Masjid Ortakoy Istanbul

Masjid Ortakoy Istanbul

Masjid Ortakoy merupakan salah satu masjid tua yang berada di Kota Instanbul, sekaligus sebagai simbol sejarah penyebaran islam disana. Masjid Ortakoy secara resmi memiliki nama “Buyuk Mecidiye Camii” atau yang berarti Masjid Agung Kekaisaran Sultan Abdulecit. Namun kemudian lebih dikenal dengan nama masjid Ortakoy, karena lokasinya yang berdekatan dengan pelataran Dermaga Ortakoy.  Dalam bahasa turki Masjid Ortakoy disebut dengan “Ortakoy Camii” yang berlokasi dalam wilayah Besiktas, Kota Instanbul, Turki.

Masjid Ortakoy Istanbul

Lokasinya tepat persis ditepian selat Bosporus yang memiliki pemandangan yang menawan. Karena itu, sampai sekarang Masjid Ortakoy di kenal dengan masjid yang menjadi kawasan favorit wisatawan lokal mancanegara sebagai objek wisata religius sekaligus memiliki pemandangan yang sangat indah.

Masjid Ortakoy juga merupakan peninggalan Emperium Usmaniyah Turki pada masa kejayaannya, dan menjadi masjid paling terkenal di Istanbul pada masanya.

Masjid dengan pemandangan yang indah ini sering disebut-sebut dengan “Masjid Romantis” karena warna yang menghiasi temboknya adalah warna Pink atau Merah Muda. Apalagi masjid ini terletak dilokasi tepian selat Bosporus serta lanskap tempatnya menyuguhkan keindahan menakjubkan berlatar belakang wilayah Bosporus yang sampai saat ini menjadi penghubung wilayah Turki dengan Eropa dan Asia.

Kemudian, masjid ini juga berada pada pusat keramaian wisatawan Istanbul, dilengkapi dengan kedai teh dan kopi khas Turki yang bertebaran pada wilaya tersebut. Tidak heran jika setiap hari masjid ini ramai dikunjungi oleh para wisatawan muslim maupun non-muslim yang ingin menikmati pemandangan pada saat minum kopi. Selain kedai teh dan kopi, terdapat pula rumah makan serta Galeri seni yang bisa digunakan untuk beristirahat sambil mempelajari seni yang berada didaerah turki.

Walaupun sedikit kontradiktif, karena ada beberapa bar dan tempat klub malam yang ada, masih dirasa maklum karena Istanbul merupakan kota metropolitan serta menganut sistem politik sekuler.

Sedangkan untuk lokasi masjid tempat berdiri, terdapat sejarah bahwa seharusnya masjid yang berdiri di tempat ini adalah masjid “Vizier Ibrahim Pasha” yang dibangun pada tahun 1721, hanya saja bangunan masjid tersebut telah hancur tanpa bersisa pada saat kerusuhan Patrona Halil berlangsung.

Sementara itu, masjid yang kini berdiri adalah hasil dari jerih payah Mahmut Aga atas perintah dari Sultan Abdulmecid. Peletakan batu pertama masjid dilakukan pada tahun 1853 kemudian mulai dibangun antara tahun 1854 sampai 1856 diatas reruntuhan Cantemir Palace atau istana Cantemir.

Rancangan masjid Ortakoy dibuat oleh arsitek yang berasal dari Armenia, Garabet Balyan beserta anaknya Nigogayos Balyan yang sekaligus menjadi perancang Istana dan masjid Dolmabahce yang ada tidak ajuh dari lokasi masjid ini. Dua Arsitek asli Armenia tersebut merancang masjid Ortakoy sedemikian rupa dengan gaya Neo-Baroque super elegan.

Sebagai masjid kesultanan, masjid Ortakoy dibangun dengan fasilitas area Harem serta Kantor Kesultanan berupa gedung berlantai dua dengan denah “U” pada sisi barat laut yang menyatu dengan bangunan utama masjid. Sedangkan ruangan masjid utama berdenah segi empat, dan berada dibawah kubah utama masjid.

interior Masjid Ortakoy Istanbul

Interior dan ornamen masjid sangat kental dengan beragam ukiran Neo Baroque dengan warna Pink yang dominan membuat area sekitar masjid ini terasa begitu romantis, pada akhirnya masjid ini mendapatkan julukan sebagai “Masjid Romantis” dari berbagai kalangan wisatawan.

Sedangkan untuk Fasad, masjid ini memiliki beberapa bagian yang dilengkapi dengan pilar-pilar besar untuk memberikan celah guna menempatkan serangkaian ukiran serta relief-relief pada dinding bagian luar masjid. Bangunannya yang tinggi juga memungkinkan penempatan jejeran dua susun jendela kaca besar, agar cahaya alami dapat masuk menerangi masjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *