, masjid dipugar oleh Kanjeng Soemantri, Bupati Bojonegoro saat itu. Pemugaran itu meliputi serambi depan masjid, KUA, Madrasah Ulum sekarang berganti nama MIM I Bojonegoro merupakan pusat pengkaderan umat Islam. Di halaman samping masjid juga dibangun SR atau Sekolah Rakyat pada tahun 1955, yang sekarang berubah menjadi SMP Islam.

Kemudian di tahun 1963 dilakukan renovasi pada masa jabatan Bupati Drs. Soeyono, dan itu masih berlanjut ditahun 1993 dengan merehap total bangunan masjid. Baru pada 2014 terjadilah pemugaran masjid secara masiv dengan menggunakan dana APBD senilai 40 Milyar. Pada saat itu dipimpin oleh Bupati Drs. H. Suyoto, M.Si.

pilar utama

Masjid Darussalam memiliki arsitektur yang mempesona pada renovasi yang dilakukan tahap awal. Nuansa megah dan modern tampak pada arsitektur bangunannya. Hiasan aksesoris dan ornamen pada masjid dilakukan ketika pada tahap kedua renovasi, dengan mempertahankan nilai sejarah dari berdirinya masjid Darussalam yaitu pilar pilar dari kayu yang ada pada ruang utama bangunan. Masjid Darussalam memiliki 2 lantai dengan fungsinya masing-masing. Selain itu Masjid memberikan fasilitas parkir dengan area yang cukup luas.

Lantai pertama masjid terbagi menjadi 3, yang pertama area mimbar masjid, kedua area jamaah laki-laki dan yang ketiga area jamah perempuan. Adapun lantai kedua atau lantai atas digunakan untuk jamah perempuan dengan fasilitas tempat wudhu. Luas bangunan masjid saja 2.422 meter persegi, sedangkan luas keseluruhan area masjid 3.562 meter persegi, dan masjid sendiri mampu menampung 1.100 jamaah.

interior Masjid Agung Darussalam Bojonegoro

Yang unik pada arsitektur masjid ini adalah memiliki menara yang tidak biasa. Menara berbentuk spiral sehingga memiliki kesan yang unik dan artistik. Selain itu interior masjid dipenuhi dengan lampu yang terbuat dari kristal, sehingga masjid Darussalam memiliki arsitektur yang megah dan artistik. Masjid Darussalam berlokasi di Jl. Hasyim Asyari, Kauman, Kec. Bojonegoro
Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

4 Arsitektur Masjid di Indonesia Finalis Abdullatif Al Fozan Award

4 Arsitektur Masjid di Indonesia Finalis Abdullatif Al Fozan Award

Banyaknya masjid di Indonesia juga memiliki arsitektur yang beragam. Sehingga di setiap masjid pada kota dan daerah tertentu memiliki arsitektur yang khas yang membuat bangunan masjid tersebut menjadi ikon dari kota atau daerah tersebut. Bangunan yang megah, desain yang unik, dan gaya arsitektur yang modern atau kuno menjadi magnet bagi jamaah untuk datang berkunjung dan melakukan ibadah didalamnya.

Seperti pada 4 masjid Indonesia yang masuk finalis Abdullatif Al Fozan Award, karena memilki desain dan arsitektur yang unik. Keempat masjid ini menjadi daya tarik banyak pengunjung karena desain dan arsitektur yang indah dan unik tersebut.

Berikut keempat masjid tersebut :

1.Masjid Al Irsyad

Masjid Al Irsyad

Masjid dengan daya tampunh 1.000 jamaah ini dibangun pada 2009 dan selesai diesmikan pada 2010. Cukup membutuhkan waktu 1 tahun saja untuk menyelesaikan pembangunan masjid tersebut. Masjid yang dirancang tidak ada kubahnya ini berbentuk kubus dan sederhana.

Desain masjid Al Irsyad adalah desain alam terbuka, yaitu bisa dilihat dari mihrab tempat imam menghadap pemandangan alam terbuka tanpa ada pembatas dinding. Kemudian bangunan masjid seperti dinding masjid dibuat seperti memiliki pori-pori agar sirkulasi udara lancar dan sejuk didalam masjid.

mimbar Masjid Al Irsyad

Masjid di kota Bandung ini memiliki arsitektur pada ekterior masjid yang sangat indah berupa kaligrafi yang memenuhi dinding yang berbentuk kubus tadi. Sehingga bangunan masjid ini memberikan nuansa moder dan futuristik.

2.Masjid Al Safar

Masjid Al Safar

Terletak di rest area ruas Jalan Tol Purbaleunyi KM 88 B arah Jakarta. Ada sebuah masjid dengan arsitektur unik dan indah bernama masjid Al Safar. Nama masjid tersebut sesuai dengan fungsi keberadaanya disana, yaitu sebagai tempat ibadah umat Islam yang sedang melakukan perjalanan atau safar.

mimbar Masjid Al Safar

Memiliki luas 600 meter persegi sehingga masjid Al Safar mampu menampung 1.200 jamaah. Fasilitas yang disediakan masjid mulai toilet, tempat wudhu, taman, kolam ikan, dan masih ada fasilitas lainnya yang membuat nyaman para jamaah. Masjid tanpa kubah ini berbentuk asimetris mirip dengan ikat kepala khas sunda.

3.Masjid Raya Sumatera Barat

Masjid Raya Sumatera Barat

Arsitektur atap dari Masjid Raya Sumatera Barat ini terinspirasi dari peristiwa peletakan Hajar Aswad dimasa Nabi Muhammad Sholallahualaihi wasallam. Berbentuk kain dengan ada empat ujung, kain yang digunakan untuk mengangkat Hajar Aswad kemudian tiap kabilah suku Quraish memegang dari salah satu ujung kain tersebut.

mimbar masjid raya sumbar

Desain menarik lainnya masjid ini adalah didesain tahan gempa hingga kekuatan 10 SR. Letak masjid yang dekat dengan pantai merupakan area rawan dengan bencana alam gempa bumi. Masjid Raya Sumatera Barat berkapasitas 20.000 jamaah.

4.Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid Agung Jawa Tengah

Masjid yang memadukan dari beberapa gaya arsitektur, seperti Jawa, Yunani, dan Timur tengah menjadi sangat indah dan megah. Arsitektur bergaya Jawa terlihat pada bentuk tanjungan dibawah kubah besar masjid. Kemudian gaya Ynani bisa dilihat dari bangunan pilar pilar yang berbentuk besar.

mimbar Masjid Agung Jawa Tengah

Gerbang besar berda dibagian depan masjid adalah arsitektur gaya Eropa dengan hiasan kaligrafi surat Al Mukmin 1-5. Bentuk gerbang yang melingkar merupakan gaya Timur Tengah yang terinspirasi dari bangunan masjid Nabawi dan juga payung raksasa yang berada dipelataran masjid.

Arsitektur Masjid di Jepang II

Arsitektur Masjid di Jepang II

4.Masjid Hira

Masjid Hira

Masjid yang berada di di Ichikawa, Chiba, Jepang memiliki daya tampung 200 jamaah. Masjid dengan aktifitas sebagai tempat ibadah sholat lima waktu, sholat jumat, sholat terawih pada bulan Ramadhan tak sepi dari pengunjung setiap harinya. Ada kelas Al Qur’an setiap hari Sabtu dengan bahasa Inggris dan Urdu, ada kajian hadist setiap bulannya dalam bahasa Jepang.

Ada taman pendidikan Al Quran untuk anak-anak, kemudian ada sekolah pendidikan Islam di sore hari. Masjid Hiro juga menyediakan fasilitas berupa perpustakaan Islam, kemudian sebagai tempat bersyahadat dan mengeluarkan sertifikat, pengurusan jenazah, tempat pernikahan bagi komunitas muslim disana.

mimbar masjid hira

Arsitektur bertingkat khas bangunan diJepang masih kental dan memiliki dua menara desamping kiri kanan masjid Hiro. Puncak dari bangunan tersebut bukan sebuah kubah, namun tembok yang berbentuk model kubah.

5.Masjid Babul Islam

Masjid Babul Islam

Masjid sederhana dengan arsitektur tanpa kubah, yaitu berbentuk kotak namun ramai pengunjungnya. Masjid yang terletak pada Tochigi Prefecture, Oyama, Hitotonoya, Jepang. Memiliki aktifitas yang padat tentang kajian Islam selain aktifitas ibadah sholat 5 waktu.

6.Masjid Tokyo

Masjid Tokyo

Masjid Tokyo memiliki sebutan lain yaitu Masjid Camii, yaitu masjid yang berada di Ibukota Jepang. Masjid yang megah dengan arsitektur gaya Ottoman Turki menjadi pusat aktifitas bagi komunitas muslim disana.

Masjid yang berkapasitas 1.200 jamaah, setiap sholat jumat khotib membawakan denhan tiga bahasa, yaitu Jepang, inggris, dan Turki. Masjid Tokyo memiliki luas 700 meter persegi dengan kubah yang memiliki diameter 25 meter. Masjid Camii ini menjadi masjid teridah se Asia. karena arsitektur yang mempesona.

interior masjid tokyo

Sayangnya masjid Camii ini hanya buka sampai pukul 18.00 saja. Tidak seperti pada masjid pada umumnya yang buka 24 jam. Masjid ini dekat dengan kawasan wisata Shinjuku dan Harajuku. Jadi jika berlibur di sana jangan lupa mampir ke masjid Tokyo.

7.Masjid Yokohama

Masjid Yokohama

Masjid yang berlokasi di kawasan Hayabuchi, Tsuzuki memiliki luas 200 meter persegi. Masjid ini berbentuk kubus dan memiliki 3 lantai. Tanpa kubah dan menara membuat bangunan masjid ini sederhana seperti bangunan rumah pada umumnya disana.

mimbar masjid yokohama

Imam masjid ini berasal dari negara Myanmar dan beliau mampu menggunakan 3 bahasa, yaitu Jepang, Arab, dan Inggris. Pendidikan Islam setiap hari diadakan dimasjid tersebut mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Zakat, infak, dan sedekah dapat terhimpun cukup besar seperti infak terkumpul tiap bulannya mencapai 1000 Yen.