Masjid Ramlie Musofa di Sunter yang Megah

Masjid Ramlie Musofa di Sunter yang Megah

Masjid Ramlie Musofa

Masjid Ramlie Musofa terletak tepatnya pada jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara. Masjid megah ini memiliki 3 lantai dalam bangunannya. Kubah yang besar menjadi ikon dari masjid satu ini bak Taj Mahal di India. Sekeliling kubah ada tiang tiang kecil mengelilinginya dengan hiasan ornamen khas arab berbentuk ukiran yang berada dibagian luarnya.

Masjid yang berada dekat Danau Sunter, sekilas nampak seperti bangunan Taj Mahal yang berada di India. Karena arsitektur masjid memang dibuat mirip Taj Mahal. Kesengajaan itu memang dilakukan untuk mengambil filosofi dari bangunan Taj Mahal yang merupakan lambang cinta seorang raja kepada istrinya. Namun, Masjid Ramlie Musofa dibangun, pertama juga sebagai lambang cinta pendiri masjid kepada Allah SWT. Kedua, sebagai lambang cinta kepada Islam, dan yang Ketiga adalah lambang cinta kepada keluarga.

arsitektur masjid ramlie musofa

Asal nama Masjid dengan nama Ramlie Musofa merupakan kesengajaan diambil dari inisial nama anggota keluarga pendiri. Ra diambil dari inisial Ramli Rasidin, kemudian Lie, adalah nama istri yang bernama Lie Njok Kim. Dan nama kedua Musofa adalah dari inisial nama ketiga anaknya, yaitu MU untuk anak pertama yang bernama Muhammad, So adalah inisial anak kedua yang bernama Sofian, dan yang ketiga Fa adalah inisial anak ketiga yaitu Fabian.

Aksara Cina

Ada keunikan lainnya dari masjid tersebut selain menyerupai Taj Mahal, yaitu memiliki arsitektur kaligrafi surat-surat dari Alqur’an di di dinding-dinding masjid. Dan yang paling unik surat Alqur’an tadi dipahat dalam tiga bahasa, yaitu, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin. Aksara Cina tersebut sebagai lambang pendiri masjid adalah keturunan Tionghoa.

aksara cina

Aksara cina dihadirkan sebagai nilai dakwah kepada turis Cina agar mudah memahami Islam, bahwa Islam mengajarkan kedamaian, kasih sayang, dan memperingatkan adanya hari akhirat.

Bangunan Masjid Ramlie Musofa tidak hanya sekedar menjadi tempat ibadah saja, tetapi sekarang menjadi salah satu obyek wisata. Siapapun boleh berkunjung meskipun dari agama non Islam sebagai salah satu ajang silahturahmi dan berfoto-foto disana. Masjid Ramlie Musofa buka mulai waktu subuh hingga pukul 21.30 bagi pengunjung, bahkan dibolehkan melebihi waktu tersebut jika masih belum selesai urusannya didalam masjid tersebut.