Islamic Center Nunukan Kaltara

Islamic Center Nunukan Kaltara

Salah satu masjid yang sangat indah dan menjulang tinggi diantara pohon pohon bakau yang ada di tepian pantai Nunukan ialah masjid Ismalic Center Nunukan. Nama resmi masjid ini ialah masjid Islamic Center Hidayatur Rahma. Masjid ini juga resmi digunakan di hari senin tanggal 30 november tahun 2015.

Lokasi keberadaan masjid Islamic Center Hidayatur Rahma ialah di Jalan Sungai Jepun, pada Kelurahan Mansapa, Kec. Nunukan Selatan, Kab. Nunukan Kalimantan Utara. Posisi masjid ini memang tepat berada di depan kantor bupati Nunukan.

Selain itu, Kabupaten Nunukan juga termasuk kabupaten paling utara yang ada di Kalimantan Utara sekaligus telah berbatasan langsung dengan Negara Malaysia. Perbatasan darat antara Indonesia dengan Malaysia telah membentang di pulau Kalimantan dengan pulau sebatik. Sementara untuk perbatasan peraiannya berada di sebelah utara dari wilayah Nunukan. Keadaan geografis serta politis Nunukan sekaligus sebagai ibukota diKabupaten Nunukan telah menjadikan pulau Nunukan ini sebagai gerbang utama dalam perlintasan RI-Malaysia pada wilayah Kalimantan Utara.

Bangunan masjid ini juga termasuk bangunan utama dalam wilayah komplek ini sekaligus sebagai masjid yang mampu menampung hingga 800 jamaah sekaligus. Masjid ini juga tidak hanya digunakan oleh masyarakat sekitar untuk beribadah saja. Melainkan juga untuk tempat belajar mendalami agama islam maupun aktivitas keagamaan lainnya.

Dana yang dihabiskan untuk membangun masjid ini sampai masjid hampir sempurna ialah sekitar 300 milyar rupiah. Masjid ini berdiri kokoh diatas lahan berukuran luas 10 hektar.  Masjid ini juga termasuk bangunan masjid termegah yang ada diperbatasan antara Negara Indonesia dan Malaysia.

Pembangunan Masjid ini juga salah satu cita-cita dari pembentukan Forum Umat Islam di Kabupaten Nunukan. Idenya juga berasal dari mantan Sekretaris daerah di Nunukan, yakni H Zainuddin HZ serta mantan kepala Kantor pada Kementerian Agama yang ada di Kabupaten Nunukan, bernama Drs Haji Abu Ubaedah ketika itu telah meminta FUI di Nunukan agar mengajukan proposal pembangunan masjid Islamic center Kabupaten Nunukan. Dari tahun 2009, pihak FUI memang sudah mengajukan proposal sampai beberapa kali. Akan tetapi karena terbentur adanya proses pembe-basan lahan, maka baru tahun 2013 proposal yang diajukan tersebut telah disetujui.

Bangunan masjid ini memiliki satu kubah induk dengan 4 menara pendampingnya. Pada setiap menara juga dibuat kubah kecil yang dipasang dibagian puncak masing masing menara. Kubah kecil pada setiap menaranya juga diberi warna yang senada dengan kubah induknya. Jika anda mengamati kubah induknya, mungkin kubah ini seperti kubah beton. Terlihat sangat kokoh kubah induknya yang menjadikan bangunan kubah dengan masjid tampak sangat serasi.

Sebelum masjid ini dibangun secara sempurna, sudah terlihat jika bangunan masjid ini akan sangat megah. Sehingga tak heran jika masjid ini sangat banyak pengunjungnya. Untuk pintu utama masjid ini juga tersedia tangga menuju masjid yang tidak terlalu tinggi. Jika anda masuk masjid ini, pastinya jalan utama masuk dengan tangga ini. Sementara untuk angin angin didepan tangga juga ada dengan bentuk yang melingkar seperti bentuk kubah utama yang ada diatasnya.

Bagian kiri dan kanan juga ada angin angin yang akan menambah kesejukan bagi para jamaah yang ada didalam masjid ini. Kemegahan interior masjid ini juga sangat tampak dengan adanya hiasan baik berupa lampu gantung maupun bahan material yang digunakan dalam masjid ini. Anda bisa mengamati indahnya masjid modern yang terdapat dalam setiap sudut masjid ini.

Masjid Islamic Center Kota Prabumulih

Masjid Islamic Center Kota Prabumulih

Prabumilih merupakan salah satu Kota yang ada di Sumatera Selatan. Yang sebelumnya kota Prabumulih ini telah berstatus sebagai salah satu kota Administratif dalam area kabupaten Muara Enim. Wilayah kota ini juga pernah menjadi bagian dari daerah Pembantu Bupati dan berkedudukan di Gelumbang. Hingga selanjutnya disahkan menjadi kota mandiri, dan terlepas dari Kab. Muara Enim untuk wilayah induknya.

Diwilayah prabumulih juga terdapat sebuah masjid yang sangat indah dan megah. Nama masjidnya ialah Masjid Islamic center prabumulih. Lokasinya berada di Jln. Lingkar, Kel. Gunung Ibul di Kec. Gunung Ibul Prabumulih.

Masjid yang ada di area Islamic Center ini juga termasuk salah satu bangunan masjid terbesar sekaligus terluas yang ada di Sumatera Selatan. Sedangkan di komplek sama juga telah ada kantor MUI serta Baznas kota Prabumulih. Yang sebelumnya terletak satu atap disebelah Masjid Nur Arafah. Kepindahan dari kedua kantor di area Islamic center ialah dengan tujuan ingin ikut menjaga dan merawat bangunan masjid Islamic center.

Komplek Islamic center sendiri juga sudah dilengkapi oleh adanya bangunan aula cukup besar ditambah dengan berbagai fungsi umum maupun sosial. Misalnya saja digunakan juga pemerintah kota sebagai tempat acara resmi yang dibuatnya. Jadi, tak heran jika masjid ini sangat dikenal oleh masyarakat setempat baik untuk ibadah maupun untuk mengadakan acara penting tertentu.

Sebenarnya lokasi masjid ini bersebelahan dengan area komplek Makam Tua atau sebuah makam yang diyakini bagi masyarakat setempat jika makam tersebut ialah makam sesepuh dikota Prabumulih. Selain itu, komplek makam tersebut juga dikenal sebagai nama makam Kramat Gunung Ibul. Yakni nama yang sekarang ini telah menjadi nama dari sebuah kelurahan sekaligus kecamatan dimana Islamic Center berada.

Jika anda mengamati bangunan masjid ini akan tampak masjid yang sangat megah dengan warna abu abu dan krem yang mendominasi bangunan masjid ini. Namun untuk warna kubah sendiri terdiri dari beberapa perpaduan warna seperti warna hijau dan kuning. Kubah ini juga diberi motif seperti batik.

Biasanya kubah yang memiliki ciri seperti ini ialah jenis kubah panel enamel. Jenis kubah ini memiliki 2 warna atau lebih yang menghiasi kubahnya. Apalagi kubah ini juga berwarna mencolok yang sangat serasi dengan bangunan masjid dibawahnya. Maka tak heran banyak yang memilih jenis kubah panel enamel untuk bangunan masjid mereka.

Jenis kubah panel enamel juga memiliki berbagai bentuk dan motif yang bisa dipilih sesuai dengan bangunan masjidnya. Ada kubah panel enamel dengan motif batik ada juga yang bermotif kotak kotak belah ketupat. Namun untuk motif yang banyak di pilih oleh masyarakat pada umumnya ialah dengan motif kotak kotak. Sementara untuk motif batik biasanya wilayah tertentu yang ingin membuat kubah yang sama dengan budaya sekitar misalnya dengan motif batik khas wilayah tersebut.

Selain kubah panel enamel juga ada kubah jenis lain yang tak kalah populer dengan kubah panel enamel. Salah satunya ialah kubah beton. Mungkin untuk kubah beton ini banyak dipilih untuk bangunan masjid yang ada di wilayah rawan adanya bencana alam seperti gempa. Dengan alasan kubah ini sangat kokoh dan kuat sehingga tahan terhadap gempa dan juga guncangan yang sangat keras. Itulah sebabnya banyak masjid di wilayah dataran tinggi memilih kubah beton untuk bangunan masjidnya. Apalagi biaya perawatan setiap tahunnya juga lebih murah dibandingkan dengan kubah jenis lainnya.

Masjid Raya Senapelan Pekanbaru

Masjid Raya Senapelan Pekanbaru

Salah satu masjid yang bernilai sejarah di Riau ialah masjid Raya Senapelan Pekanbaru. Apalagi masjid ini juga sudah populer hingga kemanca Negara misalnya Singapura dan Malaysia. Inilah yang menjadi kebanggan bagi masyarakat Riau dan sekitarnya. Masjid ini juga menjadi saksi sejarah bagi perkembangan kota Pekanbaru yang sampai saat ini sudah sangat maju.

Semakin berkembangnya kota Pekanbaru, maka semakin berkembanglah masjid ini dengan adanya renovasi pembangunan didalamnya. Masjid ini juga telah populer kebudayaannya sehingga mampu terdengar sampai ketelinga Negara Malaysia. Namun dengan perkembangan budaya masyarakat setempat, akhirnya masjid ini direnovasi yang mulanya sebuah masjid tua namun sekarang telah dirubah menjadi bangunan masjid beraksitektur masyarakat Turki.

Renovasi yang sangat terlihat jelas bisa anda temukan pada bentuk kubahnya. Sekarang ini memang banyak kubah masjid modern dengan gaya Negara timur tengah atau kubah yang banyak digunakan oleh masjid masjid di Indonesia. Misalnya saja kubah panel enamel atau kubah beton. Dua jenis kubah ini sangat banyak digunakan di masjid masjid Indonesia. ada banyak keutamaan yang membuat kubah ini menjadi pilihan masyarakat.

Diantaranya ialah karena kubah ini memiliki warna yang kuat dan lebih mencolok. Sehingga sangat sesuai untuk masjid manapun. Selain warna yang sangat indah, ketahanan kubah tersebut juga menjadi perhitungan sendiri bagi masyarakat. Karena kubah jenis enamel sangat kuat dan bisa bertahan sampai 20 tahun tanpa anda harus mengeluarkan biaya perawatan kubah setiap tahunnya.

Tidak sampai disini saja, ternyata masjid ini juga sempat dijadikan sebagai wisata religi yang bisa dikunjungi oleh wisatawan asing maupun local. Dengan dijadikannya sebagai wisata religi, tentunya ada fasilitas pendukung yang dibangun untuk masjid ini. Selain berbagai fasilitas pendukung, dimasjid ini juga dibangun wahana pendidikan islami yang digunakan oleh masyarakat setempat sebagai tempat menimba ilmu agama islam. Terutama bagi anak anak disekitar wilayah masjid ini.

Awal mula nama masjid ini ialah masjid Alam. Selanjutnya telah diganti dengan masjid Nur Alam. Namun akhirnya masjid ini diberi nama Masjid Raya Pekanbaru. Pada area masjid ini juga terdapat sebuah sumur tua cukup dalam. Dan sumur tersebut telah diyakini mampu menjadi penawar beberapa penyakit. Hal inilah yang menjadi daya tarik banyak pengunjung untuk berdatangan dimasjid ini selain bertujuan untuk beribadah.

Sehingga banyak wisatawan asing seperti dari Negara Malaysia yang berkunjung ke masjid ini untuk tujuan tertentu selain beribadah dimasjid ini. Mereka mandi dengan air dari sumur tersebut dengan dalih untuk membayar nazar yang pernah diucapkannya sebelum keinginannya tercapai. Apalagi air sumur yang dinilai magis tersebut juga dibawa pulang mereka sebagai oleh oleh untuk keluarga dan sanak saudaranya.

Masjid ini juga telah mengalami banyak renovasi ketika tahun 1775 M. Saat itu memang pendiri masjid ini masih hidup. Renovasi yang dilakukan dengan tujuan agar masjid bisa menampung lebih banyak jamaah karena masjid ini mulanya tidak dapat menampung jamaah yang semakin banyak berkunjung.

Pada perluasan masjid tersebut, tiang yang berjumlah 4 telah disediakan Datuk Empat Suku (atau Datuk yang memegang adat disini). Sedangkan untuk “tiang tua”nya telah disediakan Sayyid Osman. Beliau adalah seorang ulama yang telah menjadikan masjid ini menjadi pusat gerakan dakwahnya.

Sementara untuk kubah masjidnya telah disediakan oleh sultan. Dan pengerjaan bangunan masjid dilakukan seluruh lapisan masyarakat setempat. Cara merenovasi bangunan masjid ini dilakukan dengan bergotong-royong. Hal ini juga merupakan simbol berpadunya raja (sebagai pemegang kekuasaan), dengan Datuk Empat Suku (atau pemegang adat), serta ulama (sebagai pemegang agama) sekaligus rakyat (sokopusaka negeri).

Inilah yang menjadi pemersatu bagi warga sekitar masjid. Dengan adanya gotong royong ini dimaksudkan agar seluruh lapisan masyarakatnya bisa rukun dan saling bergotong royong.

Corak Masjid Luhur Nur Hasan

Corak Masjid Luhur Nur Hasan

Salah satu masjid dari keseratus masjid paling indah di Indonesia ialah masjid luhur nur hasan. Bangunan masjid ini telah dibangun dengan konsep masjid nabawi yang ada di Madinah. Dengan ukurannya yang besar, masjid ini juga dibangun sampai 3 lantai dengan menara yang berjumlah 5 buah serta 1 buah kubah induk. Untuk menara yang menyatu pada masjid ini ada 4 menara. Sementara menara yang satunya dibangun tepat ada didepan maupun dibagian sisi timur masjid luhur nur hasan. Untuk material lantai masjid ini terbuat dari marmer. Begitu juga pada dinding masjidnya.

Namun letak masjid ini bukannya ditengah kota melainkan berada ditengah desa. Sehingga masjid ini dikelilingi oleh hamparan persawahan maupun rumah warga disekitarnya.

Apalagi ketika malam hari masjid ini terlihat sangat memukau dari kejauhan. Hal itu karena cahaya lampu warna warni yang dihasilkan oleh lampu masjid mampu berpendar kesegala arah. Lokasi masjid ini berada di pondok pesantren gading mangu perak jombang. Disini juga merupakan pusat pendidikan islam terbesar ditanah air. dengan menekankan pengajaran alquran dan alhadist. Serta sebagai pembentukan akhlakul karimah dalam generasi muda. Lokasinya berjarak 400 meter masuk arah utara dari pasar Jeruk Kec. Perak Kabupaten Jombang.

Masjid yang bergaya arsitektur BAITULLAH di Mekah ini juga mengalami banyak renovasi pada pembangunannya. Hal ini karena usia masjid yang telah lama berdiri. Beberapa bentuk yang direnovasi seperti adanya perubahan menara. Jumlahnya menjadi 4 buah pada setiap penjuru masjid. Ditambah dengan adanya hiasan ukiran kayu berkualitas pada masing masing pintu masjid maupun interior masjid ini.

Selain itu, tempat imam pada masjid ini telah didesain sangat indah bergaya masjid yang ada di timur tengah. Nah, itulah alasannya kenapa masjid ini termasuk masjid terindah di tanah air. Jadi, bagi generasi muda sangat perlu melestarikan masjid ini agar tetap dengan kondisi yang sangat baik.

Di area masjid ini juga bukan Cuma digunakan sebagai pusat ibadah saja. Melainkan seagai pusat pendidikan keagamaan islam. Mulai dari pengajian pada tingkat kanak-kanak, dewasa, pemuda, hingga manula. Dengan intensitas antara 2-3 kali dalam satu minggu.

Ketika pagi buta masjid ini digunakan untuk ibadah shlata subuh para santri secara berjamaah. Setelah shalat subuh ada pengajian didalam masjid ini sampai pada pukul 06.00 pagi. Nah, jam selanjutnya para santri melakukan persiapan ke sekolah.

Nah, bukan Cuma digunakan untuk shalat berjamaah subuh saja, masjid ini juga digunakan shalat berjamaah sebanyak shalat wajib 5 waktu. Jadi, masjid ini tak pernah sepi pengunjung terutama para santri yang sedang dalam masa pendidikan di lingkungan pondok masjid ini.

Nah, untuk setiap menaranya juga dibangun kubah pada masing masing ujungnya. Kubah kubah kecil tersebut diberi warna putih yang mencerminkan kesederhanaan dari masjid ini. Selain kubah kecilnya yang berwarna putih, bagian menara dibawah kubah kecil juga diberi warna yang sama dengan menara lainnya kecuali pada menara satu yang berada di depan masjid ini.

Sedangkan kubah utama masjid ini hampir tidak terlihat karena tertutup dengan menara yang ada di depan masjid ini. Jenis menara yang dipilih untuk masjid ini ialah menara berbahan material beton. Jenis kubah ini sangat bagus dan tampak kokoh yang sangat serasi terhadap masjdnya yang dibangun sangat megah. Pilihan kubah ini juga bisa dipilih untuk masjid masjid baru dengan pilihan warna yang lebih bervariasi yang bisa menyesuaikan warna masjid sendiri.

Masjid Agung Al Huda di Tembilahan

Masjid Agung Al Huda di Tembilahan

Salah satu masjid yang ada di Indragri hilir ialah masjid agung al huda di Tembilahan. Masjid ini berada di pusat kota Tembilahan. Bangunan masjid ini juga termasuk bangunan masjid lama sekaligus tercantik di kota ini. Dengan 4 menara yang sangat tinggi, masjid ini juga mampu menampung sampai 3000 jamaah.

Posisi masjid ini juga sangat dekat dengan sungai Indragiri, jadi pemandangannya sangat indah. Bangunan masjid ini juga sangat bersejarah bagi masyarakat Tembilahan.

Bahan kontruksi bangunan masjid ini dari material kayu dengan menggunakan atap sirap yakni atap yang terbuat dari bahan kayu ulin. Pusat kegiatan keislaman juga dilakukan di masjid ini, jadi, selain beribadah shalat, masjid ini digunakan sebagai pusat kediatan keagamaan.

Ukuran luas masjid ini tergolong sangat besar. Dengan bangunan masjid yang terdiri dari 2 lantai. Yakni lantai 1 dan juga lantai 2. Ruangan shalat pada masjid ini berada di ruang 1. Ditambah dengan berbagai ruang seperti ruangan secretariat, ruangan Koordinator untuk setiap Bidang, Ruangan Perpustakaan kecil, Ruangan Remas, Gudang, Marbot, Tempat Wudhu, dan MCK. Untuk lantai II juga terdiri atas, Ruangan Yayasan Al-Huda, untuk Shalat Jum’at dan juga Lebaran, ruangan TPA/ Tahfiz quran, dan Asrama Masjid Al-Huda.

Bangunan masjid ini memiliki 1 buah kubah induk dengan 4 buah menara sebagai pelengkapnya. Jika terlihat dari kejauhan masjid ini seperti berada di sungai Indragiri hilir. Lokasi yang sangat dekat dengan sungai menjadikan masjid ini terlihat sangat indah dari kejauhan. Setiap ujung menara juga di bangun kubah kecil diatasnya yang warnanya sama dengan kubah induknya.

Sedangkan kubah utama masjid ini berbentuk seperti irisan bawang yang sangat pipih. Material kubah terlihat seperti dari bahan beton yang sangat kuat ketahanannya. Jadi, sangat cocok untuk masjid yang dibangun di tempat seperti ini. Anda juga bisa melihat pemandangan indah sungai Indragiri hilir dari balkon masjid dilantai 2. Keindahan pemandangan sekitarnya akan menambah semakin betah para pengunjung masjid yang ingin beribadah di sini ataupun yang mau sekedar berkunjung di masjid ini.

Kubah dan menara masjid ini sangat serasi. Karena warna yang diberikan untuk menara hampir sama dengan kubah yakni ada perpaduan warna putih untuk kubah induk dengan kubah kecil yang terdapat diujung menara. Sementara menara sendiri juga diberi warna coklat maupun krem yang sama dengan eksterior dinding masjid. Warna ini juga mengesankan jika masjid ini sangat terlihat megah dan indah.

Renovasi masjid ini juga dilakukan hingga 3 kali renovasi. Untuk perbaikan yang pertama dilaksanakan tahun 1935 telah dilakukan perluasan bangunan masjid. Hal ini membuat daya tampung masjid lebih banyak dan muat sampai beberapa ribu jamaah. Namun untuk konstruksi bangunan masjidnya, masih menggunakan konstruksi awal. Dengan pondasi dari tongkat ulin, serta dinding dari bahan papan, beratap sirap.

Selanjutnya dilakukan perombakan di tahun 1968. Untuk renovasi yang dilakukan ialah bagian pelebaran luas bangunan sementara renovasi yang dilakukan pada bahan kontruksi bangunan juga dilakukan pada pondasinya. Jika awalnya pondasi masjid dari bahan kayu ulin, namun untuk renovasi ini akan diganti dengan tembok dari bahan pasir dan juga semen. Bagian dinding masjid yang semula dari papan juga akan diganti oleh bahan material semen pelasteran dengan atap yang dahulu berupa sirap, juga akn diganti oleh atap dari bahan seng.

Sedangkan perubahan besar juga terjadi pada bagian bangunan yakni lantai I dengan lantai II. Yakni dengan konstruksi bangunan yang semi permanen ditambah dengan kapasitas daya tampung menjadi dua kali lipat. Dikarenakan pada lantai I maupun lantai II akan digunakan untuk ruangan shalat. Sedangkan ketika perombakan yang kedua tersebut, kotaTembilahan sudah berubah menjadi ibukota dari Kabupaten Indragiri Hilir.

Keunikan Masjid Terapung Penang Yang Semakin Indah

Keunikan Masjid Terapung Penang Yang Semakin Indah

Sekarang ini banyak masjid yang dibangun dipantai yang berkesan seperti diatas air laut. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari masjid satu ini. Masjid terapung penang adalah salah satu masjid terapung yang bisa anda lihat keindahannya setiap waktu. Apalagi ketika sore hari, masjid ini akan menyuguhkan pemandangan matahari terbenam yang sangat indah. Jadi disini anda bukan Cuma bisa beribadah secara khusuk tapi juga bisa menikmati indahnya pemandangan matahari tenggelam dan indahnya pantai.

Bangunan masjid yang memiliki konsep arsiketur Moor tersebut juga mempunyai keistimewaan yang terdapat pada menaranya dengan tinggi 7 tingkat. Fungsi utama menara tersebut ialah sebagai tempat adzan. Bangunan masjid ini juga mampu menampung hingga 1500 jamaah. Selain itu, disetiap sudut masjid ini juga disediakan gazebo bagi para pengunjung yang bisa digunakan untuk menikmati indahnya selat malaka. Anda pun juga bisa menikmati aktivitas para nelayan yang mempertaruhkan hidupnya dilaut.

Lokasi masjid terapung penang ini berada di antara wilayah Penang dengan Batu Ferringhi. Jadi, jika anda dari arah Komtar, nantinya Anda dapat naik bis untuk menuju Batu Ferringhi lalu berhenti tepat berada di depan masjid ini.

Bangunan masjid ini terbagi menjadi 2 lantai yang dibangun pada Mukim 18, Kab. Northeast pada pesisir Tanjung Bunga yang dilengkapi oleh beberapa ruangan. Diantaranya ialah ruangan shalat utama, ruangan sholat wanita, tempat bangsal pria serta wanita maupun tempat penggantungan jas bagi pengunjung.

Program masjid ini juga bukan Cuma untuk ibadah shalat saja. Karena disini juga ada pemrograman keagamaan lain setiap harinya. Diantaranya ialah ilmu tajwid, hadits, ilmu tauhid, fardu ain serta yasin yang akan dibacakan guru agama dari seluruh negeri. Sehingga masjid tersebut telah di penuhi oleh banyak program keagamaan khususnya di kriya.

Memiliki desain yang lebih unik terutama terlihat pada bagian kubah yang aerodinamis, sehingga sangat sesuai terhadap lingkungan laut disekitarnya. Sementara keunikan lainnya juga telah didapat dengan bangunan menara untuk mengumandangkan azan sampai tujuh lantai dan dihiasi oleh ukiran kayu jati maupun kaligrafi yang berasal dari Negara Indonesia.

Sementara untuk keramik dan juga mozaik yang ditempatkan dibagian eksterior masjid maupun interior masjid mampu menjadikan masjid ini lebih mencolok. Bagian langit langit atau interior kubahnya juga diberi cat warna putih dan berkesan lebih sederhana. Bahkan untuk mempercantik lingkungan sekitar masjid, kini telah didesain dengan pagar dari bunga matahari dibagian luar maupun pintu bagian depan masjid ini.

Meskipun masjid ini dinamakan masjid terapung, namun letaknya bukan semata mengambang diatas air laut. Melainkan tampak seperti berada di atas air laut yang disangga dengan pilar-pilar yang berbahan beton. Masjid ini berada pada sebuah tanjung ( merupakan cekungan kaut menjorok kedalam). Bangunan masjid seluas 1.295 meter persegi juga termasuk renovasi dari bangunan masjid sebelumnya yang telah rusak terhempas karena datangnya Tsunami besar di tahun 2004 silam.

Nah, bangunan kubah masjid yang paling cocok dengan masjid yang dibangun diatas air laut ini ialah kubah panel enamel ataupun kubah beton. Mengingat kubah kedua jenis tersebut sangat kuat dan juga lebih indah bentuknya. Jika kubah panel enamel lebih terlihat mencolok dengan kedua warna atau lebih, maka berbeda dengan kubah beton. Jenis kubah beton sangat terkenal dengan kekuatan bahannya yang bisa bertahan lama. Jadi, kedua jenis kubah tersebut sangat cocok untuk masjid yang dibangun diatas air laut.

Masjid Sultan Hassanal Bolkiah Cotabato Filipina

Masjid Sultan Hassanal Bolkiah Cotabato Filipina

Salah satu bangunan masjid berkubah emas yang ada di Filipina ialah masjid Sultan Hassanul Bolkiah. Alasan nama masjid ini bernama Sultan Hasanul Bolkiah ialah karena masjid ini telah dibangun oleh beliau yang ternyata seorang Sultan dari Brunei Darussalam.

Bangunan masjid ini memang bergaya Arabia dengan tetap memasukan kesan sebuah masjid Asia. Masjid ini juga leluasa mengumandangkan azan karena mayoritas penduduk sekitar beragama muslim. Sehingga suara azan yang sangat lantang tersebut mampu didengar hingga ke plosok daerah di sekitarnya.

Bangunan masjid ini memang hasil dari perjanjian bilateral yang dilakukan oleh pemerintahan Filipina dengan pemerintahan Brunei Darussalam. Sementara rancangan untuk bangunan masjid ini juga telah ditangani Palafox and Associates yang telah menjadi bangunan masjid berukuran terbesar yang ada di Negara Filipina. Selain itu, untuk proses pembangunan masjid ini sendiri telah ditangani New Kanlaon Construction, Inc, berkantor di Manila. Dengan ukurannya yang sangat besar tersebut, ternyata kapasitas masjid tersebut mampu menampung sampai 1200 jemaah sekaligus. Jamaah tersebut mencakup 800 jemaah pria serta 400 jemaah wanita.

Bangunan masjid ini juga memiliki 4 menara yang menambah keindahan masjid ini. Ketinggian yang dimiliki oleh masing masing menara masjid ialah 43 meter yang setara dengan gedung lantai 15. Saking tingginya menara tersebut, dari kejauhan menara tersebut pun bisa terlihat oleh jangkauan mata kita dengan jarak yang sangat jauh.

Dana pembangunan masjid ini mampu menghabiskan hingga 48 juta Dolar Amerika, yang setara dengan dua koma satu milyar Pesso. Bangunan ini juga sudah dilengkapi oleh berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti fasilitas olahraga, pendidikan maupun Madrasah yang berada di tanah seluas 5 ha. Dana pembangunan tersebut juga ditanggung bersama Sultan Hasanal Bolkiah mencapai 53% kemudian sisanya ditanggung oleh pemerintah Filipina.

Indahnya bangunan masjid yang berukuran besar tersebut juga benar benar telah mendominasi lanskacpe dimana lokasinya berada. Latar belakang yang dimiliki oleh bangunan masjid ini berupa bukit Tamontaka yang terdapat di belakangnya dengan sungai bagian depannya. Bentangan alam yang berwarna hijau juga menjadi hamparan taman luas sebagai pelengkap keindahan masjid ini.

Untuk menuju ke lokasi masjid ini juga dibutuhkan transportasi yang akan memudahkan jalan menuju lokasi. Transportasi favorit yang dipilih oleh masyarakat sekitar menuju ke masjid ialah dengan memakai alat transportasi berupa Habal Habal atau istilah di indonesia ialah Ojek. Dalam kecepatan kira kira P70 (tujuh puluh pesso). Karena disini tidak terdapat alat transportasi yang lalu lalang, maka bagi pengunjung yang membawa taksi harus ditunggu oleh taksi yang membawanya tersebut.

Bangunan kubah masjid ini sama dengan bangunan masjid almahri di Indonesia. Bangunan kubah emasnya mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing maupun local. Mereka menjadikan masjid ini sebagai tempat ibadah dan juga tempat untuk berwisata. Karena bukan Cuma penduduk muslim yang mengunjungi masjid ini, bagi masyarakat non muslim juga ada yang berkunjung ke masjid ini.

Kubah yang ada di masjid ini tidak hanya ada satu kubah emas saja. Melainkan ada lebih dari 1 kubah emas yang menyesuaikan dengan ukuran masjid ini yang sangat besar. Ternyata bukan Cuma di Negara ini saja yang memiliki masjid berkubah emas, melainkan di Negara lain yang tak lain adalah Negara Indonesia. Jenis kubah yang ada di Indonesia juga sangat bervariasi. Hal ini tergantung masyarakat tersebut menginginkan kubah apa yang pantas untuk bangunan masjid mereka. Baik kubah panel enamel ataupun kubah beton yang terkenal dengan kekokohannya.

Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) Istanbul

Masjid Sultan Ahmed (Masjid Biru) Istanbul

Masjid yang sangat megah berada di puncak bukit kota Istambul ini memang sangat menakjubkan. Masjid ini bernama masjid Sultan Ahmed atau biasa disebut dengan Masjid Biru Istanbul. Bangunan masjid ini juga merupakan peningggalan Emperium Islam Bani Usmaniyah dan telah berusia sekitar 4 abad.

Bangunan masjid ini telah terbagi kedalam 2 bagian utama. Pertama berupa bangunan utama masjid kemudian yang kedua area pelataran tengah dengan sekelilingnya koridor dan telah menyatu pada bangunan utama. Desain yang seperti ini adalah tradisi masjid dimasa itu, jadi hampir seluruh masjid di masa itu memiliki desain hampir sama. Sementara pelataran tengahnya berupa plaza yang terbuka. Area itu digunakan untuk area sholat tambahan apabila jamaah tak tertampung dalam bangunan masjid utama.

Bangunan masjid ini mampu menampung sampai 10 ribu Jemaah. Ukuran ruangan utama masjid ialah 73 x 65 meter. Sedangkan ketinggian utama disisi luar terhitung sampai 43 meter dengan garis tengah lingkaran 23,5 meter. Tinggi setiap menara runcingnya juga mencapai 64 meter.

Ternyata ada kesamaan antara masjid ini dengan masjid di Indonesia. Salah satunya ialah adanya 4 tiang yang menopang masjid ini. Cuma saja tiang pada masjid ini ukurannya sangat besar bahkan dibuat dari bahan beton yang dilapisi dengan batu granit maupun ornamen keramik hias Iznik bewarna biru.

Ada dominan warna biru di bagian interior atas masjid sehingga masjid ini dijuluki dengan masjid biru. Disitu juga terdapat jendela sekitar 200 buah berkaca patri untuk pencahayaan yang masuk. Adanya lampu gantung juga turut membantu pencahayaan masjid ini selain dari sinar matahari.

Pada lampu gantung tersebut ada hiasan cangkang telur burung onta agar tidak ada jaring laba laba yang tumbuh disana. Pada lampu gantung tersebut telah dilengkapi pula oleh bola bola Kristal, yang sekarang telah disimpan dalam museum.

Karpet yang membalut lantai masjid merupakan sumbangan para jemaah ketika kerusakan terjadi. Kesan ruangan yang lebih lega juga dikarenakan adanya jendela jendela besar di masjid ini. Sementara tingkap (kusen maupun bingkai jendela) dibagian lantai bawah juga telah dihias menggunakan teknik Opus Sectile. Merupakan hiasan dengan merangkai beberapa potongan material pilihan selanjutnya dirangkai satu persatu hingga membentuk pola tertentu seperti sebuah mozaik.

Pada kubah utama juga telah dilengkapi oleh 28 jendela (ada 5 jendela tanpa kaca). Dan setiap semi kubah nya juga sudah dilengkapi oleh 14 Jendela. Masing masing Exedra (ruang ceruk terbentuk bangun semi kubah) juga dilengkapi oleh lima jendela). Sementara kaca jendela yang berwarna warni juga merupakan hadiah yang diberikan dari Signoria of Venice pada Sultan. Namun beberapa jendela warna warti tersebut ada yang telah mengalami penggantian.

Jika anda mengamati bentuk kubahnya, mungkin di Indonesia kubah seperti ini merupakan jenis kubah berbahan beton. Jenis ini juga banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bangunan bangunan masjidnya. Ada banyak kelebihan yang dimilikinya sehingga kubah ini termasuk kubah yang banyak peminatnya.

Walaupun warnanya cenderung hanya memiliki satu warna, namun kemegahan dan kekokohan kubah beton memang tak tertandingi. Namun ada juga yang mengkreasikan kubah beton dengan beberapa warna. Hal ini tergantung dari keinginan perancangnya. Jika anda ingin kubah beton dengan perpaduan warna yang lebih mencolok, tentu akan membuat kubah beton ini semakin mewah. Untuk biaya perawatan setiap tahunnya juga tidak terlalu banyak mengeluarkan uang. Jadi, anda masih bisa berhemat dengan kubah beton ini.

Uniknya Masjid kapal di Semarang

Uniknya Masjid kapal di Semarang

Sekarang ini sudah banyak masjid unik yang dibangun di Indonesia. salah satunya ialah masjid unik yang berbentuk kapal di Semarang. Masjid ini bentuknya menyerupai kapal besar yang dibangun lengkap dengan dek maupun kolam kecil disekelilingnya seolah sedang mengapung diatas air laut. Bangunan masjid unik ini dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Masjid Kapal ataupun Masjid Safinatun Najah. Hal yang paling mencolok dari masjid ini ialah kesannya yang sangat unik.

Masjid dengan bentuk kapal ini telah terinspirasi oleh kapal milik nabi Nuh AS. Bagi kaumnya yang telah maksiat serta menyembah selain Allah SWT, telah dilaknat dengan di berikannya banjir besar yang mampu meneggelamkannya. Namun yang tersisa ialah pengikut Nabi Nuh AS yang senantiasa taat kepada perintah Allah SWT. Mereka semua bersama Nabi Nuh AS naik sebuah kapal buatan Nabi Nuh sendiri.

Bangunan masjid dengan luas sekitar 2.500 meter persegi tersebut berdiri di atas tanah seluas 7,5 hektare. Bukan Cuma ada bangunan berbentuk kapal yang anda dapatkan disini. Melainkan juga ada bangunan klinik disebelah kiri dengan asrama putri di bagian belakang bangunan utama. Bangunan ini terdiri atas 3 lantai dengan ukuran panjang 50 meter, dengan lebar 17 meter, serta tinggi 14 meter. Bangunan tersebut akan dipergunakan sebagai sekolah kejuruan ataupun pelatihan kerja, untuk klinik kesehatan, dan juga ballroom.

Sementara pada bangunan Masjid unik ini memiliki enam pintu utama yang ada di samping kanan maupun kiri dengan memiliki 74 jendela bentuk bulat. Semua itu telah didesain seorang arsitek sehingga menghasilkan bangunan yang sangat indah. Karena masjid tersebut berbentuk kapal, pada proses pengerjaannya telah mengalami kendala yakni di bagian tubuh dari kapal ini. Material yang digunakan ialah batu bata. Namun di sepanjang atau sekeliling bangunan dibuat kolam supaya bangunan masjid kapal ini benar-benar terlihat seperti sebuah kapal besar yang berada di atas air.

Bangunan masjid kapal ini terdiri atas 3 lantai. Pada lantai pertama dijadikan sebagai aula, tempat untuk berwudhu, serta toilet. Sementara bangunan pada lantai 2 adalah masjid tempat sholat. Selanjutnya di lantai 3 sebagai perpustakaan. Pada bagian rooftop-nya terdapat sebuah kubah besar yang berwarna hijau. Sementara dari dek maupun rooftop, anda juga bisa melihat pemandangan yang indah hamparan sawah dan juga hutan yang membentang luas di sekelilingnya.

Bangunan masjid ini sangat artistik dan menyerupai bentuk kapal besar. Warna yang diberikan untuk dinding masjid kapal ini berwarna putih dengan coklet yang terlihat sangat elegan. Selain itu, semua aksesoris yang diletakkan pada masjid ini juga benar-benar mirip di kapal, dari mulai model jendela bulatnya, haluan, maupun puritan yang ada pada bangunan ini.

Jika anda mengamati bangunan kubahnya, tentu kubah ini sangat mirip dengan bangunan kubah beton. Kubah jenis beton memang banyak digunakan pada masjid masjid karena ketahanannya sangat bagus. Kubah ini juga sangat cocok untuk masjid yang dibangun di dataran tinggi maupun di lokasi yang memiliki resiko terjadinya bencana alam. Karena ketahanan yang dimilikinya mampu menahan guncangan yang disebabkan karena gempa.

Kubah beton juga mempunyai ketahanan bagus terhadap api maupun air. jadi banyak yang memilih kubah jenis beton ini untuk bangunan masjid yang letaknya berada didekat pantai. Untuk perawatan kubah beton juga tidak membutuhkan biaya banyak sehingga anda masih bisa berhemat untuk dana perawatannya.

Masjid Permen An Nurumi Yogyakarta

Masjid Permen An Nurumi Yogyakarta

Sebenarnya banyak sekali bangunan masjid di Indonesia yang bangunannya menyerupai masjid yang ada di luar negeri. Salah satunya ialah masjid An Nurumi Yogyakarta. Bangunan masjid ini seperti bangunan masjid di Rusia yang kubahnya dicat warna warni. Hal ini menjadikan daya tarik tersendiri bagi bangunan masjid ini meskipun ukuran bangunannya cukup kecil. Masjid ini bisa menampung jamaah hingga 200 orang.

Lokasi masjid ini berada di kabupaten Sleman Yogyakarta. Atau tepatnya berada di jln. Solo pada Km 15, Candisari, Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Bangunan yang mencolok dan sangat berbeda dengan bangunan masjid pada umumnya ialah bangunan kubahnya yang mencapai 9 kubah warna warni yang menjulang tinggi. Kubah-kubah ini juga sengaja di beri warna warni seperti bangunan masjid yang ada di Rusia.

Bukan Cuma kubahnya saja yang sangat indah. Melainkan bagian interior masjid atau bagian langit-langit masjid yang memiliki 5 rongga memanjang keatas. Dalam rongga tersebut juga merupakan bagian kubah yang dihiasi dengan tulisan kaligrafi lafad asmaul khusna. Ada hiasan berupa lampu gantung yang dipasang tepat dibawah kubah utama yang menjadikan interior masjid tampak sangat megah.

Dengan hiasan kaligrafi yang dituliskan pada kubah bagian dalam juga menandakan jika masjid ini sangat menarik. Warna yang digunakan untuk menulis kaligrafi di kubah dalamnya juga berwarna warni jadi, hampir tidak ada bedanya keindahan eksterior masjid dengan interior masjid ini.

Masjid ini juga biasa disebut dengan masjid permen oleh masyarakat karena bangunan kubahnya warna warni seperti permen lollipop. Ada kubah yang berwarna merah yang dikombinasikan dengan warna lain, dan juga berwarna hijau. Sementara menara yang berdiri sebagai penyangga kubah juga memiliki warna yang cerah yakni berwarna biru yang dikombinasi dengan warna krem.

Sementara untuk warna dinding masjid bagian luarnya diberi cat warna putih. Hal tersebut membuat masjid berkesan sangat sederhana ditambah dengan bentuk yang tidak terlalu besar. Untuk dinding masjid bagian dalam juga diberi cat warna putih yang senada dengan eksterior masjid. Masjid ini juga sangat nyaman di gunakan untuk ibadah. Sehingga anda akan betah berlama didalam masjid ini.

Dengan mengamati bentuk kubah yang ada pada masjid ini, pastinya anda mengetahui kubah yang digunakan untuk masjid ini adalah dari jenis kubah beton. Dengan ukuran kubah yang mungil tersebut juga memudahkan untuk pembangunannya meskipun berbahan beton. Apalagi kubah beton sekarang ini juga semakin populer dikalangan masyarakat yang sudah mengenal ketahanan kubah ini.

Anda juga bisa memperhitungkan bangunan masjid seperti apa yang cocok dengan bangunan kubah beton. Bukan Cuma kubah beton yang bisa anda terapkan pada bangunan masjid masa kini. Karena ada jenis kubah panel enamel yang tak kalah populer di masyarakat. Kubah jenis ini juga mempunyai pilihan warna yang sangat bervariasi dengan warna yang mencolok seperti kubah pada masjid An Nurumi Yogyakarta.

Warna pada kubah jenis panel enamel juga tidak Cuma satu macam setiap kubahnya. Karena anda bisa mengkombinasikan warna kubah tersebut dengan dua warna ataupun lebih. Inilah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memilih kubah panel enamel ini. Keindahan warna juga bisa mempengaruhi keindahan masjidnya. Jadi, jika memilih kubah untuk masjid tertentu, sesuaikan dengan warna masjid. Anda juga bisa menambahkan warna pada kubah sebagai variasai dengan tidak meninggalkan warna dasar kubah yang serasi dengan bangunan masjidnya.