Inilah Beberapa Masjid Megah Dan Bersejarah di Amerika serikat

Inilah Beberapa Masjid Megah Dan Bersejarah di Amerika serikat

Keberadaan sebuah tempat ibadah di suatu Negara saat ini sudah mulai merata. Tak  terkecuali sebuah masjid, masjid di Amerika serikat tempat ibadah untuk umat islam. Kemunculannya sudah mulai merata sebagai bukti bahwa agama islam juga sudah merata di semua Negara. Di Amerika Serikat misalnya, jumlah masjid yang saat ini sudah terbangun tercatat berjumlah 1.209 masjid. Peradaban islam di Amerika berkembang begitu pesat, sehingga dari tahun ke tahun jumlah masjid di sana juga semakin bertambah.

Sejarah Masuknya Islam Di Amerika

Dalam catatan sejarah, agama islam pertama kali masuk ke Amerika Serikat diperkirakan sekitar abad 16. Hampir sama dengan Indonesia, agama islam di Amerika masuk dibawa oleh imigran yang berasal dari berbagai Negara, seperti Palestina, Israel, Suriah dan Yordania. Bersamaan dengan itu masjid di Amerika serikat, masjid-masjid mulai dibangun sebagai sarana Ibadah umat islam. Orang pertama yang memeluk agama islam di Amerika pada masa itu adalah Estevanico yang berasal dari Azamor. Dulunya ia adalah seorang Berber yang berasal dari sebelah utara Afrika, dan masuk ke Amerika pada saat masih menjadi salah satu budak penjelajah dari Spanyol di abad 16 silam. Seiring berjalannya waktu, jumlah imigran yang masuk ke Amerika juga semakin bertambah. Dan diperkirakan dari imigran-imigran itulah yang paling banyak memeluk agama islam.

North Dakota, Masjid Pertama Dan Yang Tertua Di Amerika

North Dakota Masjid

Dari tahun ke tahun, mulailah dibangun masjid. Tercatat juga dalam sejarah, masjid yang pertama kali berdiri masjid di Amerika serikat di Negara Paman Sam ini adalah masjid North Dakota yang berada di Dakota Utara. Meski ada banyak masjid yang dibangun sebelum berdirinya masjid North Dakota, namun masjid ini oleh masyarakat setempat dianggap sebagai masjid yang tertua yang berada di Amerika. Diperkirakan masjid tersebut dibangun sekitar tahun 1929, yang dibangun oleh para imigran dari Negara Suriah dan Lebanon. Namun karena umur dari masjid tersebut sudah cukup tua, masyarakat sekitar akhirnya sepakat untuk meruntuhkannya. Dan pada tahun 2005 lalu, keturunan dari pendiri masjid meminta untuk mendirikan kembali masjid tersebut. Akhirnya masyarakat sekitar mengumpulkan sejumlah dana dari sumbangan berbagai pihak dan masjid tersebut kembali berdiri.

Islamic Center Of Washington, Masjid Bergaya Timur Tengah Ala Amerika

Islamic Center Of Washington

 

Saat ini jumlah masjid yang berada di Amerika sudah mencapai ribuan. Dimana masjid yang ada disana tidak hanya untuk dijadikan sebagai sarana ibadah. Namun juga untuk melakukan berbagai kegiatan sosial, dan menjadi tempat yang bersejarah yang tentunya masih berhubungan dengan islam. Salah satu masjid yang memiliki nilai sejarah di Amerika adalah masjid Islamic Center of Washington. Masjid ini diperkirakan berdiri pada tahun 1944. Adalah Mario Rossi, seorang arsitek yang berasal dari Italia yang dipercaya untuk merancang masjid di Amerika serikat masjid dengan gaya bangunan seperti masjid-masjid yang berada di timur tengah. Selang waktu 13 tahun dari masa pembangunannya, Dwight Elsenhower yang saat itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat meresmikan masjid tersebut di tahun 1957. Sebagai tempat ibadah dan pusat peradaban sejarah agama islam di Amerika.

Islamic Center of Southern California, Markas Para Mahasiswa Muslim Amerika

islamic center amerika

Masjid lain yang juga tak kalah memiliki sejarah islam adalah masjid Islamic Center of Southern California. Masjid ini terletak di Los Angeles, California, dan menurut sejarahnya masjid ini adalah satu-satunya masjid yang berada di Los Angeles. Dibangun pada tahun 1952, masjid ini menjadi sarana ibadah bagi imigran yang menuntut ilmu sebagai mahasiswa di UCLA dan juga University of Southern California. Kebanyakan yang menjadi jamaah masjid di Amerika serikat di masjid tersebut berasal dari penduduk imigran, seperti India, Iran, Pakistan, Irak dan Negara-negara lain. Sehingga masjid tersebut selain berfungsi sebagai tempat ibadah juga menjadi pusat dari kegiatan umat islam di California.

Mother Mosque Of Amerika, Pelopor Berdirinya Masjid Di Amerika Utara

Mother Mosque Of Amerika

Di Amerika Utara terdapat masjid tua yang konon dikatakan sebagai masjid yang pertama kali berdiri disana. Masjid tersebut adalah Mother Mosque of Amerika, yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah ibu dari masjid-masjid di Amerika. Masjid ini juga mempunyai nama lain yang oleh masyarakat sekitar disebut sebagai Rose of Fraternity Lodge. Dimana masjid di Amerika serikat memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai sarana ibadah dan juga tempat untuk ceramah para pendakwah yang menyebarkan agama islam hingga saat ini.

 

Toledo Islamic Center, Masjid Yang Menjadi Pusat Peradaban Islam

Toledo Islamic Center

Dipusat kota Toledo juga terdapat sebuah bangunan masjid bersejarah yang dibangun juga oleh para imigran. Toledo Islamic Center menjadi saksi bisu perkembangan agama islam yang begitu pesat dikota tersebut. Dari tahun ke tahun masjid di Amerika serikat, masjid ini mengalami perombakan dan perkembangan yang disebabkan karena bertambahnya jumlah pemeluk agam islam disana. Imigran pertama yang datang ke Toledo kebanyakan berasal dari Negara Lebanon dan Suriah. Yang hingga saat ini menjadi salah satu sebab meningkatnya peradaban umat islam yang berada di pusat kota Toledo. Sehingga di tahun 1983, atas perintah pimpinan kota, masjid ini membangun sebuah kubah di daerah Perrysburg Toenship dan menara kembar yang cukup terkenal.

Dearborn Mosque, Dari North Dakota

Dearborn Mosque

Selain North Dakota, di Amerika juga masih mempunyai masjid tua yang lain. Dikenal dengan nama Dearborn Mosque, masjid ini diketahui menjadi masjid tertua yang kedua setelah North Dakota. Diperkirakan masjid tersebut berdiri pada kisaran tahun 1937 di Detroit. Imigran yang terbanyak berada dilingkungan masjid ini barasal dari Arab. Kegiatan sosial, masjid di Amerika serikat dakwah dan kajian ilmu kerap dilakukan di masjid tersebut. Selain itu masjid ini juga berperan sebagai pengadilan yang mengatur sebuag perintah dan perizinan untuk adzan dengan menggunakan pengeras suara pertama kalinya di Amerika.

Masjid Termegah Dengan Jutaan Umat

Disamping menjadi masjid tertua kedua, Dearborn juga dikenal sebagai masjid yang paling megah. Diketahui bahwa masjid ini memiliki luas bangunan sekitar 21.000 m2. Masjid ini juga memiliki taman yang cukup indah yang bisa digunakan untuk istirahat dan bersantai. Rumput hijau yang tumbuh disekitar area masjid juga semakin menambah kesejukan saat memandang masjid tersebut dari jauh. Sama dengan masjid-masjid yang lain seperti di Indonesia, Dearborn juga terbuka selama 24 jam penuh, sehingga umat muslim bisa berkunjung masjid di Amerika serikat ke masjid tersebut untuk beribadah di setiap waktu. Madrasah dan sekolah-sekolah islam, perkantoran dan ruang pertemuan adalah beberapa fasilitas yang juga terdapat pada masjid tersebut.

Perkembangan Agama Islam Membuat Pesatnya Bangunan Masjid Di Amerika

Berdirinya masjid di Amerika tersebut menunjukkan sebuah fakta bahwa islam kini telah merata diberbagai belahan dunia. Meskipun belum menjadi agama mayoritas disana, namun justru islam memberikan keindahan tersendiri dengan keminoritasannya. Terbukti dengan berdirinya masjid-masjid yang begitu megah sejak beberapa tahun silam. Tentu para imigran yang membawa islam masuk ke Amerika juga akan ikut merasakan kebahagiaan, melihat apa yang dibawanya pada zaman dahulu kini mampu diterima oleh masyarakat umum di Amerika dengan baik. Bahkan lambat laun banyak dari penduduk asli di Amerika yang mulai ikut masuk dan memeluk agama islam. Tak menutup kemungkinan, bahwa di era yang semakin maju dengan perkembangan teknologi yang canggih ini, dapat membuat masjid di Amerika serikat islam lebih eksis dinegara-negara maju seperti Amerika Serikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *