Masjid Ljubljana, Slovenia

Masjid Ljubljana, Slovenia

Salah satu negara di Eropa yang mungkin jarang terdengar oleh telinga banyak orang adalah Slovenia. Negara Republik Slovenia merupakan negara pecahan dari Negara Republik Federasi Yugoslavia. Tahun 1991 merupakan tahun kemerdekaan Negara Republik Slovenia, dan Slovenia berbatasan dengan empat negara yaitu, Hongaria di sebaelah timur, Austria di utara, Italia di sebelah barat dan Kroasia di sebelah selatannya.

masjid lama

Islam menjadi agama terbesar kedua setelah agama Katholik yang mayoritas di Slovenia. Hampir 50 .000 jiwa atau setara dengan 2,4 persen muslim Slovenia merupakan etnis yang berasal dari Bosnia, Herzegovina, Kosovo dan etnis Slavia lainnya. Pada Perang Dunia pertama pernah ada sebuah masjid yang didirikan oleh resimen infantri Bosnia Herzegovia. Masjid yang dibangun tersebut diruntuhkan setelah perang berakhir.

Masjid Ljubljana

Masjid di Slovenia hadir setelah masa penantian 40 tahun dari dikirimnya petisi kepada pemerintah untuk pembangunan sebuah masjid. Masjid yang dinanti oleh muslim Slovenia ini berdiri dengan megah, memiliki arsitektur bergaya kontemporer modern yang masih menyisakan khas sebuah bangunan masjid. Yang menarik pada pembangunan masjid ini ketika peletakan batu pertama dihadiri oleh ribuan muslim Slovenia. Masjid ini bernama sesuai dengan Ibukota dari Slovenia yaitu Masjid Ljubljana.

Tidak hanya sekedar bangunan masjid saja, tetapi juga dibangun Islamic center di kawasan Masjid Ljubljana. Hadirnya sebuah masjid di Slovenia ini merupakan tonggak lahirnya toleransi yang baik bagi negara Slovenia karena muslim di Slovenia ini adalah penduduk minoritas.

Permasalahan utama di Slovenia adalah sulitnya mendapat lahan dan perijinan dalam pembangunan sebuah masjid. Hadirnya pemimpin yang baik akhirnya jalan untuk mendirikan masjid terbuka lebar, yaitu ketika dipimpin oleh walikota yang bernama Zoran Jankovic. Pembangunan Masjid Ljubljana menghabiskan dana sampai 12 juta euro atau US$15.9 juta Dolar.

Komunitas muslim dan pengusaha muslim Slovenia menghimpun dana untuk pembanguan masjid tersebut dan dibantu oleh saudara muslim Bosnia Herzegovina sebesar €5 jura Euro, kemudian pemerintah Qatar juga mengucurkan bantuan sebesar €15 juta Euro.

Arsitektur

ruang sholat masjid slovenia

Masjid tanpa kubah menjadi desain dari Masjid Ljubljana. Masjid yang berbentuk kubus seperti kabah di Mekah dengan gaya arsitektur modern masih memperlihatkan keindahan arsitektur ekterior dan interior masjid. Khas bangunan sebuah masjid masih terlihat dengan adanya menara yang dimiliki Masjid Ljubljana. Ketinggian menara masjid setinggi 40 meter dengan gaya arsitektur modern yang tidak tampak khas arsitektur Islamnya. Tetapi pada interior masjid sangat mencerminkan sebuah bangunan masjid dengan arsitektur hampir mirip dengan bangunan masjid pada umumnya.